Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB LIX


__ADS_3

"sini,Syah ada yang ingin kita bicarakan."seru Cici dan melirik ke arah Sri yang sudah selesai sholat langsung kedapur.


"Makan dulu, Sri nanti kamu sakit lagi."ucap Yudis 


Lalu merekapun berpindah keruang tv sambil masing-masing membawa kopinya.


"Ada apa sih? Serius banget? Tanya alyssah 


"Ya udah duduk aja dulu, ini gue mau cerita sama Lo."jawab Olin yang memilih Duduk di bawah dengan karpet.


Lalu mereka hening sejenak karena sedang memilih kata-kata yang tidak membuat alyssah syok.


"Malah pada diam sih."membuat Alyssah penasaran.


Lalu olin membuka pembicaraan karena mendapatkan kode dari kakaknya.


"Tadi Lo kan di jalan gelisah banget tuh, dan gue memutus untuk pulang ke apartemen Lo ini. Tapi pas gue sampai tadi ternyata ada teman Lo itu si Dewi sedang marahin Sri, bagus untung gue naik ojeg ya jadi bisa cepat sampai dan dia gue hajar lalu gue Tarik Sampai lobby dan sekarang dia berakhir nginep di hotel? Ungkap Olin


"Hotel maksud Lo? Lo ajak dia ke hotel gitu? Tanya alyssah 


"Bukan hotel yang ada di pikiran Lo Syah!!! Tapi di kantor polisi tadi itu Sri sama Olin di mintai keterangan dan gue sama Rully yang jaga Billah."terang Cici 


"Kok dia gak ada kapoknya ya? Padahal sudah Lo kasih bogem tapi tetep aja masih nyalahin gue terus."lirih alyssah yang sudah merasa bingung harus gimana lagi.


"Apa sebaiknya gue terima tawaran Lo aja deh,Lin? Tutur alyssah 


"Gue sih hayoo aja, tapi balik lagi aja ke Lo nya. Siap apa ngga? Jangan sampai sana nanti nya Lo minta pulang."ledek Olin


"Ya ngga lah tapi gimana Sri? Tiba-tiba dia gak tega kalo Sri tidak bekerja lagi.


"Sri ikut kerumah gue lagi lah,Syah."timpal Cici


Lalu alyssah pun terdiam dan mulai berpikir yang lain hanya bisa kasih semangat yang terbaik untuk alyssah.


Yang sekarang dia pikirkan apa dia harus ngulang lagi kuliah sedangkan sebentar lagi dia akan lulus.


"Apa Lo pikirin soal kuliah Lo? Tanya Yudis dan alyssah pun mengangguk kepalanya.


"Bisa Lo selesaikan kok dan kita akan jaga Lo sampe Lo wisuda, saran gue sih lebih baik pindah dulu aja. Cari yang lebih aman lagi."terang Yudis.

__ADS_1


"Yang aman dimana lagi, cuma hanya saja memang apartment nya kurang sedikit penjagaan saja sih."ucap alyssah 


"Kita bisa kok minta ke danru nya untuk menitipkan pesan agar, yang mau masuk ke unit ini hanya orang-orang tertentu saja."terang Cici 


"Oh iya kan gue juga mulai Hari ini udah tinggal disini,Syah!! Jadi bisa kok jagain Lo."ungkap Yudis.


Alyssah nampak diam dan mungkin sedang berpikir. 


"Lagi pula gue ngga salah apa-apa kok, kenapa gue harus takut sama Dewi. 


Mungkin sikis nya dia udah mulai terganggu kalo."ujar alyssah 


"Iya orang kayak gitu sih. Awalnya aja terlihat baik,tapi setelah apa yang dia mau sudah di dapat kita di singkirin."timpal Cici 


Lalu alyssah berdiri dan menuju dapur, dia hendak mengambil cemilan yang tadi pagi dia buat.


Alyssah coba membuang rasa takutnya itu, kalau dia penakut gimana bisa menjaga anaknya nanti.


"Semangat semoga jualan gue bisa laris."gumam alyssah dalam hatiny, menyemangati dirinya sendiri.


Tidak lama ada masuk notifikasi dari ponselnya.


Teman-teman nya banyak yang mau memesan kue dan alyssah tersenyum lebar.


"Wah Alhamdulillah banget, besok kita sudah bisa terima orderan Sri. Saya dapat 20 box yang pesan cake margarin."seru alyssah 


"Alhamdulillah ya mbak."sahut Sri


Lalu alyssah mencatat beberapa bahan yang kurang lengkap.


"Kalau mau belanja biar gue aja deh,Syah? Sekalian gue mau stok kulkas."tutur Cici


"Yaah Lo kan semua tamu, masa kalian yang belanja."alyssah sungkan karena takut merepotkan mereka.


"Yah gue pada tahu diri kali, bukan tamu juga gue malah penghuni rumah Lo."jawab Cici dan ternyata Rully mau mengantarkan Cici belanja.


"Ayo kita belanja sekarang, selagi aku gak ada praktek siang sampai sore ini."ajak Rully 


Dan Cici pun merasa senang karena calon suaminya perhatian.

__ADS_1


"Olin mau ikut ngga? Ajak Cici 


"Ngga gue mau main game aja sama bang Yudis."seru Olin karena mungkin dia badan nya merasa cape.


"Jangan di paksa kalau seperti itu dia lagi cape badannya, Yang ada nanti nyusahin kita di jalan."bisik Rully


"Kakak ih emang Oli nyusahin. Ngga minta gendong juga kalau cape."ternyata Olin mendengarkan kakaknya yang berbisik ke telinga Cici, jarak antara Cici dan Olin dekat sekali.


"Ya sudah kita pergi dulu ya, mana yang mau di beli? Pinta Cici ke alyssah.


Lalu alyssah menyodorkan kertas catatan belanjaan.


"Beneran nih? Gak merepotkan kalian? Tanya alyssah 


"Iya ngga kok, udah sih kek sama siapa saja!! Sahut Cici


"Sri mau ikut ngga? Ajak Cici


"Ngga mba, takut Billah bangun dan nanti mba alyssah repot buat kue untuk tester lagi."jawab Sri 


"Billah sama saya aja,Sri dan ada Olin dan bang Yudis juga. Kalau kamu mau ikut gak apa-apa kok!! Terang Alyssah.


"Ngga usah deh mbak Cici, biar mbak Cici berduaan saja dengan mas nya."Sri tidak enak dan takut merepotkan.


"Ya sudah deh, mungkin kalian masih cape. Jadi nanti lain kali kita semua belanja bareng ya? Ujar Rully.


Cici dan Rully pun pergi meninggalkan apartemen alyssah mereka menuju toko grosir kue terlebih dahulu baru ke supermarket.


Sebenarnya Cici lebih senang ke pasar biasa karena harga nya jauh lebih murah.


Berhubung sudah sore takutnya sudah banyak yang tutup.


Semenjak belajar masak dia jadi tahu harga-harga sembako dan sayur-sayuran.


Alyssah yang mengajarkan dia untuk berhemat dan untuk kwalitas hampir semua sama.


"Apa sudah semua yang kau beli? Tanya Rully 


"Sudah, maaf ini sengaja aku lebihkan belinya biar alyssah ngga bolak balik harus ke toko bahan kue lagi."terang cici

__ADS_1


"Kamu harus kasih dia semangat jangan pernah berpikir seperti yang teman kamu pikirkan ya. Aku tahu alyssah sejak di sekolah menengah atas, dia anaknya lurus-lurus saja jika membantu pasti akan tulus."ungkap Rully yang menggenggam tangan Cici.


"Iya sayang aku percaya kok dengan ucapan mu, dan yang aku tahu alyssah itu dengan dody memang seperti adik dan kakak.justru Dody tanpa alyssah ngga bisa mengerjakan tugas kampus,selama ini alyssah yang membantu Dody mengerjakan nya karena Dody sibuk dengan kerjaannya."terang Cici.


__ADS_2