AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
KSATRIA WILLOW.


__ADS_3

"Haaa, Tak Terasa Sudah Sebulan Lebih Aku Di Dunia Ini Dan Sekarang Aku..Aku Benar-benar Samapi Di Pelabuhan Dan Sedang Menuju Ke Arah Wilayah Ku Sendiri, Ya Walaupun Ku Beli Bukan Memakai Uangku, Tapi Perjuangan Ku Bertahan Hidup Di Dunia Yang Asing , Membuat Orang-orang Yakin Dan Percaya Padaku, Menghadapi Kematian Di Depan Mata(Mengingat Pria Besar Di Panti Asuhan),Dan Melihat Mereka Mati, Itu Semua Sangat Tidak Mudah Untukku" Batin Rashia.


*


Para Penjaga Dan Beberapa Orang Yang Ada Di Pelabuhan Itu Melihat Ke Arah Rashia Dan Yang Lain.


"Syukurlah, Warna Yang Ada Di Sini Tidak Sama Seperti Kedua Pria Besar Itu(Pria Panti)" Batin Rashia.


Seorang Ksatria Mendekati Rashia Dan Yang Lain, Dallen Dan Oscal Menghadapi Ksatria Itu Sedangkan Rashia Di Tengah, Di Tutupi Leorfik Lalu Gart Menjaga Di Belakang.


"Kalian Mau Kemana Nak?" Tanya Salah Satu Ksatria Willow


Oscal Terkejut Dengan Aura Ksatria Itu


"Kami Ingin Pergi Ke Wilayah Oldbrook" Jawab Dallen Berusaha Keras Untuk Tidak Gugup


"UNTUK APA KALIAN KE SANA?" Tanya Dalbert Yang Muncul Dari Belakang Ksatria Di Depan Dallen


"Apa-apan Itu" Rashia Merasakan Aura(Mendominasi) Yang Sengaja Di Keluarkan Dilbert.


Mereka Semua Terkejut Juga Takut Kecuali Rashia Dan Kedua Beastnya Yang Melihat Dalbert Dengan Kesal.


"Minggir" Rashia Ingin Maju Kedepan Menghadapi Dalbert Tapi Di Tahan Leorfik Dan Garti


"Rashia" Panggil Leorfik Dan Gart Bersamaan.


Tangan Dallen Dan Oscal Bergetar.


"Hahahaha, Lihat Anak-anak Kecil Itu, Mereka Ketakutan" Ujar Salah Satu Pria Yang Sedang Duduk Bersama Teman-temannya Melihat Ke Arah Rashia Dan Teman-temannya Sambil Tertawa.


"Haaa" Rashia(kesal) Menatap Dalbert


Blarr...(Suara Gemuruh)


"Huaaa" Teriak Semua Para Pria, Beberapa Ksatria Juga Ikut Berteriak Karena Kaget


"Kekuatan Siapa Itu?" Batin Dilbert Sambil Melihat Langit.


Rashia Mendorong Leorfik Dan Gart, Rashia Bertatapan Dengan Dalbert.


"Kita Bisa Ke Sana Atau Tidak" Tatap


Dalbert Tekejut "Te-tentu Bisa Tapi Harus Menunggu Pagi"


"Baiklah" Rashia Berbalik Pergi


Kedua Beast Rashia Tertawa Kecil.


Dallen Dan Yang Lain Mengikuti Rashia Dari Belakang.


Mereka Terkejut Melihat Dalbert


"Apa Itu, Seorang Willow Sedang Gugup? Dia Sampai Terbata-bata Berbicara" Ujar Salah Satu Pria.


"Ketua Cincin" Ujar Levin Wakil Ketua Ksatria Willow.


Dalbert Melihat Cincin Yang Di Pakai Rashia, Dalbert Berlari Ke Arah Rashia


"Nona Tunggu" Dalbert Berlari Ke Depan Rashia "Tunggu Nona"

__ADS_1


"Apa?" Rashia Menatap Tajam Dalbert


Dalbert Dan Para Prajuritnya Terkejut.


"Ma-mafkan Saya" Dalbert Menunduk Di Ikuti Oleh Prajuritnya.


Para Pria Itu Terkejut Lagi


"Mereka, Mereka Menundukkan Kepala Mereka" Ujar Salah Satu Pria.


Rashia Melirik Ke Belakang "MEREKA BERISIK"


"Aku Akan Mengurus Mereka" Laksita Turun Dari Pelukan Rashia.


Laksita Mendekati Para Pria Dengan Wujud Aslinya Matanya Juga Berubah, Mereka Semua Terkejut, Mereka Ingin Lari Tapi Mereka Tidak Bisa Bergerak, Mereka Pun Pingsan.


"Aku Tidak Tau Kau Punya Kekuatan Seperti Itu?" Rashia Melihat Laksita.


Para Ksatria Terkejut.


"Aku Baru Saja Mempelajarinya" Laksita Berbalik Kembali Pada Rashia .


Rashia Dan Pinkky Tersenyum,


"Cepatlah Sebentar Lagi Mereka Akan Bangun" Ujar Laksita.


"Ok" Rashia Berbalik.


"Kami Memberi Salam Pada Pemilik Wilayah Utara Baru, Kami Ksatria Dari Keluarga Willow. Salah Satu Keluarga Yang Membuat Sumpah Setia Pada Pemilik Wilayah Sebelum Dan Seterusnya" Dalbert Dan Para Prajuritnya Membungkuk Sambil Berlutut


"Mereka Kelurga Yang Memiliki Kekuatan Pertahanan Terkuat Setelah Kelurga Duke Asadel" Ujar Dallen (Telepati) Pada Rashia


"Maafkan Ketidak Sopanan Kami Nona" Membungkuk.


Seseorang Mengintip Mereka, Rashia Merasakan Keberadaannya.


"Kucing Waktunya Makan" Rashia Melihat Laksita.


Laksita Pergi Ke Arah Orang Yang Mengitip.


Rashia Melihat Ke Langit "Salju?"


"Benar, Sudah Waktunya Musim Dingin" Dalbert Melihat Rashia(Masih Berlutut)


Rashia Melihat Dalbert, Dalbert Berdiri.


"Apa Malam Ini Kita Tidak Bisa Menyebrang?"


"Bisa Nona" Jawab Cepat


"Ha?"


"Ah Itu, Kami Sedang Mencari Keberadaan Pemilik Wilayah Utara Yang Baru, Jadi Kami Melarang Orang Untuk Berlayar, Karena Malam Susah Untuk Mengenali Wajah Seseorang"


Rashia Mengangguk "Lalu Bagaimana Kalian Bisa Mengenaliku?"


Dalbert Melihat Tangan Kiri Rashia, Rashia Melihat Tangannya.


"Kalian Bisa Mengenali Cincin Ini Dalam Sekali Lihat Rupanya"

__ADS_1


"Benar Nona Dan Cincin Itu Mengeluarkan Cahaya Berwarna Biru"


"Benarkah?" Rashia Melihat Cincin Miliknya "Aku Tidak Memperhatikanya"


"Kita Bisa Berangkat Sekarang Nona" Ujar Dalbert


Rashia Mengangguk "Baiklah, Tapi Aku Memiliki Beberapa Barang Dan Juga Beberapa Orang Yang Mengikuti Ku"


"Baik, Kami Akan Mengurusnya" Jawab Levin.


"Apa Kapal Bisa Membawa Kereta?"


"Bisa Nona" Jawab Levin


"Bisa?" Rashia Melihat Oscal Dan Yang Lain.


Mereka Menunduk, Rashia Tersenyum Kecil.


"Baiklah, Cepat Bereskan"


"Baik Nona" Jawab Levin


"Mari Nona, Kita Akan Pergi Ke Kapal"


Rashia Mengangguk, Rashia Melihat Dallen Dan Yang Lain.


"Pergilah, Kami Akan Mengurusnya Yang Ada Di Sana" Ujar Dallen


"Baiklah" Rashia Mengangguk Lalu Pergi Mengikuti Dalbert


Rashia Terkejut Melihat Kapal Besar.


"Apa Itu?" Rashia Melihat Kapal Yang Sedang Berlabuh.


"Ini Kapal Milik Wilayah Utara Dan Hanya Wilayah Utara Yang Memiliki Kapal-kapal Besar Seperti Ini"


"Wuah, Ini Hampir Seperti Kapal Minyak"


Dalbert Melihat Rashia Dengan Binggung


Rashia Tersenyum, Laksita Kembali


Kereta Mereka Datang.


"Dallen" Panggil Rashia


"Ya?"


"Buat Mereka Semua Lupa Dengan Wajah Kita"


"Baiklah" Dallen Mengeluarkan Beast Miliknya, Lalu Mulai Mendekati Para Pria Yang Mulai Bangun.


Beast Milik Dallen Mulai Bernyanyi, Para Pria Itu Pun Tertidur Lagi.


Rashia Dan Yang Lain Masuk Ke Dalam Kapal, Mereka Semua Melihat Kapal.


Matahari Mulai Terbit, Kapal Mulai Berlayar.


Rashia Berdiri Di Luar "Kita Pasti Akan Bertemu Lagi" Batin Rashia Sambil Melihat Bendera Belgium Yang Terletak Di Ujung Menara Kerjaan Belgium.

__ADS_1


__ADS_2