Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB XLIX


__ADS_3

Di kediaman dody, nampak keluarga nya sedang berpikir apa akan memberikan Dewi kesempatan atau sesuai keputusan Dody berakhir saja.


Pak Dedy hanya ingin Dody memberikan kesempatan kepada Dewi satu kali saja, jika masih dengan sifat yang sama lebih baik segera akhiri.


Tapi tidak dengan mama Dody dia bersikeras tidak usah di lanjutkan saja karena percuma kalau dilanjutkan akan sama karena sifat Dewi yang curiga tersebut tidak akan bagus untuk karir anaknya.


Walaupun alyssah menjauh entah siapa lagi yang akan membuat Dewi cemburu.


Sifat seperti ini tidak akan baik untuk rumah tangga anaknya.


Mama Dody tidak suka wanita yang gila akan harta, dia menyukai wanita yang sederhana bahkan tidak sombong.


"Sebaiknya kita bahas lagi besok ya, mari kita istirahat dulu "ajak pak Dedy 


Mama Dody pun setuju lalu membaringkan tubuhnya di kasur dan memejam kan matanya tidak lama mereka sudah masuk ke alam mimpinya masingmasing.


Dody dikamar nampak berpikir dengan ucapan papanya itu tapi hatinya sudah terlanjur kecewa.


Dody jika sudah seperti itu akan sulit di taklukan lagi bahkan akan bersikap cuek banget.


"Dewi..Dewi aku pikir kau wanita yang bisa membuat aku bertekuk lutut tapi nyatanya aku salah.."lirih Dody dan tidak lama dia tertidur pulas.


"Kenapa jadi begini sih, Padahal kan wajar kalau gue cemburu sama si alyssah. Terus salah gue dimana coba"gumam Dewi di kamarnya 


Tety kakaknya pun mendengar penuturan adiknya dan hendak bertanya tapi dia urungkan karena matanya sudah mengantuk sekali.


Pagi hari nya nampak Cici sedang sibuk membuat sarapan nasi goreng.


Tidak lama alyssah membukakan pintu apartemen nya yang datang tidak lain dan tidak bukan siapa lagi kalau bukan Yudis.


Yudis sekarang lebih sering datang ketempat alyssah itu pun kalau ada Cici dia akan lama tapi kalo tidak ada Cici dia akan mampir sebentar saja.


Karena tidak enak jika dilihat keluarga Dody nanti nya.


"Idih cepet banget bang, Lo Dateng nya mau bantuin gue cuci baju dulu "seru alyssah yang sambil terkekeh geli.


"Mau ngepel sama bersihin apartemen kalau bisa "timpal yudis 

__ADS_1


"Ci, udah Mateng belom? Tanya Yudis 


"Bentar lagi dong? Mau telor ceplok apa ayam goreng ? Tanya Cici


"Kalau telor dadar bisa? Tawar Yudis 


"Okelah, duduk dulu tuh ada kopi tinggal di tuang aja ke cangkir"tunjuk Cici dan Yudis pun mengikuti arahan Cici 


"Billah pagi-pagi udah cantik banget sih? Ini keponakan nya siapa sih bikin om gumush jadinya nya."Yudis mengambil alih Billah dari tangan sri lalu mengajak bayi tersebut bermain.


Sedangkan alyssah sedang mandi untuk bersiap ke kantor karena hari ini pun dia lebih banyak diluar kantor.


"Udah sarapan bos? Sapa alyssah yang baru keluar dari kamarnya.


"Belum, lagi pesen telor dadar ala chef Cici "sahut Yudis 


Alyssah pun berjalan kearah dapur untuk melihat Cici ,ternyata sahabatnya itu sedang menata nasi goreng di piring.


"Wuih berasa breakfast di hotel ini"canda alyssah 


"Iya dong, kan gue lagi belajar jadi istri Soleha? Jawab Cici dan ternyata Yudis sudah bergabung dibelakang Alyssah.


Mereka berdua mencoba memakan nya lalu mencoba di suapan kedua dan seterusnya tanpa ada yang komentar satu pun.


"Woy pada lahap banget deh? Gimana? Enak ngga" Cici masih berharap alyssah dan Yudis memberikan komentar tapi ternyata sampai habis nasi goreng di piring mereka tidak ada yang komentar satu pun.


"Lumayan enak ci, kalo bisa bumbu nya Lo kasih udang ebi jadi lebih gurih lagi"ujar alyssah yang menyeruput teh manis buatan Sri.


"Sri sarapan, sini Billah kasih ke saya dulu. Karena saya jalan jam 8 jadi masih banyak waktu"ujar alyssah dan Sri pun menghampirinya memberikan Billah.


"Ci, kenapa Lo bengong bukan nya makan?tanya alyssah


" Mendadak kenyang? Sahut Cici 


"Mending Lo bikin makan siang terus Lo kirim deh ke rully pasti dia seneng"ide Yudis yang membuat Cici tersenyum.


"Eleh bilang aja kangen neng? Pake jual mahal, tinggal tanya udah sarapan belum? Sekedar mengingatkan aja ngga usah gengsi"tutur alyssah 

__ADS_1


"Iya nanti gue chat, gue makan dulu "jawab Cici 


"Iya ci, kita harus saling mengingatkan jadi satu sama lain saling di perlukan. Dan si pacar juga akan selalu berpikiran positif sama Lo nya "terang Yudis sambil memperhatikan Billah.


"Bener tuh, jangan kurang komunikasi yang di salahin orang lain"cebik alyssah yang masih kesal dengan dewi.


"Iya gue sampe ngga habis pikir banget ya? Sampe segitunya teman curiganya"timpal Cici 


"Sri bantu gue masak ya? Tapi tunggu Billah tidur saja"pinta Cici ke Sri dan Sri pun setuju mau membantu Cici sampai bisa.


"Sebaiknya coba menu ikan ci, atau udang biar semua masakan Lo bisa"ujar alyssah.


"Masak aja tumis cumi sama tumis mentimun. Itu enak loh? Seru Yudis yang membuat alyssah curiga.


"Nanti gue masakan buat Lo, sekarang gue mau belajar masak semur daging dulu"terang Cici 


"Kalau untuk kue nanti gue ajarin Lo juga kok? Timpal alyssah 


"Terimakasih kalian sangat besti sekaleee"peluk Cici ke tubuh alyssah.


"Eh kapan-kapan liburan yuk? Kemana gitu ? Ujar Yudis 


"Gue pengen jengukin septya aja bang, sekalian belajar berguru cake di sana"timpal alyssah yang membuat alis Yudis bertautan.


"Sepertinya pembicaraan gue dan Cici semalam adalah ide yang bagus bang. Udah saat nya gue hijrah dan menjauh dari semua orang yang ngga suka dengan gue, sepertinya gue lanjutin hidup di negara orang ngga ada salahnya kan? Terang alyssah karena menjauh dari keluarga Dody itu lebih baik.


Setelah akhir bulan ini, alyssah akan mengundurkan diri dia akan coba berjualan kue online dan menawarkan menu makan siang dan malam secara online saja.


"Pikirkan lagi Syah? Ngga usah hiraukan Dewi masa dengan begini Lo udah patah semangat aja, karir Lo bagus Syah? Ungkap Yudis 


"Bukan patah semangat tapi ini gue mau gali kemampuan gue soal bisnis sambil jagain anak"tutur alyssah 


"Sayang kepintaran Lo buat apa? Timpal yudis 


"Siapa tahu dari usaha kecil yang gue rintis bisa jadi usaha besar dan ilmu gue bisa berguna juga kan? Ujar alyssah 


"Sudahlah ngga salahnya di coba kalo gagal kan bisa melamar di perusahaan bokap gue, Amat sangat terbuka buat dia"tunjuk Cici yang memilih jalan tengah saja.

__ADS_1


Ide itu muncul begitu saja karena keahlian alyssah dan Cici ingin membuka usaha berdua.


__ADS_2