
Selesai sholat Sunnah duha, alyssah kembali keruangan kerjanya.
Atasan nya melihat alyssah sangat aneh, tadi marah sekarang dia senyum sendirian bahkan terlihat aneh.
"Hai, Syah lagi gak salah makan kan? Tanya Yudis
"Maksudnya apa ya pak? Saya baik-baik saja bahkan masih normal kok? Ujar alyssah yang melihat dirinya dari ujung kepala sampai kaki dari kaca yang ada di ruang kerjanya.
"Bapak kali yang aneh, dari tadi melihat saya aja. Awas nanti jatuh cinta, cinta kepada ku. Jangan-jangan jatuh cinta."ujar Tiya sambil bernyanyi
"Malah dia nyanyi, cepat bikin laporan kita mau ada meeting jam 11 nanti."perintah Yudis
"Yaah kenapa gak bilang sih dari tadi."kesal alyssah
"Hai saya dari tadi cari kamu, tapi kamu nya gak ada. Coba cek ponsel mu, ada gak saya gak hubungi kamu? Info Yudis
Lalu dengan cepat alyssah mengecek ponsel nya dan benar ada panggilan tak terjawab Sampai 10 kali juga beberapa pesan singkat dari Yudis serta teman-temannya.
"Genx maaf yah, siang ini di ganti sore saja ya? Gue ada meeting nih dadakan kek tahu bulat."isi pesan Alyssah di chat group
Lalu dia segera menyimpan ponselnya dengan secepat kilat dia menyelesaikan laporan Yang akan di pakai untuk meeting.
"Pak sudah selesai tolong di cek dulu takut ada yang kurang."pinta Alyssah lalu dia menyodorkan berkas tersebut ke Yudis
Yudis menerima nya dengan cepat dia memeriksa laporan tersebut.
"Sudah cukup dan tidak ada yang perlu di revisi lagi,apa kamu sudah pelajari laporan tersebut."tanya Yudis
"Alhamdulillah sudah pak, sambil mengetik saya menghapal nya."jawab alyssah yang masih sibuk merapikan berkas lainnya.
"Kamu sudah sarapan? Tanya Yudis
"Ini sambil makan pak, tadi pagi sempat melihat pemandangan yang membuat mood booster saya anjlok pak,"terang alyssah
Yudis melirik ke meja alyssah ternyata dia bekerja sambil mengunyah makanan.
"Makan dulu saja, baru kamu lanjutkan kerjaan mu."pinta Yudis
"Selesai makan dan selesai juga kerjaan kan enak berbarengan jadi indah kan pak."sahut alyssah
"Iya, bicara lawan kamu gak akan menang"cebik Yudis
Alyssah terus saja merapihkan data tersebut bahkan dia tidak sadar sudah ada Dody di depan nya yang sedang berkacak pinggang.
__ADS_1
"Woy, dari tadi gue di cuekin. Telpon dimana telpon? Tanya Dody yang merampas tas Alyssah dengan paksa.
"Apaan sih Lo, ganggu banget. Gak lihat gue lagi ngejar cuan, gue pengen bisa ketemu septya dan bisa jalan-jalan keluar negeri."terang alyssah
"Nah Lo gue telpon bahkan gue chat gak di jawab, sibuk banget apa? Kesal Dody
"Gak liat gue sibuk banget, bentar lagi gue mau meeting. Jadi enyah Lo dari hadapan gue."usir alyssah
Dody kesal sekali dengan alyssah dari pagi dia merasa di cuekin, tadinya mau curhat malah berakhir berdebat.
Yudis yang melihat kedua orang itu hanya menggelengkan kepala.
"Syah, udah sini nanti gue bantuin kerjaan Lo? Tawar Dody
"Tidak perlu, gue sudah mau selesai"jawab alyssah
"Ya udah gue tunggu sampe selesai ya."mohon Dody
"Gak bisa, abis ini gue mau meeting. Nanti aja kalau udah selesai meeting.emang Lo mau curhat apa sih? Tanya alyssah
Dody kembali terdiam, bahkan dia juga mengerjakan kerjaan nya di meja alyssah.
Sesekali dia melirik alyssah, lalu kembali fokus dengan kerjaan nya.
Yudis berdiri mengajak alyssah segera masuk keruang meeting.
"Hemmm sahut dody
"Dasar aneh, udah numpang di meja gue. Pake sok cool banget."gerutu Alyssah
Lalu alyssah mengikuti Yudis dari belakang menuju ruang meeting.
Tampak di sana sudah ada pak Dedy dan para relasi lainnya.
Alyssah terlihat santai karena dia pikir hari ini cukup menjadi pendengar yang baik.
Ternyata salah, justru dia diminta presentasi oleh pak Dedy dengan menghapal dikasih waktu hanya 10 menit untuk mempelajari penawaran perusahaan nya.
Alyssah panik dalam hatinya tapi masih terlihat santai di mata rekan yang lain nya.
"Syah yakin kamu bisa? Bisik Yudis yang terlihat khawatir
"Inshaa Allah bisa."bisik alyssah ke Yudis
__ADS_1
Alyssah pun maju untuk presentasi, dengan mengucap bismillah dia maju kedepan.
Dengan santai dia menerangkan ke untungan bahkan penawaran yang sangat menarik.
Cara penyampaian alyssah sangat menarik para relasi bisnis dari pak Dedy.
Ketika presentasi berakhir semua langsung menyetujui untuk bekerjasama dengan perusahaan pak Dedy.
Pak Dedy sangat puas dengan hasil kerja alyssah, bahkan akan ada bonus untuk tim nya Yudis karena hasil kerja nya yang sangat memuaskan.
"Tiap hari dapat bonus bisa-bisa kaya mendadak ini."seru alyssah
Yudis yang mendengarkan hanya terkekeh saja, bahkan dia hanya membalas dengan senyuman saja.
Yudis di kantor beda dengan Yudis jika sedang di luar,.jika di kantor dia sangat menjaga imagenya tapi ketika sudah di luar baru terlihat aslinya.
"Syah, berkas kamu mana? Adri menunggu mu di lobby dari jam 12 siang tadi."ujar yudis
"Yaa ampun kenapa gak bilang dari tadi sih pak? Sahut alyssah yang langsung memberikan semangat sebuah map berisi data diri nya.
Yudis mengambil dari tangan alyssah lalu dengan tergesa-gesa turun ke lobby.
"Sorry bro, kita baru selesai meeting."ucap Yudis yang merasa tidak enak.
"Iya tadi resepsionis juga kasih tahu gue, itu bocah nya kemana? Mata adri mencari sosok alyssah.
"Ada lagi ngejar berkas yang mau di tanda tangani sama relasi dari perusahaan lain."terang Yudis
"Kasihan saja, di usia nya yang harusnya bermain sana sini, cari kesenangan disana sini.dia malah harus bekerja."ungkap Adri yang membaca semua masalah alyssah.
"Sudah jalan takdir hidup nya, mungkin kita juga belum tentu bisa menjalani ini semua."timpal yudis.
Yudis mengajak Adri makan siang di dekat kantornya, dia juga mengirimkan pesan ke Dody dan alyssah untuk bergabung dengannya.
Alyssah nampak menyeret tangan Dody yang tidak mau jalan juga.
Bahkan di dorong-dorong sampai masuk lift, lalu di lobby kembali Alyssah di buat kesal oleh Dody.
Lo mau makan apa kaga? Lama-lama gue pites juga Lo? Cape banget dorong Lo,mana gue lagi lapar.."protes alyssah sampai melotot mata nya
"Gue gak lapar cuma pengen cerita aja,"jawab Dody sambil berdecak kesal
"Ya sudah sana,makan tuh galau. Inget galau juga butuh tenaga"ujar Alyssah yang meninggalkan Dody di depan lobby.
__ADS_1
"Lisyaaaahh, tunggu gue.."Dody mengejar Alyssah sambil berteriak
"Bisa gak volume suara Lo di kecilin, gak usah teriak kek bocah kecil."marah Alyssah