AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
WILAYAH NETRAL.


__ADS_3

Ruang Makan Kerajaan


Raja Dan Anak Juga Cucunya Sedang Makan Malam Bersama


"Apa Ada Yang Menyinggung Kalian Sampai Mengeluarkan Kekuatan Sebesar Itu?" Ujar Raja


Mereka Semua Saling Memandang


"Apa Maksud Ayah?" Tanya Balder


Raja Melihat Anak Dan Cucunya Yang Melihat Ke Arahnya Dengan Binggung


"Ah Bukan Kalian Rupanya"


Mereka Semua Binggung


Duchess Melihat Raja "Kerajaan Kakak, Jauh Dari Sini Ayah"


Raja Terdiam Dan Berhenti Dari Aktifitas Makannya, Ia Menatap Duchess Yang Menatapnya.


"Berapa Umurnya?"


Duchess Mengepalkan Tangannya "9 Tahun Ayah"


Mereka Semua Melihat Duchess Dan Raja Bergantian.


Besok Paginya Raja Pergi Ke Wilayah Utara Bersama Duchess.


***


Joy Keluar Masuk Kamar Rashia Dan Venian, Beberapa Dokter Juga Meresepkan Obat Pemulihan Untuk Mereka.


Siangnya Venian Sadar


Mereka Semua Melihat Venian


"Bagaimana Perasaanmu?" Tanya Dallen


"Hm, Ras..Hia" Venian Melihat Dallen


"Cepat Sembuhkan Dirimu, Lalu Kita Harus Mencari Obat Untuknya" Ujar Tome(Manusia)


Mereka Semua Melihat Tome


"Apa..Apa Maksudmu?" Tanya Venian Berusaha Bangun


"Apa..Apa Yang Terjadi Padamu?" Lanjut Venian Yang Melihat Tubuh Tome Penuh Perban Juga Wajahnya Yang Memiliki Luka


"Karna Siapa Aku Begini" Jawab Tome Kesal


Venian Melihat Tome Dengan Binggung


"Cepat Pulihakan Saja Dirimu, Kita Tidak Punya Banyak Waktu" Tome Berjalan Keluar "Tinggalkan Dia, Dia Bisa Memulihkan Dirinya Sendiri"


Mereka Semua Melihat Venian, Venian Mengangguk Pelan. Mereka Pun Meninggalkan Kamar Venian.

__ADS_1


Mereka Pergi Ke Kamar Rashia.


Pinkky Tak Henti-hentinya Menagis Sedangkan Laksita Dengan Sekuat Tenaga Menahan Kesedihan Dan Kemarahannya Pada Venian.


"Bagunlah" Ujar Pinkky Sambil Menangis


Para Pelayan Juga Menangis.


"Bagaimana Keadaanyan?" Tanya Tome Pada Joy


"Belum Ada Perubahan Dari Semalam, Obat-obatan Juga Tidak Berpengaruh" Jawab Joy Yang Kelelahan


"RASHIA" Panggil Cassius Yang Langusng Menghampiri Rashia


Mereka Semua Terkejut


"EURIKKKK" Tangis Laksita Yang Pecah Juga Pinkky


Cassius Memeluk Kedua Beast Rashia "Tenanglah"


"BAGAIMANA INI, AKU TIDAK BISA MELIHAT KEHIDUPAN PADA DIRINYA" Tangis Laksita


Casiuss Terkejut


"Tenanglah"


Cassius Melepaskan Pelukannya Dan Mulai Memegang Wajah Rashia.


"Dia Ras Mata Mereka" Batin Mereka Semua Yang Ada Di Dalam Ruangan


Exel Mendekati Cassius "Tuan Muda, Jantung Lady Melemah"


Venian Masuk


"VENIAN ULVAREN"


"Ugh" Mereka Semua Terjatuh Karna Tekanan Aura Cassius, Keculi Kedua Beast Yang Berada Di Sebelah Rashia


Ras Mata Merah Adalah Bangsa Terkuat Kedua Setelah Beast Kuno.


"APA INI SUMPAH YANG KAU BUAT" Aura Cassius Semakin Kuat


"MA..MAAF" Ujar Venian Kesakitan Juga Bingung.


"Dia..Dia Tidak..Sadar" Ujar Tome Kesakitan


Casius Menatap Tome Dengan Mata Merahnya


"Hentikan Eurik, Mereka Semua Bisa Mati" Ujar Laksita


Cassius Mereda, Joy Pingsan Karna Kelelahan Juga Akibat Aura Cassius


"KALIAN SEMUA TINGGALKAN KAMI" Ujar Laksita(Mata Berubah) Pada Bawahan Rashia


Mereka Semua Mengangguk Lalu Pergi Ke Luar, Tinggalah Kempat Beast, Cassius Dan Exel Yang Di Kamar Rashia.

__ADS_1


***


Kereta Kerajaan Berhenti Di Wilayah Yang Hampir Dekat Dengan Pelabuhan Oldbrook


"Cia" Panggil Raja Yng Melihat Duchess Hanya Memaikan Makananya


"Iya Ayah?" Kaget


"Tenanglah Dan Jangan Terlalu Berharap"


Duchess Terdiam


"Wilayah Yang Kita Tuju Sekarang Ada Wilayah Netral Di Mana Kita Tidak Bisa Bertindak Sembarangan Pada Wilayah Itu" Makan


Duchess Menunduk


Viscount Terdahulu Membuat Sumpah Pada Kedua Kerajaan(Durch Dan Belgium), Ia Tidak Akan Merugikan Dan Akan Bersikap Adil Pada Kedua Kerjaan .


Jika Kedua Kerajan Terjadi Perselisihan Atau Sampai Terjadi Perang, Wilayah Utara Tidak Akan Ikut Campur, Dan Jika Wilayah Utara Melakukan Pemberontakan Pada Salah Satu Kerjaan, Wilayah Utara Akan Di Hancurkan.


Itu Adalah Perjanjian Yng Di Tulis Oleh Kedua Kerajaan


Viscount Menyetujuinya, Ia Juga Menulis Kontrak Yang Di Sertai Sumpah.


Kedua Kerajaan Tidak Bisa Ikut Campur Urusan Wilayah Utara Dan Kedua Kerajan Harus Menaati Peraturan Yang Ada Di Wilayah Utara, Jika Wilayah Utara Meminta Bantuan, Kedua Kerajaan Harus Dengan Sigap Dan Cepat Membantu Wilayah Utara


"Cia Mengerti Ayah"


"Tapi Kau Tenang Saja, Jika Benar Alana Ada Di Sana Dan Pemilik Atau Siapapun Yang Menyembunyikan Alana Adalah Orang Dari Wilayah Utara. Aku Sendiri Yang Akan Menghancurkan Wilayah Itu Dan Tidak Ada Satu Orang Pun Yang Tersisa" Mengepalkan Tangannya


Duchess Melihat Raja Sambil Mengangguk Pelan.


***


Cassius Menatap Tome "Beast Langit Legendaris, Kau Passti Tau Apa Obatnya"


"Aku Tau Tapi..." Melihat Pinkky


Laksita Menyadari Tatapan Tome, Ia Lalu Berdiri Di Depan Pinkky "BERANI KAU MENYENTUHNYA, AKU AKAN MEMBUNUHMU BAGAIMNA PUN CARANYA" Berubah


Mereka Semua Terkejut Sedangkan Pinkky Binggung


"Aku Juga Tidak Bermaksud Tapi Dia Adalah Obat Yang Mudah"


"CARI YANG LAIN" Bentak Laksita


Mereka Kaget.


"Haaa, Tapi Yang Satu Ini Sangat Susah Di Temukan Dan Aku Takut Kita Akan Bertemu Lebih Dari Dua" Tome Khawatir


"Katakan Apa Itu?" Venian Menatap Tome


"Haaa, Itu.."


Mereka Semua Menatap Tome

__ADS_1


"Hewan Siluman Paradoxa"


"Apa?!!!" Mereka Semua Terkejut Kecuali Pinkky


__ADS_2