
Dennis meminta alyssah secepatnya untuk memberikan jawaban untuk pernikahan nanti.
Dennis tidak mau terlalu lama menunggu karena dia sudah kenal karakter alyssah.
"aku akan mencoba bertanya sama om ku adik dari ayah ku dulu!! karena aku butuh wali nikah."terang Alyssah.
"sebaiknya aku saja yang datang kerumah om mu? aku akan meminta restu dan juga meminta mu secara baik-baik."terang Dennis.
"akan aku berikan alamat nya dan juga nomor ponselnya tapi sebelum nya aku juga akan berbicara dengan om ku dahulu."jelas Alyssah.
Dennis sedang menidurkan Billah sampai balita tersebut tertidur di pangkuan Dennis juga.
"aku akan membawa Billah kekamar dulu."ujar Dennis.
Alyssah entah hatinya seperti bingung,apa bisa om nya akan menikah kan diri nya.
ada ragu di hari Alyssah karena sudah lama tidak bertemu dengan om nya.
Alyssah hanya bisa pasrah dan mungkin dia juga akan konsultasi.
"apa keluarga Dennis akan menerima dirinya dengan baik? atau dia akan di hina? gumam alyssah ragu.
Dennis pun keluar dari kamar Billah dan duduk di samping alyssah.
"apa yang sedang kau pikirkan? hmmm."tanya Dennis sambil merangkul bahu alyssah.
"tidak ada!! hanya saja..apa kau yakin akan menikah denganku? apa orang tua mu setuju? ujar Alyssah sedikit ragu.
"mereka sangat setuju dan bahkan mereka aku meminta menikahi diri mu secepatnya!! ucap Dennis.
"kau tahu ini campur tangan dari mama nya Cici juga, maka nya orang tua ku tahu siapa diri mu."ungkap Dennis.
"apa aku mengenal nya? karena saudara Cici banyak yang Alyssah kenal.
"sepertinya iya!! hanya saja mungkin kau tidak begitu dekat."jawab Dennis.
"baiklah aku akan kembali ke hotel dan besok aku akan menjemput mu."terang Dennis yang berdiri dan mengecup kening alyssah.
"hati-hati dan besok aku tunggu."jawab Alyssah.
karena hari semakin malam dan bisa saja Dennis tidur di tempat olin hanya saja Dennis sungkan karena ada Cici dan Rully.
"sepertinya mereka sudah istirahat."Alyssah mengerti kalau Dennis sedang mencari Cici,Olin dan Rully.
"baiklah dan Sampai bertemu besok ya!! ucap Dennis.
Dennis pun kembali ke hotel dan Alyssah langsung memilih beristirahat di kamar Billah.
"apa Dennis sudah pulang."suara serak Olin mengagetkan Alyssah.
"sudah dan aku pikir kau tidur di kamar mu."tanya alyssah
__ADS_1
"tadi nya tapi aku kepikiran Billah jadi baru saja aku pindah ke kamar Billah."terang olin yang langsung memejamkan matanya.
"dasar olin."gumam alyssah yang langsung mengganti pakaian nya dan merebahkan tubuhnya di samping Olin.
alyssah pun ikut tertidur di dengan cepat karena hari ini dia sangat lelah.
pagi nya Alyssah sudah terbangun,dia menyiapkan sarapan seperti biasa dan juga makan siang untuk Billah dan yang lainnya.
"apa kau akan bekerja? tiba-tiba Cici sudah ada di belakang nya.
"tidak aku di minta resign tapi aku sangat butuh pekerjaan ini."sahut Alyssah.
"apa kau tidak bicara dengan Dennis soal ini."ujar Cici.
"sudah dan dia meminta aku menjadi sekretaris nya."sahut alyssah.
"njat ingin menjadi seorang chef akan tinggal impian nih."ledek cici
"aku akan terus mencoba belajar membuat cake dan terus akan mencoba."ujar Alyssah dengan semangat nya tapi mendadak lesu lagi.
"kau tahu kalau Dennis meminta menikah secepatnya dan aku harus meminta restu terlebih dahulu, aku jadi bingung."terang alyssah.
Cici mengambil alih pisau dari tangan alyssah dan melanjutkannya membuat sarapan pagi.
"aku bingung apa om ku akan memberikan restu nya."gumam Alyssah.
"sabarlah dan semua pasti ada jalan nya."timpal Olin.
"aamiin."ucap cici dan Olin bersamaan.
sarapan selesai Olin dan alyssah masih duduk di meja pantry sambil meminum kopi.
Cici menemani Rully sarapan, Alyssah sedang tidak ingin sarapan pagi karena suasana hati nya sedang bingung.
"apa Dennis akan menjemput mu? tanya olin.
"iya mungkin sudah di jalan."sahut Alyssah.
"baiklah aku akan menjaga billah ya!! kau pergilah."ujar Olin.
"apa tidak merepotkan? tanya alyssah ke Olin
"ya ampun memang udah berapa jam Lo tinggal disini? kalau lagi bingung ngga usah deh mikir yang ngga penting."oceh Olin
Yang langsung di sumpel dengan roti mulutnya oleh rully.
"kakak tuh emang ya!! ngga ada sayang-sayang nya sama gue."kesal Olin.
"habisnya kalau udah keluarin jurus bawel ngga ada titik sama koma nya.paling ngga direm kek."ujar Rully
"yang salah mulut nya lah bukan aku."kesal Olin.
__ADS_1
"ate oyin,,ate oyin."panggil Billah
"hahahaha sini anak cantik? ayo sini kasih cium Tante olin."pinta Olin
Billah pun langsung berlari memeluk tubuh Olin dan mencium nya.
sedangkan bunda nya minta di cium malah di ledek dengan Billah.
"ini baru anak nya Tante olin kan? ujar Olin
"Iyah anat ate oyin."seru Billah mengikuti bicara nya Olin.
Cici sampai gemas melihat Billah yang sudah menirukan bicara Olin.
"apa dia akan memanggil Olin mama."ledek Cici.
"tentu biar Lisyah bikin lagi anak jadi Billah Anak gue."ujar Olin.
"Lo pikir gue pabrik anak main bikin saja."cebik Alyssah
ternyata Dennis sudah ada di ruang tamu dan hanya mendengar Perdebatan Yang ada di ruang makan.
Alyssah pun berjalan menuju ruang tamu.
"hai sudah sarapan nya? sapa Dennis.
"kamu kapan sampai nya?? kok ngga kedengaran ya!! tanya Alyssah.
"sejak kalian berdebat dan Billah bisa meniru kan bicara olin."jawab Dennis yang menarik tangan Alyssah untuk duduk di sebelahnya.
"aku akan pulang untuk meminta restu kedua orang tua mu dan juga om mu.nanti aku di antar Dody karena kebetulan dia ada meeting di Jakarta."terang Dennis.
"iya dia hanya satu Minggu di Jakarta."timpal Olin
"apa kau yakin akan bertemu dengan ayah dan bunda ku? Alyssah seolah tidak percaya itu.
"sangat yakin dan sudah waktunya mereka tahu tentang mu dan Billah."ujar Dennis.
"iya, Syah dan apa salahnya di coba dahulu!"timpal Cici.
"aku percaya dengan kalian dan semoga ayah ku bisa berdamai dengan ku."ucap alyssah.
"sudah jangan bingung dan sedih lagi karena ini sudah saatnya kau bahagia."seru Olin.
"iya,Ayo semangatlah!!! jangan takut semua akan mendukung mu dan kau akan tetap menikah!! apa pun yang terjadi "ucapan Rully membuat Alyssah tersenyum dan mengucapkan terimakasih.
"ayo kita ke kantor ku dahulu dan bawa anak ku."ajak Dennis.
"eits pergilah tidak ada yang bisa membawa anak ku."usir Olin.
Alyssah hanya memberikan kode ke Dennis dan Dennis paham.
__ADS_1