
"ada apa wi? Malam-malam datang kesini? Jangan bilang Lo mau cari Dody di tempat gue, karena gue ngga ketemu sama dia dikantor bahkan seharian ini gue sama bang Yudis lebih banyak diluar? Tanya alyssah dan Dewi hanya diam saja, bahkan seperti ngga percaya.
"Masuk aja kalau Lo ngga percaya? Ujar alyssah dan ternyata benar Dewi menerobos masuk begitu saja tanpa berkata apapun.
"Syah, apa kau baik-baik saja"tanya Yudis karena sedikit khawatir saja.
"Baik-baik bang dan hati-hati dijalan"ucap alyssah dan Yudis hanya mengangkat jempol tangan kanannya saja.
"Kenapa Lo curiga lagi sama kita berdua? Sinis Cici
"Asal Lo tahu ya, Dody udah kita jauhin bahkan kita sudah blokir nomornya. Kenapa karena kita punya otak dan bisa berpikir rasional aja..mana ada kita mau ngerbut pacar temen sendiri sedangkan Lo berdua bisa jadian aja berkat orang yang Lo curigain? Kalo emang dia suka kenapa ngga dia aja yang pacaran dan kenapa harus di jodohkan ke Lo.."hardik Cici yang membuat alyssah terlonjak kaget begitupun dengan Dewi.
"Ngga usah pada membela diri, kan dia sekarang janda jadi mana gue tahu ya kedepan nya dia bakalan seperti itu terus atau akan ganggu pasangan kita nanti nya."Sindiran Dewi sangat membuat alyssah sakit hati.
"Silahkan keluar dari tempat gue dan cukup kali ini Lo hina gue? Dan gue ngga pernah berpikiran serendah itu, kalau pun janda itu udah takdir dan semua orang juga tidak akan ada yang mau seperti ini tapi yang gue cari kebahagiaan untuk Anak gue, menjadi janda pasti ada sebabnya dan semua akan berbeda alasan nya."ungkap Alyssah dan Cici pun menarik tangan Dewi keluar dari unit Selly.
Ternyata ucapan Dewi di dengar mamanya Dody yang mampir ketempat alyssah untuk membawakan jaket untuk Billah.
"Tante ngga nyangka ya, mulut kamu jahat banget ya?. Padahal dia loh yang menjodohkan kalian berdua. Awalnya Dody ngga mau tapi karena bujukan alyssah jadi mau mencoba mendekati kamu."terang mama Dody.
"Tante percaya sama mulut nya alyssah, dia itu picik dan bisa menarik simpati kalian"ucap Dewi yang hampir saja cici mau menampar wajah Dewi kalau tidak ditahan alyssah.
"Pergilah carilah sahabat yang menurut Lo terbaik, dan jangan pernah datang lagi kalau hanya menyesal karena gue ngga mau jadi bahan hinaan Lo lagi, mungkin orang tua Lo yang denger pasti akan kecewa ternyata anaknya sangat julid"alyssah mendorong Dewi dengan kasar karena sudah emosi.
Dan didepan Dewi, Cici mengaktifkan lagi no Dody dan menelpon Dody untuk membawa Dewi pergi dari alyssah dan Cici.
Bila perlu tidak usah saling menyapa lagi.
Dody yang menerima telpon langsung kaget dan langsung jalan ke apartemen alyssah.
__ADS_1
"Lo dengar ya, biar sekalian si Dody juga tahu perempuan macam apa yang akan di jadikan istrinya nanti."sarkas Cici yang sudah sangat geram sekali.
"Lo lihat aja, Dody akan selalu membela gue karena gue cinta pertama nya."sombong nya Dewi mengucapkan itu semua.
"Anak saya pasti bijak dalam memilih, jika kelakuan kamu seperti ini. Saya juga tidak yakin akan melanjutkan pernikahan ini."timpal mama Dody yang membuat Dewi lupa kalau didalam masih ada calon mertuanya.
"Tante ngga usah percaya tadi kan sudah Dewi kasih tau."jelas Dewi tapi tidak merubah pendirian mamanya Dody.
Tidak lama Dody datang dengan tergesa-gesa
"Ngapain kamu malam-malam di sini? Ngga baik keluyuran malam-malam"tegaa Dody
"Aku hanya ingin lisyah untuk menjauhi mu saja, karena aku lihat dia menyukai mu. Menjodohkan kita hanya alibi dia saja biar bisa di terima oleh keluargamu itu"penjelasan Dewi membuat Dody marah besar.
"Kamu tahu kenapa keluarga ku sayang sama dia"tunjuk Dody ke alyssah yang masih berdiri di samping Cici
"Lebih baik kau cari pria lain yang bisa memahami kewarasan Lo itu? Kita tidak lagi sepasang tunangan dan tidak ada pernikahan..besok gue akan ke mama dan papa Lo untuk membatalkan semuanya. Maaf gue masih waras dan hubungan ini semakin ngga sehat saja."ungkap Dody
Dan Dewi hanya terisak dengan tangisnya, biasanya Cici mau pun alyssah akan memeluknya tapi kali ini mereka hanya menonton saja.
Karena Dewi sangat keterlaluan sekali padahal mereka sangat menyayanginya.
Dody kaget ternyata ada mama nya di dalam, dan mamanya pun mengajak Dody pulang bersama.
Dody dan mamanya hanya melewati Dewi begitu saja.
Ada rasa sesal yang sekarang Dewi rasakan tapi dia mengingat ucapan alyssah yang tidak akan mau berteman lagi.
Dewi pun pergi tanpa mengucapkan apapun, Dody pun tidak menoleh sama sekali bahkan hatinya agak lega ternyata selama ini hatinya tidak tenang ini jawabannya.
__ADS_1
"Apa kamu sedih? Tanya mama Dody
"Ngga mah,justru aku malah membaik karena beberapa hari ini hati ku ngga tenang mah"ungkap Dody
Tapi mama nya yakin Dody akan sedih dan pasti akan terus memikirkan Dewi.
Cuma Tuhan baik menunjukkan ke aslian sifat Dewi sekarang,entah apa jadinya kalau kelakuan gadis itu di ketahui setelah menikah.
Mama dody langsung menggelengkan kepalanya mengusir rasa takut nya itu.
Kedua anaknya belum mendapatkan jodoh yang baik, tapi seenggaknya mama Dody yakin kalau Tuhan sedang menyiapkan lagi jodoh yang terbaik.
Sampai dirumah mama nya dody langsung masuk ke dalam kamar dan membersihkan dirinya terlebih dahulu.
Lalu menghampiri suami nya di ruang kerjanya ketika melangkah masuk ke dalam terdengar anaknya sedang curhat ke papanya.
Mama dody hanya cukup mendengar saja tanpa harus masuk kedalam.
"Sebaiknya nanti saja di kamar aku cerita dengan suami ku"gumam mama dody yang membalikan badan nya lalu masuk kedalam kamarnya.
Sedangkan ditempat alyssah nampak Cici dan alyssah sedang membahas kejadian tadi.
"Kek nya emang gue harus buka usaha aja lah,ci? Gue bisa fokus juga urus Billah. Belum ketuk palu jadi janda aja udah ribet banget"ujar alyssah sambil mengambil air minum.
"Terus Lo mau usaha apa? Tanya Cici
"Bikin kue aja dan gue jual online sama makanan berat dan gue tawarkan berbetuk rice bowl plus minum jadi paketan gitu."terang alyssah dan Cici pun mengerti.
"Selesaikan dulu aja kerjaan Lo dan ini bisa kita pikirkan nanti lagi. Gue akan bantu Lo tenang aja."tutur Cici dan mereka pun akhirnya tertidur karena hari semakin malam.
__ADS_1