Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB XLIII


__ADS_3

Hari ini jadwal alyssah untuk datang ke pengadilan agama, dia tidak datang sendiri.


Pagi ini dia di temani Cici, bahkan ada Dody juga sedangkan adri sudah menunggu nya di ruang tunggu sidang.


"Maaf menunggu lama ya? Seru alyssah 


"Ngga kok, saya juga baru datang 15 menit yang lalu.."sahut Adri yang berjabat tangan dengan Dody.


Lalu Adri memberitahu bahwa sidang mediasi akan segera di mulai diruang khusus.


Alyssah mengikuti langkah Adri untuk masuk kedalam ruang mediasi.


Disana sudah ada Aan suaminya bersama temannya yang juga sebagai pengacara.


"Apakabar mu,Syah? Sapa Aan 


"Alhamdulillah seperti yang kau lihat, aku semakin baik-baik saja."jawab alyssah yang menjabat tangan suaminya lalu duduk berhadapan dengan suami yang hanya di halangi oleh meja.


Mediasi agak lama karena pihak Aan seperti sengaja membuat alyssah merasa jengah sekali.


Bahkan alasan yang dibuat tidak masuk akal, Aan masih mencinta istrinya.


Ingin rasanya dia muntah mendengar penuturan suami nya itu.


Lalu pihak jaksa mengabulkan permintaan alyssah karena banyak bukti chat bahkan saksi yang memberikan keterangan tentang perilaku Aan terhadap alyssah.


"Apa kamu tidak ingin melihat anak kita mempunyai keluarga utuh? Tanya Aan ketika keluar dari ruang mediasi?


"Pertanyaan konyol apa yang kau lontarkan kepadaku? Kemana saja selama satu tahun dari aku di nyatakan hamil bahkan sampai aku melahirkan? Apa kamu ada mendampingi ku? Yang ada di otak kamu hanya duit,duit dan duit? Tukas alyssah lalu berjalan meninggalkan Aan begitu saja.


"Dia bicara cinta setelah di gugat, kemarin kek sapi ompong ketika si Ely mempermalukan ku di depan orang banyak."kesal alyssah dia berjalan sambil mengoceh.


"Sudahlah,Syah..kuping ku sakit mendengar Lo nyanyi terus."ujar Cici yang menutup telinga nya karena alyssah mengoceh pas didepan kuping Cici.


Dody dan Dewi hanya tertawa melihat keduanya.


"Kita makan dulu ya? Ajak dody dan tidak lupa dia juga mengajak Adri untuk ikut bergabung dengan mereka.


Sekalian membicarakan kelanjutan Sidang Minggu depan.


Sesampainya di restoran alyssah dan Lainnya langsung mencari meja yang kosong.

__ADS_1


Cici nampak sedang sibuk dengan ponselnya, Dewi dan Dody memesan beberapa menu makanan.


Tidak lama Adri pun masuk dan bergabung di meja kita.


Adri membuka percakapan dengan Dody, aku hanya bisa mendengar saja.


Selang beberapa menit sambil menunggu makanan siap alyssah seperti biasa video call dengan Sri menanyakan Billah.


Selesai berbicara dengan Sri, makanan datang dan mereka mulai mengambil menu-menu yang mereka suka lalu memakannya.


"Apa kita akan kembali kekantor."tanya alyssah 


"Iya gue drop Lo di kantor ya? Nanti gue baru antar pulang Cici dan Dewi."terang Dody 


"Sebaiknya Lo anter kita kekampus aja deh, baru Lo berdua balik kekantor. Kita ada kelas nanti jam 2."ujar Cici 


Akhirnya Dody mengikuti saran Cici, dari tadi alyssah memperhatikan Cici yang nampak lain dari biasanya.


Alyssah ingin bertanya tapi mungkin nanti via chat saja, karena takut Cici malu atau tidak mau terbuka jika ada banyak orang.


Sesampai di kantor Alyssah Langsung bergegas masuk kedalam ruangan nya.


Terlihat Yudis yang sedang sibuk bahkan dia tidak mendengar alyssah sudah duduk di meja kerjanya.


"Iya tadi aku lupa ijin, tapi mungkin pak Yudis sudah beritahu."sahut alyssah lalu mencoba menghindari pak Dedy lewat sambungan telponnya.


"Ada apa pah? Tadi mencari lisyah? Tanya alyssah lewat telpon kantor.


"Papa hanya mau tahu saja hasil sidang mediasi tadi."ujar pak Dedy lewat telpon


"Oh alhamdulilah berjalan lancar dan Minggu depan sidang kedua."lalu pak Dedy menyudahi panggilan telpon alyssah dan alyssah pun kembali fokus dengan kerjaan nya.


"Lo lembur atau ngga Syah? Tiba-tiba Dody sudah ada di depan wajahnya


"Sial,.bikin kaget aja Lo? Ujar alyssah yang memukul Dody dengan map.


"Hahahahahaha Lo pikir gue hantu sampe loncat begitu."ledek Dody 


"Ngga gue gak lembur, ini berkas yang terakhir."alyssah menunjukkan map yang terakhir yang akan dia kerjakan.


"Syah bisa bantu gue ngga, ini agak sulit dari tadi gue ngga bisa-bisa, nanti keruangan gue ya? Mohon Dody dan alyssah ngga bisa menolaknya.

__ADS_1


Selesai dengan kerjaannya, alyssah cepat-cepat membereskannya lalu dia beranjak dari meja nya hendak keruangan Dody.


"Mau kemana,Syah? Tanya yudis 


"Mau keruangannya pak Dody? Dia mau minta bantuan saya pak."tutur alyssah dan Yudis hanya menganggukkan kepala saja.


Sebelum keruangannya Dody, alyssah terlebih dahulu menyerahkan berkas yang sudah dia kerjakan.


"Sudah selesai? Kapan kamu kerjakan nya? Tanya Yudis yang terheran-heran.


"Loh saya kan setelah makan siang sudah kembali kekantor pak,bapak saja yang ngga lihat saya? Terang alyssah lalu berjalan meninggalkan Yudis.


"Dod, mana Yang mau di kerjain? Tanya alyssah yang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu lagi.


"Kaget gue Syah, bisa ngga ketuk pintu dulu kek"ucap Dody dan alyssah hanya tertawa saja.


"Iya, maaf habisnya gue udah pengen cepat selesai biar gue bisa tidur."ungkap Alyssah yang membuat Dody sangat kesal.


"Ngga tidur ya duit, ngga bisa yang lain gitu alasannya. Kangen kek sama Billah atau mau belanja.."ujar Dody 


"Kalau kangen sih hampir tiap detik sama anak gue,"sahut alyssah yang sudah fokus dengan layar monitor komputer milik Dody.


"Nih, udah gue kerjain dan sisanya tinggal Lo ikut aja, "tukas alyssah lalu berdiri dan berjalan ke arah sofa.


"Kok, cepat tadi gue ngga bisa-bisa."ujar Dody


"Ya sudah kalau gitu, gue balik ya dan makasih yang tadi kalian sudah selalu ada buat gue."tutur alyssah 


"Kita kan sahabat jadi harus saling mendukung, apapun Masalahnya sebisa mungkin saling berbagi dan membantu."terang Dody yang membuat hati alyssah terharu.


"Gue mau hubungi Cici dulu ya."ujar alyssah lalu berjalan menuju ruangan dody.


"Ci, Lo lagi kenapa? Tadi gue perhatiin kek ada masalah."isi pesan Alyssah untuk Cici


"Nanti gue ketempat Lo, syah..bisa ngga gue nginep? Balasan pesan dari Cici dan alyssah langsung menjawab oke.


Setelah itu dia bergegas merapihkan meja kerja nya lalu berpamitan pulang dengan rekan satu timnya.


Selama perjalanan pulang, alyssah nampak sedang berpikir perkataan mantan suami nya tadi.


Apa ada yang dia sembunyikan atau dendam Eli yang sengaja membuat perceraian ini batal sehingga dengan begitu Alyssah akan terpuruk.

__ADS_1


Pikiran tersebut langsung di tepis oleh alyssah, bagaimana cara nya dia tetap akan bercerai karena memang di antara mereka sudah tidak bisa bertahan lagi.


__ADS_2