
Tiap pagi alyssah harus berdebat dengan mertuanya. Karena kehamilan alyssah membuat badannya agak lemah dan sering muntah-muntah
gak ada makanan masuk sama sekali di perutnya
"eleh manja banget paling juga drama gak mau masak"sindir nur adik iparnya
"masak lah kalau kamu lapar,yang laparkan perutmu kenapa harus orang lain yang kamu harapkan untuk memasak"kesal alyssah
selama ini aku gak membantah karena badan ku masih fit tapi saat ini aku benar-benar gak kuat, apa ibu waktu hamil gak merasakan ngidam atau mual bu? Coba kalian ada di posisiku sekarang" tutur tiya sambil pergi meninggalkan rumah
rasa nya udah gak kuat banget ya? Ini keluarga hati nya dari apa sih.. bunda aja selalu menghargai kakak iparku bahkan bunda sungkan untuk memerintah apa lagi menyuruh dengan kasar
aan kemana sih udah 2hari gak keliatan, apa nanya aku sehat apa gak sama calon bayi nya"
seribu pertanyaan dan uneg-uneg dia keluarkan sambil berjalan gak kenal arah.
sampai depan supermarket gak sadar alyssah berjalan cukup jauh. Nampak seorang ibu menatap nya dari jauh penuh kerinduan.
"Lisyah.. lisyah "panggil sang bunda
Seperti suara bunda tapi apa mungkin atau aku hanya rindu"bathin alysah
lisyah ini bunda nak"sang bunda menepuk bahu anak nya.
Bunda hiks..hiks lisyah kangen sama bunda.. hiks..hiks kedua nya berpelukan dan sang bunda terus menciumi anak nya sudah hampir 1 tahun gak ada kabar cerita karena sang ayah benar-benar melarang untuk berkomunikasi
"kamu kurus banget nak? Anak bunda cape ya?
"gak bund mungkin karena kuliah dan pulangnya langsung kerja jadi agak turun berat badan ku bund? Terang alysaah
kamu seperti sedang hamil nak? Sang ibu meneliti wajah anaknya
alyssah tertunduk ragu dan dia hanya mengangguk dengan samar.
sang bunda menatap dengan bahagia tapi ada keraguan di hatinya,seperti nya anak nya tidak bahagia,seperti tertekan.
"selamat ya nak,, jaga kesehatan dan makan yang banyak nak buat calon bayi kamu karena kamu gak makan sendiri ada calon anak yang ikut makan juga"tutur sang bunda
sang bunda terus menasehati alyssah ditambah kangen nya sang ibu.
bund sudah siang.. nanti bunda di cari sama ayah kalau kelamaan diluar? Ujar alyssah
__ADS_1
"ayah sedang ke makassar nak.. sepupu kamu ada yang menikah dan lusa baru pulang"ucap bunda
"bunda kok gak ikut?
bunda hanya menggeleng kepala nya.
bunda pingin ketemu kamu sebenarnya tadi bunda sudah mau kekampus kamu syah" tapi bunda mampir ke supermarket dulu untuk membeli buah kesukaan kamu dulu" terang sang bunda
beberapa hari ini bunda gelisah mikirin kamu nak?
menatap anak nya penuh tanda tanya
"bund bentar lagi lisyah harus ke cafe kalau gak keberatan bunda ikut aja ke cafe tempat alyssah kerja"ajak alyssah
"boleh bunda ikut nak? Bunda gak akan ganggu kamu kerja nanti kalau kamu sudah masuk bunda akan pulang kok? Besok kita ketemu lagi nanti bunda masakin sop kesukaan kamu nak"tutur bunda
alyssah memeluk sang bunda dengan haru, waktu masih tinggal dengan bunda nya alyssah merasa bunda terlalu sayang dengan kakak-kakak nya dan adik nya saja. Tapi ternyata pas berjauhan ternyata sayang nya sang bunda pun sekarang dia bisa rasakan.
sambil menepuk bahu anak nya dan mengusap lembut rambutnya
"jangan menangis kasihan bayi kamu yang di dalam perut pasti ikut sedih"
"kuatlah nak jangan pernah mengeluh dengan keadaan. Mungkin ALLAH memberikan cobaan ini untuk mu tapi bunda yakin ada akhir yang lebih baik dari ini"pesan sang bunda.
Didalam mobil alyssah sudah agak lega karena semua beban dihati nya menguap begitu saja ketika dia mulai cerita dengan bunda nya.
"kalau masih bisa di perbaiki tolong di perbaiki tapi kalau sudah tidak bisa bertahan,pergilah raih kebahagiaan mu dan besarkan anak mu penuh dengan kasih sayang, contohkan sopan santun selalu menghormati orang tua" nasehat bunda
sangat berarti,bunda adalah orang yang lemah lembut dan patuh sebagai istri.
Semoga lisyah bisa seperti bunda ya.. penuh kesabaran menghadapi ayah"tutur alyssah
gak terasa sudah sampai di cafe tempat alyssah bekerja.
bund lisyah masuk dulu ya? Bunda mau coba minum dan makan donut disini? Tanya alyssah
enak kok bund.."
"lain kali aja nak.. bunda pulang dulu dan kamu hati-hati jangan cape-cape dan jangan lupa makan"sambil mencium kening anaknya bunda pun kembali masuk ke dalam mobil,air mata sang bunda langsung jatuh tanpa di minta.
sesak di dadanya liat sang putri harus berjuang bekerja untuk membayar kuliah belum lagi anaknya sedang hamil muda.
__ADS_1
akhirnya setelah bunda pergi aku langsung bergegas keruang ganti baju, aku pun melangkahkan kaki menuju pantry
"gak kecepetan syah? Ujar teti.. apa kamu gak masuk kuliah hari ini
"gak kak hari ini aku gak masuk tadi aku ketemu bunda kak? Jawab alyssah
"syukurlah,bunda sehat kan syah? Tutur teti
"sehat kok kak"ucap alyssah
"Kamu istirahat dulu. Jam kerja kamu kan belum dimulai jadi bisa duduk dan makan dulu tadi dewi nitip makan siang buat kamu tuh ada di loker kakak, tunjuk teti
"dewi kesini kak? Tanya alyssah
"Gak dia hari ini juga gak masuk kuliah syah, lagi kumat males nya, hahaaaha jawab teti sambil melangkah menuju meja kasir.
Alyssah pun memakan kotak makan titipan dewi
tiba-tiba pikiran nya melayang mengingat suami nya.
Kenapa aku merasa aan kembali seperti dulu ya dengan kesibukan yang gak jelas banget.
berarti benar kata bunda dan teman-teman aku harus benar -benar fokus sama kuliah dan kerjaan ku.
tiba-tiba ada pesan masuk
Ibu mertua: kalau pulang bawa makanan syah dan bawa uang cash,ibu lagi butuh duit untuk bayar listrik dan spp soleh
alyssah mengabaikan pesan masuk dari ibu mertua nya, selesai makan aku langsung mencuci kotak makan lalu aku simpan kembali di loker kak teti.
aku mulai membantu teman-teman menyiapkan pesanan pelanggan. Dari mulai menata makanan membersihkan piring dan menyiapkan pesanan es kopi.
"syah ada yang cari kamu"teriak sari
"siapa ya sar??
"Coba kamu temuin dulu seperti nya penting"ucap sari
"bilang aja aku masih kerja dan tunggu jam istirahat aja? Ujar alyssah
"minta tolong ya sar dan makasih maaf jadi merepotkan"terang alyssah.
__ADS_1
"Gak apa-apa, ya sudah aku ke depan dulu ya. Sari pun kembali ke depan untuk melayani pelanggan cafe.