AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS

AKU PUTRI DARI SEORANG DUCHESS
MENGALAHKAN KIKKER


__ADS_3

Kastil Mulai Sibuk, Para Ksatria Menjaga Kastil Sedangkan Prajurit Dan Para Perompak Mencari Rashia Dan Venian. Teman-teman Rashia Juga Ikut Serta Mencari Rashia.


"PERGILAH KELINCI, TUNTUN MEREKA KE ARAH RASHIA" Ujar Laksita


"BAIKLAH" Pinkky Terbang Menyusul Para Prajurit, Sedangkan Laksita Turun Dari Balkon Kamar Rashia Dan Berubah Ke Wujud Aslinya.


Mereka Semua Terkejut Melihat Perubahan Laksita


"Beast Tingkat Tinggi" Batin Ivy Dan Yang Lain melihat Laksita.


Laksita Gugup Menunggu Tema-temanya Pulang, Ia Menatap Lurus Ke Arah Gerbang "KU MOHN KEMABLILAH DALAM KEADAAN HIDUP" Merasakan Kekuatan Besar Rashia Dan Kedua Breast Juga Hewan Siluman


***


Tome Dan Rashia Terlempar, Mereka Sampai Berbatuk Darah


"Dia Sangat Hebat" Batin Rashia Yang Bertahan Di Pedang Nya Agar Ia Tidak Jatuh


***


Ruang Kerja Duchess


Prang... Gelas Yang Di Pegang Duchess Pecah


"Nyonya" Adeena(Kepala Pelayan Rumah Tangga) Langsung Menghampiri Duchess


Duchess Terdiam Sambil Melihat Tangannya Yang Berdarah Karna Pecahan Kaca


"Nyonya, Anda Baik-baik Sja?" Tanya Adar


"Iya..Aku, Baik-baik Saja" Jawab Duchess Binggung


Adeena Langsung Mengobati Duchess Dengan Kekuatannya


***


Rashia Berfikir "Burung, Jika Hewan Itu Mati Apa Pengaruhnya Juga Kan Hilang?"


"Iya"

__ADS_1


"Baiklah Kalau Begitu" Rashia Menyeka Darah Di Mulutnya Lalu Mulai Mengeluarkan Auranya.


Aura Rashia Mulai Menyebar, Pedangnya Memancarkan Aura (Warna) Yang Sama Denagn Matanya


"Kau.." Tome Bangun Lalu Melihat Rashia


"Kau Tahanlah Venian, Biar Aku Yang Mengurus Hewan Menjijikan Itu" Kilat Menyambar


Kikker Merasakan Bahaya, Ia Pun Mepercepat Alunan Musiknya, Venian Berubah Menjadi Beast. Rashia Hanya Menatap Venian Dengan Dingin , Tome Juga Berubah.


"HATI-HATI" Ujar Tome


Rashia Mengangguk Lalu Berjalan Pergi Ke Arah Kikker, Venian Menyerang Rashia Tapi Di Halau Oleh Tome.


Rashia Mendekati Lalu Menatap Kikker Itu Lalu Tersenyum "Ternyata Bentukmu Benar-benar Menjijikan"


Kikker Memaikan Musiknya Tambah Kuat


Rashia Mulai Menyerang Kikker Dengan Membabi Buta, Pengaruhnya Kikker Pada Venian Pun Mulai Melemah


"Burung, Mulai Sekarng Aku Sudah Tidak Bisa Mengendalikan Kekuatanku" Ujar Rashia(Telapati) Dalam Keadaan Bertarung Dengan Kikker


"Ambil Yang Bisa Di Ambil Dari Tempat Ini Secepat Mungkin, Karna Takutya Goa Ini Akan Hancur Jika Aku Mengeluarkan Kekuatanku"


Awan Seluruh Wilayah Utara Sudah Gelap, Kilat Juga Menyambar-nyambar, Orang Yang Di Luar Goa Terkejut, Para Penduduk Keatakuan.


Tome Terkejut Melihat Rashia Yang Menyerang Kikker Dengan Kuat Dan Ia Tidak Membiarkan Kikker Mendapatkan Cela Menyerang Balik


Tome Melihat Venian Yang Tidak Stabil, Ia Dengan Cepat Melumpuhkan Venian


Rashia Menatap Kikker "MATILAH" Mengarahkan Tangan Ke Arah Kikker, Dengan Seketiga Petir Menyambar Kikker


"Huarkkkk" Jerit Kikker


Tome Terkejut, Tome Dengan Cepat Membawa Venian Pergi Dari Goa.


**


Kaluarga Kerajaan Belgium Merasakan Kekuatan Besar Yang Di Keluarkan Rashia, Tapi Mereka Berfikir Mungkin Anggota Keluara Kerejaan Yang Lain Sedang Marah Dan Mengeluarkan Kekuatan Itu.

__ADS_1


***


Setelah Mengantar Venian Keluar Dan Menyerahkan Pada Prajurit, Tome Kembali Lagi Ke Dalam Goa, Beberapa Prajurit Mengikutinya.


Rashia Masih Meyerang Kikker Dengan Kekuatan Langitnya "SEHARUSNYA KAU TIDAK MENYENTUH SESUATU MILIKKU"Dingin.


Kekuatan Rashia Tambah Kuat Sampai Mengakibatkan Goa Bergetar.


"HEY MANUSIA CUKUP" Teriak Tome Yang Terbang Mendekati Rashia Tapi Ia Terpental Mundur Karena Menghindar Petir Yang Hampir Mengenainya.


**


Flint Melihat Goa Yang Bergetar


"Prajurit Kekuaatan Bumi(Tanah)" Panggil Flint


5 Prajurit Maju Ke Depan


"Jaga Kestabilan Goanya" Perintah Flint


"Baik" Mereka Semua Mengankat Kedua Tangan Mereka Ke Arah Goa Dan Mulai Mengeluarkan Kekutan Mereka.


"Ugh" Para Prajurit Kesulitan Menahan Tekanan Goa


**


"HENTIKAN MANUSIA , DIA SUDAH MATI" Teriak Tome(Manusia)


Rashia Menurunkan Tanganya, Petir Pun Berhenti.


"Manusia.." Panggil Tome Perlahan-lahan Mendekati Rashia Yang Berdiri Diam


Rashia Menutup Matanya


"Rash..Hia"


Rashia Sempoyongan, Tome Menahan Rashia Yang Pingsan. Tome Melihat Kikker Yang Setengah Tubuhnya Hilang Menjadi Abu.


"Menyeramkan" Tome Mengangkat Rashia, Lalu Membawanya Keluar Goa

__ADS_1


__ADS_2