
Hari ini alyssah mulai kembali bekerja, pagi-pagi dia sudah menyiapkan keperluan Billah serta sudah membuatkan sarapan untuk adik-adik iparnya.
"Bu sini Billah biar lisyah mandikan dahulu.."ujar alyssah
"Gak usah kamu siap-siap saja,nanti telat loh.."ucap ibu mertuanya
"Gak apa-apa Bu masih setengah tujuh kok, masih ada waktu Bu.."tutur Alyssah
Lalu ibu mertua nya menyerahkan Billah untuk di mandikan alyssah,setelah Billah sudah rapih.
Barulah alyssah membersihkan dirinya untuk bersiap ke kantor.
Alyssah sudah rapih sekali,bahkan nampak beda dari biasa nya.
Terlihat Aan baru pulang dan berpapasan dengan istrinya.
"Mau kemana kamu, baru melahirkan saja sudah mau bergaya? Sindir Aan
"Gaya kepala mu..udah tau mau kerja untuk biaya hidup.."sindir balik alyssah
"Hah Ya Allah aku sudah gak sopan dengan suami ku,maaf kan hambamu Yaa Allah.."lirih alyssah
"Eh neng Alyssah sudah mau berangkat ya..sapa mama ayu
"Iya Bu, titip Billah ya Bu.."jawab alyssah
"Hati-hati nak,, sabar dan semangat ya.."ucap mama ayu seakan dia paham akan rumah tangga alyssah.
"Kalau aku jadi neng Alyssah sudah aku tinggalkan si Aan..kasian sekali nasib mu neng, cantik , baik ,sopan dan pintar..tapi nasib rumah tangga mu tak secantik wajah mu.."lirih mama ayu yang langsung masuk ke dalam rumah ibu mertua alyssah.
"Assalamualaikum Bu haji.."teriak mama ayu
"Waalaikum salam..masuk lah. Sudah di kasih tahu kan sama menantu ku? Apa saja yang kamu kerjakan Sri(nama asli mama ayu).."terang mertua alyssah
"Sudah Bu haji,, saya mulai dari bereskan rumah dulu ya..sambil saya mencuci.."tutur mama ayu
"Iya Sri..kalau untuk masak nanti aja sore ya, untuk makan siang tadi alyssah sudah memasak nya..jelas ibu mertua
Mama ayu mulai membereskan rumah, hendak mencuci piring nampak Aan sedang sarapan. Tanpa menoleh atau menawarkan Aan asyik sarapan sambil memainkan ponsel nya.
"Enak banget sih,kenapa ibu haji gak nasehatkan anak nya itu..dalam hati mama ayu sambil membereskan dapur
Pekerjaan pagi sudah selesai mama ayu pamit pulang dahulu, nanti sore akan balik lagi untuk menyetrika baju dan memasak makan malam.
__ADS_1
Sedangkan di kantor alyssah nampak bingung karena belum ada yang bisa dia kerjakan. Sampai akhirnya dia kesal dan masuk keruang Dody.
"Dod,, ini hari pertama gue kerja, masa iya cuma bengong aja.."gerutu Alyssah
"Memang pak Yudis belum kasih Lo kerjaan yang harus Lo kerjakan? Tanya Dody
Alyssah hanya menggelengkan kepalanya lalu tertunduk lesu.
"Sabar mungkin nanti ada kerjaan yang harus kerjakan, mungkin sedang di review dulu sama pak Yudis,bokap infonya seperti itu sih.."terang Dody
"Gue balik deh kalau gitu ke meja gue lagi,, semoga udah ada kerjaan buat gue.."sahut alyssah yang langsung berdiri dan keluar dari ruangan Dody.
Saat kembali kemeja nya nampak sudah ada tumpukan berkas yang harus dia kerjakan
"Alamak ini kenapa numpuk begitu banyak nya.."lirih alyssah
"Kan tadi kamu minta kerjaan yang bisa di kerjakan..itu"sambil menunjuk dengan jari nya
"Yang harus kamu kerjakan dengan baik.."ucap Yudis lalu dia pergi dari meja alyssah
"Hah nasib..nasib.."gumam alyssah
"Semangat.."alyssah menyemangati dirinya sendiri karena sudah ada yang harus dia biayai yaitu anaknya sendiri.
Sampai siang Alyssah gak ada kabar lagi ke Dody
Bahkan muka nya tidak terlihat karena tertutup oleh tumpukan berkas.
Yudis membawakan Alyssah makan siang merasa kasihan sudah ngerjain anak itu.
"Dimana itu anak kenapa ruangan nya kosong.."Yudis celingukan mencari alyssah
Yang di cari ternyata ada di bawah meja sedang menyusun map sesuai abjad, agar nanti di minta atasan nya dia gak perlu repot mencari nya.
"Apa yang kau lakukan di bawah meja,Syah? Tanya Yudis
"Yang bapak lihat saya sedang apa? Tanya balik alyssah
"Kenapa gak di atas meja,kenapa harus di bawah meja? Apa nanti kata karyawan yang lain? Ujar Yudis
"Apa karyawan lain yang bayar gaji saya pak? Kalau memang dia yang bayar saya akan ikuti aturan nya, bisa bapak lihat ini dokumen sangat berantakan jadi saya membereskan sesuai abjad agar tertata rapih, masa kantor sebesar ini dalam merapihkan file saja harus di perintah? Jawab alyssah sambil memicingkan matanya
Yudis menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal, ucapan alyssah sangat menyentuh hati nya. Kenapa sampai tidak berpikir seperti itu, Alyssah sangat rapih dan disiplin dalam bekerja serta dia juga pintar.
__ADS_1
Ucapan yang di lontarkan pak Dedy terngiang di telinga Yudis.
"Pantas pak Dedy sangat antusias memasukan alyssah bekerja di kantor nya.."gumam Yudis
"Ini makan siang dulu, nanti kamu kena maag kalau terlambat makan.."Yudis menyodorkan kotak makanan untuk alyssah
Alyssah menyambut nya dan mengucapkan terimakasih.
Dengan hati senang alyssah memakan hasil pemberian Yudis, dia makan sangat lahap bahkan dia melupakan Dody teman nya.
"Billah sedang apa ya? "Alyssah tiba-tiba memikirkan anaknya.
"Nanti aku telpon ibu saja, menanyakan apa Billah rewel atau tidak.."seru alyssah yang langsung menghabiskan makanan nya dengan cepat.
Sehabis mencuci tangan nya, alyssah mencari ponsel nya yang ada di dalam tas, lalu mendial nomor ibu mertua nya.
Alyssah : hallo Bu assalamualaikum
Ibu mertua : iya waalaikum salam,ada apa?
Alyssah : Billah gimana Bu, lisyah mau menanyakan nya saja
Ibu mertua : baik dia gak rewel malah anteng banget Syah, sudah kamu fokus kerja saja.
Alyssah : ya sudah Bu, terima kasih.
Alyssah langsung menutup panggilan tersebut, lalu melanjutkan pekerjaan nya lagi.
Tapi sebelumnya alyssah sholat Dzuhur dulu.
Yudis melihat alyssah masuk kedalam musholla di basement, dia memicingkan matanya harus nya dia tahu dekat pantry ada khusus untuk sholat karyawan.
"Apa memang dia belum tahu, kenapa staff yang lain tidak memberitahu alyssah, kalau pak Dedy tahu bisa habis aku.."lirih Yudis yang terus memperhatikan gerak gerik alyssah.
Alyssah selesai sholat langsung naik lagi ke lantai 10 ruangan tempat dia bekerja, di dalam lift dia bertemu dengan pak Dedy yang menyapanya.
"Lisyah dari mana kamu.."tanya pak Dedy
Karyawan yang ada di dalam lift nampak tidak Suka menatap alyssah.
"Habis dari mushola om, Yang ada di basement.."jawab alyssah
"Memang tidak ada yang memberitahukan mu, kalau setiap lantai ada tempat untuk sholat.."suara pak Dedy meninggi menatap geram.
__ADS_1
"Maaf lisyah gak tahu, om.."alyssah menjawab sambil menundukkan wajah nya saking takut dengan suara om Dedy.