
Pesta Kerajaan Pun Selesai
Semua Keluarga Duke Pergi Ke Kamar Alana Sambil Membawa Bunga
Duke Dan Duchess Melatakan Bunga Di Depan Lukisan Alana
"Selamat Ulang Tahun Putriku" Ujar Duke
"Cepatlah Kembali Nak Kami Semua Sangat Merindukan Mu" Ujar Duchess Menaha Air Matanya
Kedua Kakak Alana Meletakan Bunga Mereka
"Selamat Ulang Tahun Alana, Cepatlah Kembali" Ujar Abizar Sambil Menangis
Afra Memegang Pundak Abizar Lalu Melihat Lukisan Alana "Ku Mohon Kembali Lah Pada Kami Dalam Keadaan Sehat Ana"
Duke Memeluk Duchess, Mereka Berempat Melihat Lukisan Alana
***
"Bangunan untuk para bangsawan buatlah 2 lantai, lantai atas milik anggota kerajaan"
"Baik"
"Ingat, Kita Adalah Wilayah Netral Jadi Cara Memperlakukan Mereka Semua Sama. Tapi Bukan Berarti Kalian Memperlakukan Mereka Seperti Rakyat Biasa. Maksud Ku Dalam Memperlakukan Mereka Dengan Sama Itu, Para Bangsawan Juga Harus Ikut Mengantri Untuk Pergi Ke Wilayah Azalea Begitu Juga Dengan Keluarga Kerajaan"
Ivy Dan Lainnya Saling Memandang Lalu Mengangguk
"Lalu, Untuk Kapal Yang Di Naiki Bangsawan Dan Rakyat Biasa Beda. Kapal Yang Ku Naiki Saat Ke Mari Waktu Itu" Rashia Melihat Dalbert
Dalbert Mengangguk.
"Tapi Nona, Biasanya Para Bangsawan Memiliki Kapal Mereka Sendiri" Ujar Desha
Rashia Diam Sambil Berfikir.
"Mereka Harus Membayar 300 Emas Untuk Berlabuh Dengan Kapal Mereka Sendiri, Itu Harus Di Tulis Di Buku Tersendiri. Siapa Saja Yang Ada Di Dalam Kapal Itu, Periksa Semua Yang Ada Di Dalam Kapal Itu, Entah Itu Barang Ataupun Orang. Jika, Mereka Menolak Pemeriksaan, Jangan Izinkan Mereka Untuk Berlayar Dengan Alasan Apapun" Tegas
"Baik"
"Sedangkan Untuk Biaya Para Rakyat Biasa, Kita Memiliki Kapal Kecil Kan?"
"Ada Nona, Kapal Kecil Kita Bisa Menampung 40 Orang" Jawab Levin
Rashia Melihat Levin Sambil Tersenyum Kecil "1 Orang 20 Perak Dari Umur 10 Tahun, Sedangkan Umur 6-9 Tahun Di Kenakan Biaya 5 Perak"
Mereka Semua Mengangguk.
Setelah Selesai Pembersihan Kerajaan, Raja Efrain Menetapkan Koin Perunggu Di Ganti Menjad Perak.
"Lalu Untuk Para Bangsawan Dari Umur 5-10 Tahun 40 Koin Emas, Lalu 11- Seterusnya 80 Koin Emas, Per-orang"
"Baik"
"Tuan Dalbert, Anda Yang Akan Memantau Pekerjaan Di Pelabuhan Oldbrook , Tuan Kelton Anda Memantau Pembangunan Pelabuhan Di Sini"
"Baik Nona" Jawab Kelon Dan Dalbert Bersamaan
"Dan Tuan Levin, Anda Yang Memantau Kapal-kapal. Jika Ada Yang Rusak Perbaiki"
"Baik"
"Selama Pembangunan, Ketua Flint Ku Serahkan Keaman Wilayah Padamu Dari Dalam Sampai Luar, Juga Pulau Di Sekita Wilayah. Berkeliling Lah Di Sekitaran Pulau-pulau Jika Ada Kapal Asing, Usir Keluar Jika Mereka Melawan, Bunuh" Tatap
"Baik Nona"
__ADS_1
"Ok, Kita Lanjutkan Pembahasan Ke Dua" Rashia Mulai Berfikir "Huftt"
"Nona" Panggil Yara
Rashia Melihat Yara
"Ini Sudah Larut Nona, Kita Bisa Melanjutkan Pembahasannya Besok" Ujar Raya Pelan
Mereka Semua Melihat Jam
"Benar Nona, Ini Sudah Larut" Ujar Ivy
"Baiklah, Kita Lanjutkan Besok"
"Baik Nona, Selamat Beristirahat" Ujar Mereka Semua
"Mau Saya Gendong Nona?" Tanya Dalbert
"Ah Iya, Tolong"
Dalbert Berjalan Mendekati Rashia
"Aku Saja" Ujar Venian(Manusia) Yang Tiba-tiba Masuk
Mereka Semua Terkejut
"Kau?!" Ujar Dalbert Mengingat
Venian Berjalan Medekati Rashia Tapi Di Halangi Dalbert
"Tidak Apa-apa" Ujar Rashia
Venian Tersenyum, Lalu Pergi Ke Arah Rashia. Venian Mengendong Rashia
Rashia Menutup Matanya Sambil Tersenyum "Kalau Begitu Jangan Bilang Padanya"
Venian Berjalan Kembali Ke Arah Kamar Rashia Di Ikti Ketiga Pelayan Rashia Yang Memeluk Pinkky Dan Lakista Yang Tertidur Karena Menunggu Rashia, Sedangkan Dalbert Dan Yang Lainya Terdiam
"Sejak Kapan Anak Itu Ada Di Dalam Kastil?" Tanya Dalbert
"Kami Juga Tidak Tau, Ini Pertama Kalinya Kami Melihat Dia" Jawab Ivy
Venian Yang Mendengar Percakapan Mereka, Tertawa Kecil Sedangkan Rashia Sudah Tertidur Di Pelukan Venian.
Besok Paginya.
"Hmm.." Rashia Berbalik, Berbalik Lagi, Berbalik Lagi, Ia Pun Bangun
"Apa Yang Terjadi Di Luar? Kenapa Berisik Sekali?"
"Penduduk Di Sini Sedang Demo" Jawab Venian(Singa Kecil) Melihat Dari Balkon
"He? Kenapa?"
"Karena Kau" Jawab Tome
"Haa" Rashia Kembali Tidur
Blar....(Suara Gemuruh Yang Kuat)
"Huaaaa" Teriak Mereka Smeua
"Nona Terbangun" Batin Dalbert
"Lagi" Ujar Venian
__ADS_1
Suara Gemuruh Di Sertakan Kilat Yang Menyambar-nyambar Di Sertai Awan Yang Mulai Gelap. Para Penduduk Ketakutan Mereka Pun Pulang Ke Rumah Mereka Msing-masing.
Jam 10, Rashia Bangun.
"Selamat Pagi Nona" Sapa Zena
"Pa..Gi" Kembali Tidur
Yara Mendekati Rashia "Waktu Tidurnya Sudah Selesai, Waktunya Mandi"
"Aku Masih Mengantuk" Ujar Rashia Malas
Yara Tersenyum Lalu Mengendong Rashia " Maaf Atas Ketidak Sopanannya Nona" Yara Berjalan Ke Arah Bak Mandi Lalu Meletakan Rashia Perlahan-lahan
"Wuaaaa" Teriak Rashia Kaget Terkena Air
Ketiga Pelayannya Tertawa Kecil
Satu Jama Kemudian Rashia Keluar Dari Kamarnya
"Selamat Pagi Nona" Sapa Para Pelayan Yang Sedang Membersihkan Kastil
"Selamat Pagi" Jawab Rashia
Mulai Sarapan...Selesai Sarapn Rashia Mulai Bekrja Lagi
Ruang Rapat
Rashia Melihat Tata Letak Wilayah "Tuan Kelton"
"Iya Nona?"
"Apa Kita Memiliki Pengadilan Sendiri?"
"Iya, Kita Memiliki Nya. Sejujurnya Para Penduduk Ada Yang Memonopolikan Gandum, Tanaman Lainya Dan Hasil Pendapatan Laut Nona, Jadi Viscount Terdahulu Menghukum Mereka, Dan Pengadilan Juga Di Gunakan Untuk Mengumpulkan Pajak Para Rakyat"
Rashia Mengangguk "Memonopolikan Ya.." Berfikir
"Benar Nona" Jawab Kelton.
Ivy Dan Yang Lainya Saling Memandang
"Pekerjaan Ke Dua" Ujar Rashia
Ivy Dan Lainya Bersiap Mencatat
"Buatlah Pengadilan Baru, Dan Buat Sedikit Lebih Besar Dan Sertakan Dengan Penjara Yang Akan Di Lapisi Sihir" Rashia Melihat Laksita.
Laksita Mengangguk, Ivy Dannyang Lainya Terkejut.
"Lalu Pengadilan Yang Sekarang Di Ganti Menjadi Ruang Debat"
"Ruang Debat?" Tanya Desha Bingung
"Aku Akan Mengumpulkan Rakyat, Para Pekerja Dan Juga Para Pelaut Untuk Mendengarkan Permintaan Mereka, Keluh Kesah Mereka, Apa Pun Itu. Pasti Mereka Memiliki Keinginan Mereka Sendiri Juga Aku Ingin Mendengar Pendapat Mereka Tentang Wilayah Ini"
Ivy Dan Yang Lainya Mengangguk
"Ok, Selanjutnya"
"Baik" Ivy Dan Yang Lainya Besiap Menulis
"Aku Sudah Merancang Bendera Yang Baru Beserta Lambangnya"
Mereka Semua Terekjut, Kecuali Ivy Dan Ketiga Pelayan Rashia.
__ADS_1