AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
KERAJAAN WIROSCAR DAN BELGIUM.


__ADS_3

Banyak Keluarga Bangasawn Yang Kehilangan Gelarnya, Mereka Di Turunkan Menjadi Rakyat Bisa Atau Gelar Mereka Di Turunkan Dari Count Menjadi Baron Dan Mereka Hanya Di Berikan Satu Wilayah Kekuasaan.


Tak Tersa Sudah 3 Hari Berlalu, Beberapa Gelar Bangasawa Tinggi Kosong, Semua Cincin, Surat Sampai Batu Sihir Mereka Di Pegang Oleh Pangeran Mahkota Balder.


Raja Jatuh Sakit Karena Terlalu Banyak Mengelurakan Aura Dan Kekuatan Mendominasinya Untuk Menekan Para Bagsawan.


Taman Kerajaan Wiroscar.


Priyanka Menikmati Teh Bersama Sargon (Raja Wiroscar)


"Apa Kau Tidak Ingin Kembali?" Sargon Menatap Priyanka


"Kau Ingin Aku Kembali Ke Mana?" Priyanka Meletakan Tehnya Lalu Menatap Sargon


"Tentu Saja Ke Rumahmu"


"Huft" Priyanka Memalingkan Wajahnya "Ini Adalah Rumahku"


Sargon Tersenyum.


**


Kerajaan Belgium Dan Kerajaan Wiroscar Sudah Menjalin Kerjasama Masih Dari Raja Thonos(Kakek Sargon).


Saat Itu Monster Menyerang Kerajaan-kerajaan, Dan Kerajaan Wiroscar Saat Itu Tidak Memiliki Kekuatan Seperti Sihir, Mereka Hanya Mengandalkan Kekuatan Fisik Mereka, Sedangkan Kerjaan Belgium Di Anugrahkan Kekuatan Suci Kepada Penerus Raja Dan Ada Bantuan Dari Pendahulunya.


Monster Tidak Bisa Mendekati Kerajaan Belgium(Sekitaran Istana) Sedangkan Kerajaan Wiroscan Hampir Semua Wilayah Mereka Sudah Di Ambil Alih Monster, Raja Wiroscar Pun Meminta Bantuan Pada Kerjaan Belgium Dan Thalius(Ayah Sargon) Putra Mahkota Sebagai Jaminan, Saat Itu Thalius Berumur 10 Tahun.


Hampir Selama 5 Tahun Thalius Berada Di Kerajaan Belgium, Ia Menjalin Hubungan Baik Dengan Keluarga Kerajaan, Keluarga Kerajaan Juga Menerima Thalius Dengan Senang Hati.


Thalius Berteman Baik Dengan Efraim(Ayah Priyanka) Yang Umurnya Hanya Berbeda 2 Bulan Dengan Thalius.


Thalius Pun Kembali Ke Kerajaan Wiroscar Saat Berumur 17 Tahun,19 Tahun Ia Menikah Dengan Putri Dari Bangsawan Kerajaan Wiroscar.


Setiap Tahun Sekitar Dua Kali Sargon Pergi Ke Kerajaan Belgium Bersama Dengan Ratu Girta(Istri Thalius), Mereka Akan Menginap Sekitar 1 Minggu Untuk Membahas Tentang Kerja Sama Kedua Kerajaan.


Sargon Sangat Akrab Dengan Kedua Saudara Priyanka, Tapi Priyanka Kurang Menyukai Sargon Karena Sargon Berkulit Gelap Dan Sargon Selalu Menatap Priyanka.


**


Seseorang Medekati Mereka.


"Saya Memberi Salam Pada Yang Mulia Raja Dan Permaisuri Pertama" Sapa Belle(Selir Pertama) Membungkuk.


Raja Mebungkuk(Tidak Berdiri) Sedangkan Priyanka Menatap Belle Dengan Dingin


"Seingatku, Aku Tidak Membuka Tamanku Untuk UMUM?" Priyanka Melihat Pengawal


Para Pengawal Bersujud "Maafkan Kami Permaisuri Pertama, Kami Sudah Melarang Selir Belle Untuk Masuk Tapi.."


"Haaa" Priyanka Berdiri


"Permaisuri Maafkan Aku, Aku Hanya.." Pura-pura Sedih


"BERANI SEKALI KAU MENEROBOS WILAYHKU" (Marah) Aura Priyanka Menyebar,Tiba-tiba Awan Yang Begitu Cerah Menjadi Gelap.


Mereka Semua Terkejut, Belle Mundur Perlahan-lahan(Takut), Di Ikuti Oleh Para Pelayannya.


Belle Nalaron, Putri Dari Duke Nalaron Salah Satu Bangsawan Berpengaruh Dari Kerajaan Wiroscar.


Sargon Mendekati Priyanka Lalu Memegang Tangan Priyanka

__ADS_1


"Haah" Priyanka Melepaskan Tangannya Lalu Melihat Sargon Lalu Menuduk(Memberi Salam), Priyanka Berbalik Pergi.


"Di Larang Siapapun Masuk Ke Istana Flower(Kediaman Permaisuri)" Priyanka Menatap Tajam Para Prajurit.


Prajurit Berdiri Dengan Tegap "Baik" Jawab Mereka Semua.


"Termasuk Kau,Sebelum Ada Izin Dariku Kau Di Larang Masuk" Ujar Priyanka Pada Sargon(Telepati)


Priyanka Berjalan Pergi.


Blarrr..(Suara Gemuruh)


"Akkkk" Teriak Belle Dan Pelayannya.


Sargon Terdiam Sambil Melihat Belakang Priyanka Yang Sudah Masuk Kedalam Istananya "Haaa"


Sargon Berbalik Pergi Kembali Ke Istananaya


"Yang Mulia" Panggil Belle Mengejar Sargon


"Ratu" Sargon Terkejut Melihat Rosalie Yang Ada Di Depan Pintu Masuk Ke Dalam Istana Flower


Rosallie Membungkuk(Memberi Salam) Di Balas Sargon Dengan Menunduk (Sekali)


"Salam Kepada Yang Mulia Ratu" Belle Membungkuk Sambil Mengangkat Gaunya.


Ratu Hanya Menunduk(Sekali).


"Apa Yang Kamu Lakukan Di Sini Ratu?"


"Saya Ingin Bertemu Dengan Permaisuri Raja"


"Saja Juga Berfikir Begitu Yang Mulia" Rosallie Melihat Langit Sekitaran Istana Flower Begitu Gelap.


Rosalie Leoriatian, Putri Kedua(Anak Ketiga) Dari Raja Dari Kerajan Durch(Kerajaan Penyihir) Fremen Phillies Leoriatian.


Mereka Pun Kembali Ke Kediaman Mereka, Sargon Berjalan Bersama Rosallie Sambil Berbincang-bincang, Sedangkan Belle Yang Kediamannya Berlawanan Arah Dengan Mereka Berdua Hanya Bisa Melihat Mereka Berdua Pergi Tanpa Berbalik Kebalakang.


Belle Mengempalkan Tanganya(Marah),Belle Berbalik Pergi.


Malamnya.


Rashia Terbangun "Apa Kereta Masih Berjalan?"


"Hm, Kata Oscal Sebentar Lagi Kita Akan Sampai, Jadi Dia Memutuskan Hanya Istirahat Satu Jam Lalu Melanjutkan Perjalan Lagi" Jawab Venian


"Oh Gitu Ya....." Rashia Melihat Ke Arah Kucing Berwarna Perak Yang Sedang Melihat Ke Arahnya "..??" (Teleng)


"Apa Kau Terlihat Jelek?"


Rashia Mengucek Matanya, Lalu Melihat Venian Dengan Wujud Beast "Kau...Beneran Beast?"


Venian Berubah Menjadi Manusia.


"Wuaahh?!!" Rashia Mundur Ke Belakang(Terkejut)


"Hmm..?" Pinkky Dan Laksita Melihat Rashia.


"Ma-maaf" Rashia Melihat Kedua Beastnya.


Kedua Beast Itu Kembali Tidur.

__ADS_1


Venian Melihat Rashia Yang Masih Terkejut Melihat Perubahannya "Apa Aku Terlihat Buruk?"


"Ha? Ti-tidak, Aku Hanya Terkejut"


"Bukankah Kau Tau Siapa Aku?"


"Aku Tidak Terlalu Yakin, Yang Aku Tau Kau Hanya Kuat Melebihi Laksita" Rashia Memperbaik Cara Duduknya.


Venian Mengangguk "Lalu Menurut Mu.." Menatatap Rashia "Bagaimana Perubahan Ku Tadi?"


Rashia Mengangguk "Cantik, Sangat Cantik Warna Bulumu Juga Indah"


Venian Tersenyum Malu(Menunduk), Rashia Tersenyum Kecil.


Jalan Kereta Mulai Pelan.


"Sepertinya Kita Sudah Sampai" Ujar Venian


"Benarkah"


Kereta Berhenti.


Rashia Dan Venian Turun (Venian Membuka Pintu Kereta)


"Rashia" Rey Terkejut Melihat Rashia.


"Hai" Sapa Rashia


"A Hai"


"Kau Sudah Bekerja Keras" Rashia Melihat Rey Yang Masih Di Atas Kereta.


"Iya" Senyum Terharu.


Dallen Dan Leorfik Mendekati Rashia


"Ayo Kita Kesana" Ujar Leofrik Melihat Ke Arah Pintu Masuk Pelabuhan.


"Huft" Rashia Gugup , Ia Memegang Cincinya(Cincin Pemilik Wilayah Yang Bergambar Ombak)


"Venian Kau Tetaplah Di Sini?" Rashia Melihat Venian


"Tapi..."


"Kau Belum Bisa Mengendalikan Kekuatan Mu, Jika Mereka Mengetahui Siapa Kau..Aku.."


"Baiklah - Baiklah Tenangkan Dirimu" Venian Melihat Rashia Yang Sangat Gugup


"Huftt,Hmm"


Pinkky(Gagak) Berdiri Di Bahu Rashia Lalu Laksita(Masih Mengantuk) Melompat Ke Pelukan Rashia.


"Oh Kalian Sudah Bangun?!" Rashia Terkejut.


"Tenanglah Rashia,Kami Bersama Mu" (Telepati) Pinkky Mengelus Pipi Rashia Dengan Kepalanya.


"Hmm"


"Tenanglah" Dallen Melihat Rashia


Rashia Mengangguk, Rashia , Dallen, Leorfik,Gart Dan Oscal Mulai Melangkah Maju Memasuki Pelabuhan.

__ADS_1


__ADS_2