
Ivy Dan Yara Saling Memandang, Ivy Kembali Ke Ruang Rapat Sedangkan Yara Berdiri Bersam Ksatria Yang Mejaga Kamar Raja Dan Duchess.
***
"Apa Pemilik Wilayah Tidak Apa-apa Berada Di Sini?" Tanya Rela(Peri)
Para Peri Melihat Rashia Yang Berfokus Pada Laut, Menunggu Kedatangan Monster.
"Apa Kau Pernah Berperang Sebelumnya Kelinci?" Tanya Rashia Gugup
"Tidak, Selama Aku Di Dunia Ini Aku Tidak Pernah Keluar Melihat Dunia Luar. Mungkin Sekali Atau Dua Kali Aku Keluar Untuk Menghirup Udara Dan Mencari Makanan"
Rashia Tertawa Kecil "Tapi Kau Tau Tentang Mata Uang Dunia Ini Dan Pernah Melihat Raja Saat Masih Kecil"
"Aku Mendengar Percakapan Orang-orang Yang Lewat Dan Untuk Raja, Aku Melihat Mereka Berburu Beberapa Kali Di Hutan"
"Lalu, Bagaimana Dengan Para Peri? Apa Kau Juga Punya Hubungan Dengan Mereka?"
"Ya, Mereka Seperti Keluraga Ku Di Dunia Ini" Melihat Para Peri Yang Melihat Ke Arahnya Sambil Tersenyum "Mereka Yang Mejaga Ku, Dan Mengajarkan Aku Mengendalikan Kekuatan Ku Tapi.. Karna Malas Belajar Aku Belum Bisa Mengendalikan Kekuatan Ku Dengan Benar"
"Haaa" Para Peri Menatap Pinkky Dengan Datar.
"Hehehe" Tawa Pinkky
"Mereka Datang" Ujar Shore
Pinkky Melihat Ke Arah Laut Lalu Rashia
"Para Peri Bisa Mengendalikan Pohon"
"Bagaimana Dengan Akar?" Tanya Rashia Mulai Bersiap
"Semuanya"
"Baiklah, Kalau Begitu Lilit Mereka Dengan Akar Pohon, Aku Akan Menyalurkan Kekuatan Ku Ke Akar Pohon Para Peri. Jangan Berfokus Ke Depan Tapi Juga Ke Belakang Dan Samping" Jelas Rashia
Mereka Semua Mengangguk
***
Semua Orang Yang Ada Di Wilayah Azalea Menatp Ke Arah Pulau Enclave Dan Sesekali Mereka Melihat Langit
"Nona" Batin Mereka Semua
__ADS_1
"Kau Harus Baik-baik Saja Rashia" Batin Tome Yang Menjaga Bagian Selatan Wilayah Azalea.
"Rashia" Batin Kedua Beast Dan Teman-teman Rashia.
***
Para Peri Mulai Bersiap, Kilat Mulai Menyambar (Aura Rashia)
Raja Dan Duchess Meliihat Kilat Itu
"Bagaimana Ini Ayah, Sepertinya Akan Turun Hujan" Ujar Duchess Cemas
Raja Melihat Langit "Semoga Saja Tidak" Meliihat Ke Bawah "Aku Merasakan Ada Sihir Di Dekat Sini Tapi, Aku Tidak Tau Itu Sihir Apa Dan Milik Siapa?" Batin Raja
Laksita Menyembunyikan Dirinya
***
Para Monster Berlari Dengan Cepat Ke Arah Rashia, Rashia Terkejut
Para Peri Melilit Para Monster Dengan Akar Pohon, Rashia Pun Mengeluarkan Petirnya Lalu Di Hubungkan Dengan Akar Yang Melilit Monster.
Di Wilayah Azalea Juga Sudah Mulai Berperang, Beberapa Penduduk Pria Juga Ikut Bergabung.
"Kau Baik-baik Saja?" Tanya Pinkky
"Iya, Aku Malah Sangat Bersemangat" Rashia Bertarung Menggunakan Pedang "Masih Ada?(Monster)"
"Ada" Pinkky Memantau Dari Atas
"Nak" Panggil Green
"Rashia" Panggil Pinkky
Rashia Mengeluarkan Petirnya
Para Monster Hangus
"Sedikit Lagi"
Rashia Berlari Mundur "Sekali Tembak"
"Ok"
__ADS_1
Para Peri Berhenti Menyerang Agar Monster Semua Naik Ke Darat Lalu Mereka Mengejar Rashia
"Ok"
Rashia Berbalik, Kilat Dan Petir Menyambar, Pupil Mata Rashia Seperti Mata Seekor Buaya Dan Berwarna Merah. Rashia Mengulurkan Tangannya, Para Peri Mulai Melilit Para Monster.
Aura Yang Di Keluarkan Rashia Menyebar Sampai Ke Beberapa Pulau Juga Wilayah Azalea Dan Di Rasakan Para Monster Yang Berada Di Sana.
"MATILAH" Ujar Rashia
Blarr..
"UAKKKKKK" Jerit Para Monster.
Ereka Sampai Mendengar Jeritan Para Monster Yang Berada Di Pulau Enclave.
Mereka Yanga Da Di Wilayah Azalea Terkejut Karna Mendengar Jeritan Para Monster, Laksita Menambah Sihir Penghalang Miliknya
Deg..(Jantung Anggota Kerajaan Belgium)
Raja Dan Duchess Saling Memandang, Mereka Membuka Pintu
Yara Dan Para Ksatria Terkejut
"Ada Apa Yang Mulia?" Tanya Yara Gugup
Raja Dan Duchess Menatap Yara
"Kalian Yakin Tidak Perlu Bantuan Kami?" Tanya Raja
"ITU TIDAK DI PERLUKAN" Jawab Venian(Wujud Asli) Dari Belakang
Yara Berbalilk
"MONSTER SUDAH BERHASIL DI KALAHKAN" Lanjut Venian
Mereka Terkejut
***
Saat Mendengar Jerit Monster Di Pulau Enclave, Para Monster Yang Berada Di Wilayah Azalea Terdiam Karena Terkejut. Para Prajurit Dan Para Pelaut Juga Para Penduduk Memanfaatkan Ketidak Fokus-san Para Monster Lalu Mulai Menyerang Mereka.
Pertarungan Pun Di Mengkan Para Prajurit Dan Yang Lain.
__ADS_1