
Malamnya.
Selesai Makan, Rashia Mengadakan Rapat Bersama Orang-orang Yang Ada Di Kediaman. Rashia Mendiskusikan Dengan Para Pekerja Untuk Mengganti Semua Yang Ada Di Kediaman, Dalam Maupun Luar, Nama Wilayah Pun Akan Di Gantinya.
Selsai Rapat.
"Hufttt" Rashia Menyadarkan Diri .
Mereka Semua Melihat Ke Arah Rashia.
"Nona, Anda Baik-bik Saja?" Tanya Ivy Khawatir.
"Aku Baik-baik Saja" Rashia Turun Dari Kursinya "Besok Kita Akan Lanjutkan Lagi Rapatnya"
"Baik Nona" Jawab Mereka Semua
Rashia Berjalan Pergi "Haaa, Lelah" Batin Rashia.
"Nona" Panggil Kelton
Rashia Melihat Kelton
"Para Pelaut(Perompak) Akan Tiba Besok Pagi"
Rashia Diam "Hm" Mengangguk "Ivy"
"Saya Nona"
"Anak-anak Yang Datang Bersama Ku Tolong Urus Mereka Dengan Baik, Ajari Mereka Jika Ada Yang Perlu Di Ajari"
"Nona Ingin Menjadikan Mereka Apa?"
"Sama Seperti Kalian, Tanya Pada Mereka Ingin Mempelajari Apa" Jelas Rashia Lelah
"Nona Kita Tidak Bisa Perca.." Ujar Kelton
"Mereka Semua Sudah Melakukan Sumpah Darah Denganku" Potong Rashia
Mereka Semua Tekejut
"Apa Ada Pertanyaan Lain?"
"Maaf Nona, Tidak Ada" Jawab Kelton Sambil Menunduk
"Aah, Satu Lagi Mereka...Tidak Memiliki Orang Tua Jadi Mereka Akan Sedikit Tidak Sopan Dalam Bertindak Maupun Berbicara Jadi Tolong Mengertilah. Dan Jangan Memakai Aura Kalian Saat Berbicara Dengan Mereka" Rashia Melihat Semua Orang "Kalian Tau Kan Berbicara Dengan Anak Kecil?"
"Iya Nona" Jawab Mereka.
"Baiklah, Besok Kita Lanjutkan" Rashia Berbalik Pergi Di Ikuti Oleh Tiga Pelayannya.
"Berapa Umur Nona?" Tanya Desha.
"8 Tahun" Jawab Ivy
__ADS_1
Mereka Semua Saling Memandang.
"Baiklah, Besok Kita Mulai Dari Anak-anak Itu" Ujar Ivy
"Serahkan Mereka Pada Kami Nyonya" Ujar Desha
"Baiklah" Ivy Mengangguk.
Ivy Berjalan Pergi Sambil Membawa Beberpa Berkas Menuju Ke Ruang Kerja Kepala Keluarga.
Selesai Mandi Rashia Membaringkan Tubuhnya Ke Atas Tempat Tidur, Para Beastnya Pergi Ke Tempat Dallen Dan Yang Lain Sudah Kembali.
"Kau Sudah Kembali" Ujar Pinkky Baru Masuk Lewat Balkon Bersama Kedua Beast Lainya.
"Hm"
"Kau Baik-baik Saja?" Tanya Venian
"Lelah"
"Ada Yang Bisa Kami Bantu?" Tanya Laksita
"Awasi Saja Anak-anak Itu"
"Mereka Sedang Melihat Sekitaran Kediaman(Bagian Dapur Dan Tempat Latihan Prajuri Juga Kstatria), Beberpa Dari Mereka Juga Ada Yang Mulai Akrab Dengan Beberpa Prajurit Dan Berlatih Bersama" Jelas Pinkky
"Hm" Rashia Mulai Menutup Mata.
Rashia Tersenyum Kecil, Ia Pun Tertidur.
2 Minggu Kemudian
Wilayah Utara Oldbrook Di Ganti Menjadi Wilayah Azalea, Tapi Pelabuhan Utama Penyebrangan Tetap Memakai Nama Oldbrook, Beberap Dekorasi Kediaman Juga Di Ganti. Kediaman Dari Depan Sampai Belakang Juga Beberapa Kamar Dan Ruang Yang Awalnya Gelap Di Buat Menjadi Sedikit Cerah.
Rashia Juga Mulai Belajar Mengendalikan Kekuatannya Di Bantu Ketiga Beast, Ia Juga Belajar Membaca Dari Ivy Dan Terkadang Ia Juga Belajar Cara Melindungi Diri Dari Para Ksatria.Tempat Peristirahatan(Kamar) Para Prajurit Pun Sudah Selesai Di Bangun .
Rashia Rania Sebagai Pemilik Wilayah Utara Yang Baru Sudah Terkenal, Mereka Sangat Penasaran Dengan Pemilik Baru Itu, Mereka Pun Mengirim Banyak Undangan Minum Teh, Makan Siang Sampai Makan Malam Untuk Rashia Tapi Semuanya Di Tolak. Wilayah Azalea Juga Di Jaga Ketat, Di Larang Orang Dan Masuk Ke Dalam Wilayah.
Rashia Pergi Melihat Rakyat Wilayah Azalea Dengan Berkelling(Berjalan).Ia Memakai Pakaian Bisa Layanknya Anak Pedesaan.
Rashia Di Temani Ketiga Pelayannya Dan Ketiga Beastnya (Di Peluk Pelayan) Bekeliling.
Rashia Sampai Di Sebuah Gang "Tempat Apa Ini?"
"Ini..Tempat Untuk Orang Minun Nia(Nama Samaran)" Jawab Yara
Rashia Masuk Kedalam
"Nia" Tahan Yara
Rashia Melihat Yara Dengan Datar, Para Kstria Yang Sedang Memantau Melihat Ke Arah Rashia.
"Jangan Ke Sana Nona" Bisik Yara Sambil Melepaskan Tangan Rashia.
__ADS_1
"Jangan Sekarang Rashia" Ujar Laksita(Telepati)
Rashia Melihat Laksita
"Benar, Aura Mereka Di Sini Sangat Menjijikan" Lanjut Pinkky Sambil Berpaling.
Rashia Melihat Gang, Warna Gelap Bercampur Aduk Di Dalam Gang " Baiklah, Kita Mulai Dari Jalan Utama, Pintu Masuk"
"Baik Nona" Jawab Zena
"Huft" Pelayan Dan Ksatria Rashia Bernafas Lega.
Rashia Kembali Ke Sunflower(Nama Baru Kediaman).
"Selamat Datang Kembali Nona" Sambut Teman-teman Rashia Dan Juga Para Pelayan.
Rashia Terkejut, Mereka Semua Melihat Ke Arah Rashia Sambil Tersenyum
"Lama Tidak Bertemu" Rashia Melihat Dallen Dan Yang Lain
Mereka Semua Menunduk.
Rashia Pun Masuk Ke Dalam, Selsesai Membersihkan Diri, Rashia Pergi Ke Ruang Rapat Menumui Orang-orangnya Juga Dallen Dan Yang Lain.
Rashia Masuk, Mereka Semua Berdiri Lalu Menunduk.
"Nona Matamu?" Joy Terkejut Melihat Mata Rashia Yang Berwarna Hitam.
Rashia Tersenyum "Aku Baru Belajar Mengendalikan Kekuatanku, Jadi Ku Mulai Dari Mata"
Dallen Dan Leofrik Melihat Rashia.
"Bagaimana Kabarmu Bibi?" Rashia Melihat Madam Gilda
"Aku Sangat Baik, Terima Kasih Sudah Bertanya Nona"
Rashia Tersenyum Kecil "Apa Obat Itu Masih Ada?"
"Masih, Aku Baru Saja Membautanya. Obat Bibi Sudah Berkurang Jadi Aku Mebuatnya Lagi"
Rashia Tersenyum Lalu Mengangguk.
"Aku Dengar Beberapa Dari Kalian Ada Perkembangan?"
Dallen Dan Yang Lainnya Terseyum.
"Semua Berkat Anda Nona, Terima Kasih" Ujar Gart Lalu Menundukkan Kepalanya Di Ikuti Teman-temannya
"Baguslah Kalau Begitu" Rashia Meliihat Ivy Dan Desha Juga Beberapa Orang Yang Ikut Bergabung Dalam Pengajaran "Terima Kasih" (Telepati)
Ivy Dan Yang Lainnya Terkejut, Mereka Semua Berdiri Lalu Menuduk "Senang Bisa Membantu Anda Nona" Ujar Ivy , Desha Dan Yang Lain Bersamaan (Telepati)
Rashia Tersenyum.
__ADS_1