Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB LXXXII


__ADS_3

curahan hati septya membuat alyssah dan Olin merasa iba.


bahkan mengingat septya hamil juga karena di bohongi oleh kekasihnya.


alyssah dan Olin hanya bisa menitipkan pesan untuk menjaga sahabat nya dan jika suatu hari nanti ada masalah.


Olin meminta Jeff membawa septya kepada Olin yang akan menjaga nya.


setelah acara itu baik alyssah atau septya belum bertemu lagi karena Alyssah akan menyiapkan pernikahan nya.


"sudah siap semua kan? udah terdaftar di kantor catatan sipil."tanya olin


"sudah di bantu Dody dan makasih ya untuk kalian berdua sangat sabar membantu aku dan Dennis."ucap alyssah


"kita sudah seperti saudara jadi apa pun itu!! kita akan saling membantu."jawab Olin.


"aku ngga menyangka bisa bertemu dengan orang yang mau hidup bersama aku dan Billah. bahkan dia sangat menyayangi Billah."tutur alyssah.


"jalan hidup kita ngga pernah tahu kan? yang mau menikah Cici dan kakak ku tapi ternyata malah Lo duluan."terang olin


"hahahaha iya ya..sampai ngga kepikiran kesana juga sih."sahut alyssah


"nah sekarang raih kebahagiaan Lo dan jangan pernah melihat kebelakang lagi ya."pinta Olin


"makasih ya Lin dan semoga Lo berdua bisa nyusul gue dan Cici."ucap alyssah.


mereka asyik bercerita bahkan mereka tidak tahu jika Dennis sudah ada di ruang tamu menunggu mereka berdua bergosip.


"ehemm apa sudah selesai? tanya Dennis


Alyssah dan Olin pun menoleh secara bersamaan


"dennis kapan tiba."seru Olin


"sudah dari 20 menit yang lalu."sahut Dennis sambil berjalan mendekati Alyssah dan memeluk calon istrinya itu.


"papa mama ku nanti malam baru tiba, jadi besok kita menikah mereka hadir."terang Dennis.

__ADS_1


"oh ya?? gimana Restu dari ayah dan bunda ku."Alyssah sedikit sedih.


"mungkin om mu yang akan melakukan video call pas acara nikah kita nanti."bohong Dennis yang mengedipkan mata nya ke arah Olin.


Olin pun paham arti nya dan Olin ikut senang ayah dan bunda Alyssah merestuinya.


"mana anak ku? hmmm."Dennis mencari Billah dan langsung naik untuk masuk kekamar Billah.


"yang di cari bukan aku tapi Billah."gerutu Alyssah


"hahahhaa kalah pamor Lo sama anak Lo."ledek Olin.


Cici baru masuk sehabis belanja oleh-oleh karena setelah pernikahan sepupu nya itu dia akan pulang untuk menyiapkan pernikahan nya juga.


"gila banyak bener itu oleh-oleh apa souvernir nikahan."canda Olin.


"iya ya kenapa ngga untuk souvernir saja ya."Cici mulai berpikir kearah sana.


Alyssah hanya menepuk jidat nya saja, karena memang belanjaan Cici seperti untuk satu RT.


besok nya pernikahan Alyssah dan Dennis di gelar jam 9 pagi. nampak hadir orang tua Cici dan orang tua Dennis bahkan sepupu Cici Hadir smua karena Alyssah kenal dekat dengan mereka semua.


Alyssah nampak sangat gelisah walau pun mama nya dody menenangkan diri nya tapi tetap saja dia merasa tidak tenang .


tibalah waktu ijab Kabul di taman belakang rumah Olin.


Alyssah melihat di sekeliling semua teman dan juga keluarga Dennis sudah duduk rapih.


ada yang membuat Alyssah meneteskan air matanya karena ada bunda dan ayah nya yang sudah duduk di meja untuk mendampinginya.


bahkan ayahnya sambil memangku Billah dan Billah nampak sangat bahagia.


"jangan menangis nanti di fotonya kurang bagus."bisik Cici.


Alyssah hanya tersenyum dan mengusap air matanya.


Dennis menyambut tangan Alyssah dan menuntun nya untuk duduk di samping nya.

__ADS_1


"kau sangat cantik bahkan aku sampai tidak mengenali calon istri ku."bisik Dennis


"terimakasih dan aku akan selalu mengucapkan itu untuk mu."jawab Alyssah.


Dennis dan Alyssah pun sudah sah menjadi pasangan suami istri.


pelukan dan tangis pun pecah ketika ayah Alyssah berdiri dan memeluk anak nya yang sangat dia rindukan.


"kau sehat nak? apa kau bahagia ayah datang."ujar ayahnya.


"aku sangat sehat ketika melihat wajah ayah."jawab Alyssah yang masih terus memeluk ayahnya.


"sudah ayo kita foto bersama dan usap air mata mu karena ini hari bahagia bukan untuk bersedih."ajak bunda nya


semua mengucapkan selamat kepada alyssah dan Dennis


bahkan Dennis tidak membiarkan tangan nya lepas dari tangan Alyssah.


dan sebelah tangan nya dia gunakan untuk menggendong Billah.


hari yang sangat spesial dan tidak akan di lupakan Alyssah seumur hidupnya.


di mana ayah nya memberikan restu dan memaafkan semua kesalahan nya.


hari-hari Alyssah sangat bahagia karena Dennis benar-benar menepati janji nya.


bahkan alyssah sudah mengandung anak dari Dennis dan kali ini dia bisa merasakan di jaga ketika sedang mengandung.


Billah semakin besar dan sekolah play group, Dennis yang setiap hari mengantar dan menjemput nya ke sekolah.


begitu pun dengan septya dan Cici mereka juga sangat menikmati pernikahan nya.


mereka masih saja bertemu bahkan berniat menjodohkan anak-anak mereka.


...****************...


...TAMAT ...

__ADS_1


__ADS_2