
Batu Kecil Berwarna Merah Bertaburan Di Mana-mana Ada Beberpa Yang Jatuh Dari Phon
Rashia Mengambil Batu Kecil Itu "Apa Ini?"
"Itu Inti Kekutan Monster" Jawab Shore
Pinky Mengatakan Pada Rashia Apa Yang Di Katakan Shore
"Apa Kegunaannya?"
"Penambahan Kekuatan Untuk Batu Berwarna Merah, Sedangkan Yang Berwarna Merah Gelap Untuk Pengguna Sihir"
Pinkky Mengatakan Lagi Apa Yang Dikatakan Shore
Rashia Berdiri "Tolong Kumpulkan Semuanya"
"Baik"
Para Peri Mengumpulkan Inti Kekutan Para Monster
"RASHIA" Panggil Tome Dari Atas.
Rashia Menghampiri Tome(Manusia) Yang Berlari Ke Arahnya.
"Kau Baik-baik Saja?" Memutar Tubuh Rashia, Melihat Jika Ada Yang Terluka
Rashia Tersenyum "Aku Baik-baik Saja"
"Haa, Syukurlah" Ujar Tome
"Bagaimana Keadaan Di Sana?"
"Semua Baik-baik Saja, Mereka Juga Sedang Mengumpulkan Inti Kekutan Para Monster"
"Syukurlah"
"Mereka(Para Peri) Sudah Selesai" Ujar Pinkky
Rashia Berbalik, Shore Mendekati Rashia
__ADS_1
"Kenapa?" Tanya Rashia Bingung
"Dia Ingin Menempelkan Dahinya Padamu" Jawab Pinkky Juga Bingung Dengan Tindakan Shore
"Agar?"
Pinkky Terkejut "Kau Bisa Mengerti Bahasa Mereka" Melihat Green "Emang Bisa Seperti Itu?"
"Tentu Saja Bisa, Dan Itu Hanya Bisa Di Lakukan Oleh Pemimpin Peri"
"Pasti Ada Timbal Baliknya" Rashia Menatap Shore
Shore Tersenyum "Kau Memang Pintar Dan Jenius"
"Aah Benar Kan, Ada Timbal Baliknya" Rashia Mundur
Pinkky Terkejut, Ia Manatap Shore
"Tidak Apa-apa, Aku Hanya Membagi Kekutan Ku Padanya" Ujar Shore
"Ada Apa Kelinci?" Rashia Melihat Pinkky
"Hmm?"
"Kau Bukan Hanya Akan Bisa Mengerti Bahasa Para Peri Tapi Kau Juga Bisa Memanggil Mereka Jika Kau Ingin. Lalu Shore Selaku Pemimpin Para Peri Penjaga Akan Membagikan Kekuatannya Padamu, Jadi Setengah Kekuatan Nya(Menumbuhkan Tumbuhan Dan Mengendalikannya) Ada Pada Dirimu" Jelas Pinkky
Rashia Dan Tome Terkejut
"Benarkah?" Rashia Melihat Shore
Shore Mengangguk
"Apa Itu, Tidak Apa-apa?"
Shore Tersenyum, Ia Pun Mendekatkan Dahinya Pada Dahi Rashia.
Saat Kekuatan Shore Masuk Ke Dalam Tubuh Rashia, Ia Melihat Berbagai Macam Peri Dengan Sayap Yang Berbeda-beda Juga Tempat Mereka Berada Serta Kekuatan Mereka.
"Wuahhh, Menakjubkan" Warna Mata Rashia Berubah Menjadi Hijau Kekuningan
__ADS_1
Selesai Shore Mundur, Para Peri Berdiri Di Belakang Shore Lalu Menuduk Ke Arah Rashia
"Kami Mengakui Kau Rashia Sebagai Pemilik Kami" Ucap Mereka Semua
"Hey, Aku Bukan Pemilik Kalian Tapi Pemilik Pulau Ini" Jawab Rashia
Mereka Semua Melihat Rashia Sambil Tersenyum
"Baiklah, Katakan Pada Kami Jika Kau Membutuhkan Sesuatu"
"Baiklah-baiklah, Aku Harus Kembali Dulu. Besok Siang Beberapa Peri Temui Aku Di Kastil, Ada Yang Ingin Ku Tanyakan"
"Baiklah"
"Aku Pergi Dulu" Rashia Naik Ke Atas Punggung Tome(Beast)
***
"KENAPA MEREKA LAMA SEKALI" Ujar Laksita Yang Menunggu Rashia Di Balkon Kamarnya Bersama Venian, Ketiga Pelayan Rashia Dan Ivy.
Di Langit
"HEY BURUNG, PELAN-PELAN TERBANGNYA"
Tome Melirik Pinkky
"Sepertinya Rashia Tertidur" Pinkky Menghampiri Rashia.
"Ha? Bisa-bisanya Dia Tidur Dalam Keadaan Seperti Ini"
Pinkky(Kelinci) Duduk Di Belakang Rashia Yang Tertidur, Menjaga Keseimbangan Rashia.
Tome Pun Terbang Tidak Terlalu Tinggi Dan Juga Pelan, Waktu Terbang Biasanya 30 Menit Menjadi 1 Jam.
Para Peri Melihat Rashia
"Aku Harap, Kau Tidak Mengecewakan Kami Manusi" Batin Shore.
Green Mendekati Shore Lalu Memegang Pundaknya.
__ADS_1