AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
HEWAN SILUMAN KIKKER.


__ADS_3

"BURUNG SIALAN" Venian Terus Berlari Mengikuti Tome Dan Rashia Dari Bawah


Tome Melihat Venian Sambil Tertawa Kecil Sedangka Rashia Diam Menikmati Angin Yang Berhembusan.


Rashia Melihat Ke Bawah "Banyak Sekali Tanah Yang Kosong" Batin Rashia


"Burung Bisa Kita Turun Di Sana" Rashia Menunjuk Sebuah Goa


Tome Mengerutkan Alisnya "TIDAK"


"Kenapa?"


"AYO KITA KEMBALI"


"Tapi..."


"VENIAN SEDANG MENGEJAR KITA"


"Venian??" Rashia Melihat Ke Bawah Mencari Venian


"HEY, JANGAN BANYAK BERGAREK"


"Mana Venina?"


"DIAMLAH MANUSIA"


Rashia Diam Lalu Melihat Ke belakang "Aura Ini?" Merinding


"PEGANGAN YANG KUAT"


Rashia Berpegang Kuat, Venian Melihat Mereka Yang Berbalik Pergi, Ia Pun Berbalik Pergi. Tiba-tiba Ia Berhenti Lalu Melihat Ke Belakang.


"RASHIA" Panggil Venian Dengan Suara Rendah


Rashia Melihat Ke Belakang "Berbalikkkkkkkkk" Teriak Rashia


"TIDAK"


"Balik Burung"


"TIDAK"


"Aku Akan Melompat Jika Kau Tidak Berbalik"


"KAU" Tome Kesal


"Cepat"


"SIAL" Tome Berbalik


**


"KENAPA MEREKA BERBALIK?" Ujar Pinkky Yang Melihat Tome Berbalik Dari Aas Pohon Tak Jauh Dari Kamar Rashia


"APA MAKSUDMU MEREKA BERBALIK?" Laksita Melihat Pinkky


Pinkky Ingin Menyusul Rashia Tapi Di Hentikan Laksita


"TIDAK USAH MENYUSUL MEREKA"


"TAPI BAGAIMANA DENGAN RASHIA?"


"TIDAK APA-APA DIA BERSAMA DUA BEAST LEGENDARIS"


"TAPI..." Pinkky Melihat Ke Arah Laksita Dengaan Perasaan Khawatyir


"AKU MENGERTI PERASAAN MU TAPI SIAPA YANG AKAN MENJAGA DI SINI, KAU LIHAT DI BAWAH"

__ADS_1


Laksita Dan Pinkky Melihat Ke Bawah Para Prajuruit Dan Ksatria Panik Mencari Rashia, Flint Pergi Menyusul Venian Dan Rashia Yang Pergi Terlalu Lama Bersama Para Pelaut Dan Teman-teman Laki-laki Rashia.


Laksita Dan Pinkky Saling Memandang Lalu Mereka Melihat Ke Arah Rashia Pergi.


***


"Cari Venian"


"APA?"


"Cepat Cari Diaaaa" Teriak


Tome Terbang Rendah "Di Mana Dia? Perasaan Tadi Dia Mengikuti Kami" Batin Tome


"Goa, Pergi Ke Arah Goa"


Tome Terkjut "TIDAK"


"Aku Meresakan Aura Venian Ke Arah Sana"


"APA?! SIAL" Tome Menambah Kecepatanya


Mereka Sampi Di Depan Goa Dan Melihat Venian Masuk Ke Dalam Sana


"Veniannnn" Terika Rashia Sambil Melompat Turun


"WOEEE KUCINGGG" Teriak Tome


Venian Tidak Berbalik Ia Tetap Masuk Ke Dalam Goa.


Rashia Berlari Ke Arah Venian


"Jangan" Tome(Manusia) Memegang Tangan Rashia


Rashia Menatap Tome


"Aku Saja"


"Akan Ku Usahakan"


Tome Melepaskan Tangan Rashia Lalu Berlari Ke Arah Goa


"1" Rashia Mulai Menghitung


**


"Woee Kucing" Teriak Tome


Venian Tidak Menghirau Kan Panggilan Tome, Ia Tetap Berjalan Lurus Ke Depan.


**


"2"


**


"Yang Benar Saja, Kau Beast Legendari. Bagaiman Bisa Kau Termakan Musik Hewan Menjijikan Itu" Teriak Tome


Tring...Tring..Tring


"Ugh" Tome Menutupi Telinganya


**


"3" Rashia Mengepalkan Tangannya Menahan Aura Menjijikan Dan Aura Membunuh Yang Keluar Dari Dalam Goa


**

__ADS_1


"Sial, Kekuatan Hewan Menjijkan Itu Kuat Juga" Tome Menutupi Telinganya


Venian Masih Terus Berjalan


"Kucing Sialan, Sadarlah"


Suara Musik Tambah Keras


"Hewan Sialan" Tome Mengeluarkan Angin Nya


Tiba-tiba Sebuah Mata Yang Memiliki 2 Warna Muncul.


"Matilah" Tome Mengeluarkan Anginya Lebuh Kuat Lagi


Hewan Itu Meringis Kesakitan, Ia Menatap Venian. Venian Berbalik Lalu Menyerang Tome


**


"8. Mereka Terlalu Lama" Rashia Berjalan Masuk Ke Dalam Goa.


Rashia Menutup Hidungnya "Bau" Berjalan Masuk "Ahk" Rashia Tersadung Batu Dan Hampir Jatuh


Rashia Melihat Sekitar Yang Gelap "Aku Harus Belajar Sihir Api, Di Dunia Ini Ada Sihir Cahaya Tidak Ya?" Berjalan Dalam Kegelapan


Buk...Tome Menangkis Tendangan Venian


"Sial" Tome Kewalahan Melawan Venian Karena Ia Jug Harus Melawan Musik Yang Di Mainkan Hewan Siluman Kikker(Katak)


Rashia Mendengar Suara Orang Berkelahi, Ia Pun Berlari Ke Arah Sumber Suara.


Saat Rashia Sampai, Tome Telempar Tepat Di Seblah Rashia


"Burung" Rashia Berlutut Di Sebelah Tome


"Kau..Apa Yang..Kau..Lakaukan..Di..Sini" Tome Menahan Sakit


"Burung" Rashia Menangis "Apa Yang Terjadi Padamu" Melihat Tubuh Tome Yang Penuh Luka Yang Sudah Mengeluarkan Darah


Venian Menyerang Rashia Tapi Di Hentikan Tome(Berubah) Menggunakan Sayapnya


Rashia Terkejut "Kau, Kau Menyerangku!!?" Menatap Tajam Venian


"DIA TIDAK SADAR"


"Apa?" Rashia Melihat Venian Yang Menatanya Dengan Tatapan Kosong


Tring...Tring..


"Uhg" Rashia Dan Tome Menutup Telinga Mereka


Tome Melihat Rashia "APA KAU BISA BERTARUNG?"


"Aku Baru Belajar"


"KAU TAHAN VENIAN, AKU AKAN MEMBUNUH HEWAN MENJIJIKAN ITU"


"Hewan?"


Venian Menyerang, Tome(Manusia) Menghindar Sambil Mengendong Rashia.


"HEWAN YANG DI DALAM SANA YANG MENGENADLIKAN VENIAN"


Rashia(Mata Berubah Mejadi Warna Kuning) Menatap Tajam Ke Arah Dalam Goa "Baiklah"


Rashia Mengeluarkan Pedangnya Sedangkan Tome Berlari Ke Arah Kikker


Rashia Dan Venian Berkelahi Begitu Juga Dengan Tome Berusaha Melawan Kikker

__ADS_1


"Venian Bodoh, Sadarlah" Rashia Menahan Pedang Venian


Venian Menatap Rashia Dengan Datar Dan Dia Mulai Menyerang Rashia Lagi


__ADS_2