AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
WILAYAH NOLBANCA.


__ADS_3

Rashia Melihat Peta Wilayah Azalea.


"Luas Juga Wilayah Ini Belum Lagi Ada Beberapa Pulau" Ujar Rashia.


Ivy Dan Yang Lain Melihat Rashia.


"Maaf Nona" Ujar Kelton


Mereka Semua Melihat Ke Arah Kelton


"Para Pelaut"


"Ah Iya, Aku Belum Bertemu Dengan Mereka Ya"


"Benar Nona" Kelton Mengangguk.


Dallen Dan Yang Lain Melihat Rashia Dengan Khawatir, Rashia Melihat Peta Wilayah


"Apa Mereka Ada Di Sini?" Rashia Meliihat Kelton.


"Jika Kita Memanggil Mereka, Dengan Cepat Mereka Akan Datang Ke Sini Nona" Jawab Kelton.


"Ba..." Rashia Melihat Aura Dallen Dan Yang Lainnya Memenuhi Ruangan "Kalian Baik-baik Saja?" Rashia Melihat Dallen Dan Teman-temannya


"Itu..." Dallen Menatap Rashia.


Rashia Tersenyum "Tidak Apa-apa, Jika Mereka Jahat Semua Orang Yang Ada Di Sini Sudah Mati"


"Maaf" Dallen Menuduk.


"Tidak Apa-apa" Rashia Tersenyum.


"Sebenarnya Apa Hubungan Mereka Dengan Nona?" Batin Ivy Melihat Kedekatan Dallen Dan Rashia.


"Apa Yang Kalian Tau Tentang Pelaut Itu?" Tanya Rashia(Telepati) Pada Ketiga Beastnya


"Aku Belum Pernah Bertemu Dengan Mereka" Jawab Pinkky


"Setau Aku, Yang Bisa Melukai Mereka Kekuatannya Di Atas Level 40.. Tapi Itu Entahlah" Lanjut Laksita


"Mereka Melakukan Kontrak Dengan Beast Laut" Lanjut Venian


"Beast Laut?" Rashia Dan Pinkky Terkejut.


"Biasanya Di Sebut Beast Air" Venian Melihat Rashia Yang Sedang Fokus Pada Peta Yang Sesekali Melihat Kearah Ketiga Beastnya.


"Apa Di Laut Ada Beast?" Tanya Rashia


"Banyak, Lebih Banyak Di Bandingkan Di Darat Dan Mungkin Mereka Masih Memiliki Beast Kuno" Jawab Venian


"Ha?!!!" Rashia Dan Kedua Beastnya Tekejut.


Para Bawahan Rashia Melihat Ke Arah Rashia Dengan Binggung.


"Sepertinya Nona Sedang Berbicara Dengan Beast Miliknya" Bisik Flint Pada Dalbert.


"Beast Kuno Katamu?" Rashia Menatatap Venian


"Hm"

__ADS_1


"Haaa" Rashia Kembali Melihat Peta.


Aura Kekhawatiran Rashia Mulai Keluar "Jika Mereka Melakukan Kontrak Dengan Beast Air, Mereka Bisa Mengendalikan Laut?"


"Bisa Jadi Seperti Itu, Tapi Setahuku Yang Bisa Mengendalikan Laut Atau Air Hanya Anggota Keluarga Kerajaan Laut" Jawab Venian


"Tapi Bukannya Ada Manusia Yang Memiliki Kekuatan Itu(Mengendalikan Air)?" Pinkky Melihat Venian


"Iya Ada, Tapi Kekuatan Mereka Itu Hanya Seperti Menemukan Sumber Mata Air Lalu Mengeluarkan Dengan Kekuatan Mereka, Setelah Itu Selesai" Jawab Venian


Rashia Terdiam.


"Nona" Panggil Ivy


Mereka Semua Saling Memandang


"Rashia" Panggil Venian.


"Ya?" Rashia Terkejut.


"Nona, Anda Baik-baik Saja?" Tanya Desha


"Ya Aku, Aku Baik-baik Saja" Rashia Mengangguk


"Kamu Baik-baik Saja?" Tanya Pinkky


"Aku Sedikit Gugup. Apa Menurut Mu Mereka Baik?"


"Entahlah Aku Belum Pernah Bertemu Dengan Mereka Dan Mungkin Jika Aku Bertemu Dengan Mereka... Mereka Akan Langsung Mengenaliku"


Rashia Dan Kedua Beastnya Tekejut.


"Bertanya Apa Nona?" Tanya Ivy.


"Haa, Tidak Mari Kita Lanjutkan Membahas Wilayah Ini" Rashia Kembali Melihat Peta


"Baik Nona" Jawab Ivy


Mereka Semua Melihat Rashia Dengan Perasaan Khawatir.


"Tapi, Yang Bisa Memprediksi Laut Adalah Cuaca, Dan Lawannya Air Adalah Api, Lalu Yang Bisa Membelokkan Air Adalah Angin" Ujar Venian


Rashia Terdiam.


"Kau Bisa Mengendalikan Cuaca, Kau Juga Sampai Bisa Menurunkan Hujan" Venian Melihat Rashia Di Ikuti Oleh Kedua Beastnya.


"Tapi Angin Dan Api?" Rashia Meliihat Venian.


"Aku Angin" Ujar Pinkky "Dan Anginku Lebih Kuat Dari Milik Beberapa Orang Disini Yang Memiliki Elemen Angin"


"Benar, Saat Mengambil Inti Kekutan Siput Langit Adalah Kelinci" Lanjut Venian "Ia Juga Berteman Dengan Beberapa Peri Penjaga"


Rashia Melihat Pinkky.


"Aku Bisa Melakukan Sihir Api" Ujar Laksita


"Bagaimana Lengkap Kan?" Ujar Pinkky


Rashia Tersenyum Kecil

__ADS_1


"Jangan Lupakan Aku, Auman Ku Bisa Melumpuhkan Siapapun" Lanjut Venian


"Hahaha, Kalau Begitu Mohon Bantuan Kalian"


"Dengan Senang Hati" Jawab Mereka Bertiga.


Rashia Pun Lega Lalu Melihat Bawahnya Yang Hanya Diam Dan Bingung Melihat Ekspresi Rashia Yang Berubah-ubah.


Rashia Melihat Para Pekerjanya Yang Sedang Melihat Ke Arahnya "Maafkan Aku Semuanya, Tadi Aku Habis Menyelidiki Sesuatu"


"Ah Tidak Apa-apa Nona" Jawab Ivy Di Ikuti Yang Lain Mengangguyk


"Terima Kasih, Ah Dan.." Rashia Meliihat Kelton "Undang Para Pelaut Untuk Makan Malam Bersamaku, Buatlah Makanan Yang Banyak Dan Beberapa Manisan Yang Cocok Dengan Lidah Mereka"


"Baik Nona" Jawab Mily Sambil Menunduk


"Bisa Kami Begabung?" Tanya Leofric(Telepati) Khawatir.


Rashia Tersenyum "Tidak Usah, Aku Tidak Sendiri Menghadapi Mereka. Aku Bersama Mereka" Melihat Ketiga Beastnya.


Para Beast Melihat Leofric Dan Dallen.


"Haa, Baiklah. Hati-hati" Dallen Melihat Venian.


"Tentu Saja, Terima Kasih"


Rashia Melanjutkan Melihat Beberapa Pulau Yang Ada Di Sekitar Wilayah Azalea.


"Baiklah Mari Kita Lihat Pulang Apa Saja Milik Wilayah" Rashia Melihat Peta. Rashia Melihat Ivy Dan Yang Lain "Kalian Hebat, Bisa Melindungi Wilayah Ini"


"Terima Kasih Atas Pujiannya Nona" Ujar Mereka Semua Sambil Berdiri Lalu Menunduk.


Rashia Tersenyum Lalu Melihat Peta Lagi "Ada 6 Pulang Di Sekitar Wilayah, Siapa Saja Yang Bertanggung Jawab Atas Pulang Ini?" Rashia Meliihat Ivy.


Ivy Terdiam, Rashia Meliihat Kelton Dan Yang Lain Di Ikuti Oleh Dallen Dan Yang Lain.


"Kenapa Mereka Diam?" Bisik Gail Pada Leofrik


"Entahlah" Jawab Leofrik


"Hanya Ada Satu Wilayah (Pulau)" Jawab Dalbert


"Satu Wilayah Saja?" Rashia Terkejut "Tunggu, Pulau Ini Termasuk Wilayah Kita Kan?"


"Benar Nona" Jawab Ivy. Ivy Mendekati Rashia Lalu Menujuk Salah Satu Wilayah "Ini, Hanya Wilayah Ini Yang Memiliki Penanggung Jawab, Mereka Juga Setiap Bulanya Rutin Membayar Pajak" Jelas Ivy.


"Nolbanca" Rashia Melihat Pulau Yang Di Tujukan Ivy.


"Benar Nona, Wilayah Azalea Bagian Tenggara Wilayah Nolbanca Salah Satu Wilayah Yang Memiliki Pertahanan Yang Sangat Tinggi Juga Sangat Kuat, Karena Wilayah Itu Di Pengang Oleh Salah Satu Orang Dari Klan Ras Mata Merah" Jelas Ivy


"Ras Mata Merah?!" Rashia Melihat Ivy.


"Benar Nona" Jawab Ivy


Rashia terdiam sedangkan Ketiga Beastnya Saling Memandang Begitu Juga Dallen Dan Leofrik.


"Bajingan Sialan Itu, Pantas Saja Di Mengetahui Dengan Baik Jalan Menuju Ke Wilayah Utara, Ternyata rakyatnya pemegang salah satu pulau wilayah azalea" Rashia Kesal "Awas Aja Kalau Bertemu Lagi, Ku Cincang Dia"


Ivy Dan Yang Lain Terkjut Mendengar Perkataan Rashia, Begitu Juga Dengan Madam Gilda Sedangkan Dallen Dan Yang Lain Tertawa Kecil Di Ikuti Oleh Ketiga Beastnya.

__ADS_1


__ADS_2