
alyssah memulai mencari pekerjaan di sebuah cafe atau toko bakery.
dia melamar bukan sebagai staff atau waiters tapi dia ingin dia bagian pantry.
Alyssah ingin mengembangkan lagi bakat membuat kue atau memasaknya.
"apa kau tidak cape bekerja di bagian dapur? memasak itu kan sangat lelah jika di restoran."protes Olin.
"tidak aku sangat menyukai itu dan pekerjaan nya pun tidak seperti waiters."sahut Alyssah yang sudah bersiap-siap untuk interview pagi ini.
"apa kau akan menjaga billah? tanya alyssah
"tentu aku akan menjaga adik ku."sahut Olin
"tidak kuliah? kenapa? tanya alyssah
"aku hanya tinggal menyusun skripsi dan itu bisa kapan saja."sahut Olin sambil membuat teh.
"semangat,Lin bagaimana pun harus selesai dan aku akan membantu mu."seru alyssah.
"aku masih ingin di sini jika lulus kuliah nanti dan ingin bekerja disini juga."ucap Olin.
"memang siapa yang meminta mu untuk pulang."tanya Alyssah penasaran.
"Dody yang meminta aku untuk tidak tinggal lagi di sini dan bekerja di Jakarta."kesal Olin.
"bicaralah baik dan buruknya seperti apa!! jangan saling memaksa karena tidak akan baik ke depannya."tutur Alyssah.
"iya memang perlu di bicarakan dan aku pasti akan coba bicara dengan Dody nanti."jawab Olin.
"baiklah aku berangkat dulu ya?? seru alyssah.
Olin memberikan semangat kepada alyssah dan Olin berjanji akan terus bersama dan menjaga billah.
saat ini Olin merasa kalau Dody terus mengatur hidupnya, apa mungkin karena Olin biasa bebas dalam Arti kata kemanapun dia pergi tanpa harus ijin tapi sekarang jauh berbeda dia harus ijin dahulu.
"Olin dimana septya kenapa sepi sekali."tanya septya yang baru datang sehabis pulang cek up.
"dia hari ini melamar kerja dan langsung interview!! kau mau minum apa? tanya olin.
"apa saja boleh dan mana Billah? mata septya mencari keberadaan balita tersebut.
"oh ada sebentar aku panggil dia sedang senang belajar jalan."terang olin sambil tertawa.
"Billah sini sayang..ada aunty septya!! ayo lari kejar aku."canda Olin.
benar saja Billah pun berjalan kadang jatuh lalu bangkit lagi sambil tertawa.
"Billah pintar sekali..ayo sini sayang."teriak septya
mereka bertiga bermain dan sampai lupa waktu makan siang.
ternyata Alyssah sudah kembali dan segera memasak untuk makan siang karena ada septya.
"bagaimana hasil nya? hmmm."tanya Olin.
"aku di terima dan mulai lusa aku bekerja sebagai pembantu chef."terang Alyssah sambil memasak.
__ADS_1
"untuk masakan atau cake? tanya olin lagi.
"masakan dan dessert saja."tutur Alyssah
"bawakan ini untuk septya dan kita akan makan di ruang tamu saja."pinta Alyssah
Olin membantu alyssah membawa piring serta minuman dan mereka akan makan siang di ruang tamu.
"apa Dody tidak datang? tanya septya
"aku belum tahu dan dia suka datang kapan saja."ucap Olin
"apa kalian baik-baik saja!! selidik septya.
"yeah hanya saja aku lagi ngga mau terlalu banyak di atur olehnya."sahut Olin.
"mungkin hanya perhatian saja takut kamu kenapa-napa saja dan itu tandanya dia sangat sayang dengan mu."timpal alyssah.
"hanya saja aku belum terbiasa seperti ini."sahut Olin.
"sebaiknya kita makan saja dahulu."septya menyela pembicaraan Olin dan alyssah.
setelah makan siang Olin pamit ingin kekampus dulu karena dia mau merapihkan skripsi nya yang masih salah.
"apa mereka ribut? tanya septya
"tidak hanya saja Olin sangat keras kepala dan Dody Sangat posesif jadi Olin sedikit jenuh."tutur Alyssah.
"semoga mereka berdua saling bisa memahami ya."ucap septya.
tidak lama Jeff menjemputnya septya untuk pulang kerumahnya.
setelah mau di bujuk akhirnya septya mau pulang juga.
"ya ampun seperti membujuk anak balita saja."gumam Alyssah
"ha..haha..haha..ma.maa.."Billah memanggil Alyssah sambil tertawa.
"hai bocah apa kau mentertawakan bunda mu..hmmm..awas ya akan aku kejar!! canda Alyssah.
billah lelah karena bermain dengan Alyssah dan dia pun tertidur sangat pulas dikursi makan nya.
Alyssah tersenyum dan mencium anaknya yang mulai pandai bicara dan berjalan.
"tidurlah sayang dan cepatlah menjadi besar."gumam Alyssah.
Alyssah tidak mendengar suara Olin pulang karena sedang berada di kamar.
"apa kau tidur? tanya olin
"tidak aku sedang melihat Billah yang semakin pintar."sahut Alyssah.
"apa kau mau kopi? tawar Alyssah.
"tentu!? ayo kita ke dapur saja."ajak Olin.
mereka berdua menuju dapur tempat yang nyaman untuk mereka bicara.
__ADS_1
"apa masalah mu sangat berat? hmmmm."tanya Alyssah.
"tidak hanya saja aku perlu berpikir lagi."sahut Olin
"apa pun itu jangan membuat kalian saling membenci."pinta alyssah.
"iya dan aku sudah bicara ini semua dengan Dody!! huuu dia coba memahami apa yang aku mau..begitu pun aku !! ungkap Olin.
"baguslah jika sudah saling bicara."hati Alyssah sedikit lega.
mereka berbincang-bincang sambil membuat makan malam.
"apa Dennis sering menghubungi mu? tanya olin
"hampir setiap hari dan rencana dia akan kesini."jawab Alyssah.
"apa kau menyukai nya? ledek Olin
"entahlah dan aku merasa sudah mati rasa."sahut Alyssah.
"ayolah,Syah!! jangan seperti itu..coba buka hati mu untuk Billah juga kan? ujar Olin
"kita akan lihat nanti ya!! seru Alyssah
yang di bicarakan pun tiba-tiba menelepon alyssah membuat olin tertawa.
"ayo angkat!! seru Olin
"hallo Dennis? jawab alyssah.
"apa kau sedang makan malam!! seru Dennis.
"iya baru akan makan malam dan kau sendiri? tanya alyssah balik.
"sedang memikirkan bagaimana cara nya bisa bertemu dengan mu!! jawab Dennis
membuat wajah Alyssah langsung memerah dan Olin semakin tertawa.
"sudahlah denn!? jangan suka merayu ku itu tidak baik untuk kesehatan jantung ku."jawab alyssah.
Dennis pun semakin tertawa mendengar ucapan alyssah.
lama mereka bicara dan akhirnya telpon pun di matikan karena Olin protes sudah lapar.
"aku berharap Dennis laki-laki yang bertanggung jawab dan sangat menyayangi kalian berdua."ucap Olin.
"entahlah aku belum tahu apa dia benar menyukai ku atau tidak."timpal Alyssah.
"iya kita akan lihat nanti ya!! dan semoga saja semua akan sesuai pemikiran kita."seru Olin.
alyssah dan Olin pun beristirahat karena sudah larut malam.
alyssah janji besok akan mengunjungi septya dan Olin akan menyusul nya.
"istirahat lah dan tunggu aku datang."isi pesan Dennis.
membuat alyssah pun tersenyum dan hanya menjawab.
__ADS_1
"aku tunggu."jawaban singkat alyssah yang membuat hati Dennis bahagia.