
Dennis di antar Dody bertemu dengan bunda dan juga ayahnya alyssah.
hari ini Dennis meminta restu untuk menikahi alyssah dan juga menjaga billah.
awalnya ayah Alyssah sangat terkejut karena anaknya sudah tidak ada di Jakarta.
Dody mulai menceritakan dan ayah alyssah pun mengerti dan memberikan restu untuk putri nya yang sudah lama dia rindukan.
Dennis berharap ayah alyssah mau memaafkan Alyssah karena ini bukan kesalahannya.
bahkan Alyssah sangat merindukan bunda dan ayah nya walau pun kakak-kakak nya sangat membenci dirinya.
"kapan kalian akan menikah? kabari kami saja dan kami akan usahakan datang."ucap ayah Alyssah
"bulan ini pak dan kami mohon agar di bukakan pintu maaf untuk alyssah."ucap Dennis.
ayah Alyssah setuju karena tahu siapa Dennis dan bunda alyssah juga tahu.
Alyssah bukan dari keluarga tidak mampu untuk bunda nya dia ada saham di kantor Dody tapi bundanya tidak pernah bicara dengan anak-anaknya.
karena suami nya seorang TNI jadi dia ikuti cara kehidupan suami nya saja.
agar anak-anaknya tidak silau dengan harta yang memang itu peninggalan orang tua bunda nya Alyssah.
"baiklah om dan tante kalau begitu Dody dan Dennis pamit pulang dahulu ya? dan akan Dody kabari lagi untuk kapan kembali ke denhag."pamit Dody begitu pun dengan Dennis dia banyak mengucapkan terima kasih kepada ayah dan bunda nya Alyssah yang sudah menerima dirinya.
sedangkan Alyssah dan Olin sedang menyiapkan pesta pernikahan untuk septya.
begitu pun dengan Cici dan rully mereka ikut membantu nya.
"akhirnya satu persatu menemukan kebahagiaan nya masing-masing dan semoga kita akan selalu bersama ya sampai anak-anak kita dewasa nanti."pinta septya.
"tapi kan gue belum tahu juga apa bunda dan ayah gue mau kasih restu nya.dan Dennis Sama dody belum ada kabar lagi."ujar alyssah yang sudah harap-harap cemas.
"kita tunggu saja dan yakin lah kalau ayah Lo pasti akan berikan restu buat Lo."timpal Olin memberikan semangat untuk sahabatnya ini.
__ADS_1
"semoga ya Lin!! seru Alyssah.
"kalian akan lama kan tinggal di sini sampai pekerjaan Dennis selesai? tanya Cici
"iya, ci dan gue juga ada rencana mau buka toko bakery sambil nanti Dennis di kantor nya."sahut Cici.
"nah terus usaha kita di Jakarta bagaimana? masa gue terus-menerus sendirian."cici pura-pura cemberut.
"hahhaah gue akan datang minimal enam bulan sekali buat bantu Lo. tapi kalau di kelola Lo sendiri juga ngga apa-apa kok."ucap Alyssah yang mendapat cubitan dari Cici.
"enak banget Lo ya!! Lo masih bisa ketemu bertiga sedangkan gue di Jakarta ngga ada teman.cebik Cici.
"hahhahaa ya nggalah kita pasti akan gantian kunjungi Lo kali."ujar septya.
"tau tuh besok juga dia nikah kita akan datang kok."timpal Olin.
"ya Lo harus datang kan Lo Ade iparnya!! gimana sih" ledek Alyssah.
"oh iya ya dia nikah sama kakak gue."ucap Olin sambil menepuk jidatnya.
"gue juga nanti dulu deh!! punya kakak ipar yang cengeng kek Lo."ledek Olin dan septya pun tertawa terbahak-bahak.
mata Alyssah tertuju dengan cewek bule yang ada di belakang rumah septya.
Olin paham arah mata Alyssah dan ada banyak keinginan Tahuan dari Olin dan Alyssah.
"septy itu teman-teman Jeff semua? tunjuk alyssah.
"iya rekan kerja nya."sahut septya
"oh Jeff baik ya jadi banyak sahabat nya."timpal Cici yang belum tahu apa-apa..
"iya Jeff terlalu baik jadi kadang ada yang salah paham dengan kebaikannya."septya nampak murung wajahnya.
"maksudnya apa sih? gue gagal paham" olin pura-pura bertanya.
__ADS_1
"itu cewek yang lagi Duduk sendirian itu!! dia terobsesi dengan Jeff bahkan gue sendiri sampai pusing lihatnya."tunjuk septya.
Olin dan Alyssah pun beradu pandang dan paham apa yang ada di pikiran sahabat nya.
"apa kau mengenal gadis itu."tunjuk Olin.
"iya hampir setiap hari dia datang mengingatkan ku kalau dia mencintai Jeff."ungkap Septya
"apa dia kurang waras."kesal alyssah.
"ini bukan cinta tapi dia terobsesi dan itu tidak sehat."seru rully yang tiba-tiba ikut Mendengarkan cerita septya.
"kalau ada apa-apa langsung info aku karena aku akan selalu menjaga mu."pinta Olin
"aku percaya padamu,Lin dan aku yakin kau dan Alyssah akan bisa menjaga ku."tutur septya.
malam semakin beranjak larut dan septya sudah masuk kamar untuk beristirahat.
Olin dan Alyssah coba bicara sedikit dengan Jeff karena alyssah yakin kalau ada rasa takut terlihat di wajah septya.
"Jeff maaf kalau aku dan olin ikut campur."ujar Alyssah
"tidak apa,kalian utarakan saja."sahut Jeff.
"hmmm aku tahu tentang wanita yang mengejar mu dan ini kali kedua aku melihat wanita itu, tanpa sengaja di supermarket aku mendengar percakapan mu dan dia tapi tadi septya sendiri yang bercerita jika wanita itu sangat membuat dia terganggu karena hampir setiap hari wanita itu selalu mengingat kan septya kalau dia mencintai mu. aku takut sahabat ku menjadi trauma dan mempengaruhi kesehatan janin nya."ungkap Alyssah dan membuat Jeff kaget bahkan hati nya nyeri.
"tapi septya tidak bercerita dengan ku."ujar Jeff sambil menatap wajah Olin dan septya bergantian.
Olin menggelengkan kepala nya dan menatap Jeff
"karena dia percaya dengan mu."seru Olin.
"karena dia benar-benar jatuh cinta dengan mu."timpal Alyssah.
ucapan Olin dan alyssah membuat Jeff merasa bersalah bahkan dia sampai menangis.
__ADS_1