
Hari ini weekend, alyssah janjian dengan bundanya di cafe donuts tempat dia pernah bekerja, Alyssah juga mau sekalian pamit juga dengan teman kerja nya di sana.
Pagi sekali Alyssah sudah bersiap-siap, bahkan Billah sudah rapih.
Alyssah juga menghubungi Tety bahwa dia akan datang bersama anak dan bunda nya.
"Tumben kamu sudah rapih, bukan nya libur? Tanya ibu mertuanya
"Mau ke cafe Bu, karna waktu itu belum mengundurkan diri,jadi baru hari ini mau kesana Bu. Lisyah juga bawa Billah Bu.."ucap alyssah
"Kenapa harus bawa Billah,biar sama ibu saja.."sahut ibu mertua
"Sekali-kali lisyah mau ajak Billah Bu.."ujar alyssah
"Ya sudah jangan pulang terlalu sore, gak bagus untuk anak bayi.."ucap mertua nya.
"Baik Bu.."jawab Alyssah.
Jam menunjukkan pukul 9, alyssah memesan taksi online. Ketika taksi online datang alyssah langsung berangkat menuju cafe, di dalam mobil Billah sangat anteng sekali. Dia gak rewel sama sekali.
Sampai di cafe ternyata bunda sudah menunggunya
"Assalamualaikum bunda,maaf ya kelamaan nunggu.."ucap alyssah
"Waalaikum salam, ini cucu bunda.."bunda langsung mengambil Billah dari gendongan alyssah
"Bund,aku kedalam sebentar ya..titip Billah sebentar ya Bun.."ujar alyssah
"Iya , kamu kesana aja dulu. Biar bunda yang jaga Billah.."jawab bunda
"Makasih ya Bun..ujar alyssah yang langsung melangkahkan kaki nya masuk ke arah pantry.
Tety dan yang lain nya sudah menunggu alyssah dari tadi.
"Assalamualaikum..sapa alyssah
"Waalaikum salam, yang di tunggu datang juga akhirnya. Mana Billah.."tanya sari
"Ada sama bunda di depan..jawab alyssah
Seketika teman-teman nya langsung kedepan semua untuk melihat Billah.
Alyssah di buat terkejut dikira mereka akan kangen dengan nya, ternyata dugaan alyssah salah justru yang di tunggu putri nya.
"Kak mau kemana? Tanya alyssah melihat Tety juga berjalan menuju meja depan.
"Lihat anak kamu lah, kalau lihat kamu bosen..ucap nya dengan santai
"Gak ada yang kangen gue ternyata.."lirih alyssah
Ternyata di cafe tersebut ada Yudis yang sedang janjian dengan teman-teman nya.
__ADS_1
Dari meja yang di luar kaca tersebut tembus pandang ke dalam.
Yudis melihat alyssah yang sedang berbicara dengan pemilik cafe, ternyata teman Yudis juga.
"Ren, tadi gue lihat..Lo bicara sama seseorang wanita. Siapa? Tanya yudis pura-pura gak kenal
"Oh.. alyssah waktu bulan lalu pernah kerja di sini karna butuh untuk biaya kuliah dan melahirkan. Sekarang udah pindah kerja,bagus sudah di tempatkan di tempat yang enak. Kasihan nasib rumah tangga nya.."ungkap Rendi
Yudis nambah penasaran dengan cerita Rendi
"Maksud Lo, rumah tangga nya berantakan? Tanya yudis lagi
"Bukan dia nikah karna kepaksa dan di usir orang tuanya, sedangkan yang dia nikahi aja. Si lisyah baru kenal, kalau kata Tety..itu dijebak temannya yang iri sama dia.."terang Rendi
"Kasihan banget,pantes pak Dedy sangat perhatian sekali tambahan dia pinter.."lirih Yudis
"Jadi Lo kenal juga sama dia? Tunjuk Rendi
"Iya, dia bawahan gue di kantor. Pintar dan kerjaan nya rapih.."sahut Yudis
Di dalam Alyssah nampak bahagia, bisa bertemu dengan bunda dan sahabatnya di cafe.
Bahkan alyssah tidak tahu kalau di depan ada atasan nya.
"Bunda gak cepat-cepat pulang kan? Tanya alyssah
"Gak kok, Syah..kenapa? Tanya bunda balik
Alyssah dan bunda nya menghabiskan waktunya setelah sekian lama tidak pernah berbincang-bincang, bahkan Yudis sampai terus melihat interaksi antara Alyssah dan bunda nya.
"Masih muda tapi hidupnya sangat berat..bahkan ada hati yang di paksa kan untuk selalu setia.."lirih Yudis.
Tanpa sengaja Mata alyssah menangkap sosok yudis yang sedang menatap nya.
Alyssah hanya memberi anggukan kepalanya lalu tersenyum.
"Siapa,,Syah? Tanya bunda
"Atasan lisyah mah di kantor.."sahut nya
"Kenapa kamu gak menyapanya?? Ujar bunda
"Gak enak Bun, banyak teman-teman nya dan ada pak Rendi juga pemilik cafe ini.."terang alyssah
Alyssah dan bunda memutuskan untuk mencari tempat makan siang.
"Bun,,mau makan dimana? Tanya alyssah
"Cari tempat yang sejuk..biar anak mu nyaman.."ucap bunda
"Kita cari lesehan aja Bun.."sahut alyssah
__ADS_1
"Iya sudah. Ayoo..ajak bunda
Mereka berdua keluar dari cafe dan menyetop taksi yang lewat saja,biar lebih mudah di bantu untuk mencari tempat makan yang bernuansa alam.
Lalu sopir menuju rumah makan yang bertema saung.
"Biar bunda yang gendong Billah, kamu pesan tempat saja.."ujar bunda
"Ya sudah bunda dan Billah tunggu ya..aku pesan tempat dulu.."jawab alyssah
Alyssah menuju meja reservasi dia bertemu dengan pak Dedy ayah nya Dody dan juga ada mama nya Dody juga.
Alyssah mengenalkan bunda dengan orang tua Dody, lalu orang tua Dody mengajak alyssah untuk bergabung.
Mama Dody sangat senang sekali dengan Billah. Apa lagi dia tidak mempunyai anak perempuan, Billah terus saja di gendong oleh mama nya Dody.
"Wah jadi ingin anak perempuan deh.."seru mama Dody
"Nanti kita tunggu Didi atau Dody menikah, kita minta cucu perempuan.."sahut pak Dedy
Alyssah dan bunda hanya tersenyum saja.
"Nanti aku bilang ke Dody ya Tan,biar cepat punya pacar.."timpal alyssah
Papa nya Dody malah terkekeh geli
"Dia di dekatin perempuan saja kabur,kecuali kamu, Cici,septya,dan Dewi .."ungkap mama Dody
"Masa sih , Tan? Alyssah gak percaya ucapan mama Dody
"Kita abis jodohin dia, malah dia kabur..bikin malu aja,"cerita papa Dody
Alyssah menepuk jidat nya,ada apa dengan Dody. Dari mata nya jika menatap Dewi, seperti Dody sangat mengagumi Dewi. Entah suka atau apa hanya Dody yang tahu.
"Kayak nya dia suka sama Dewi,Syah.. kalo cerita soal Dewi sangat senang dan nampak semangat sekali.. kapan-kapan ajak Dewi ketemu Tante ya.."pinta mama Dody
"Siap tan, nanti akan coba alyssah ajak ketemuan..tapi kayak nya Dewi juga menaruh hati deh,Tan..mungkin karena gak enak saja Sama kita. Karna kita sudah mengucap janji untuk menjaga hati kita, dan hanya cukup jadi teman.."ungkap Alyssah
"Tapi kalau sudah bicara hati, apa boleh buat. Aku akan coba menyatukan mereka berdua.."ide alyssah
"Iya bantulah,Dody biar bisa punya pasangan.."harap mama Dody
Makanan pun datang, sedang di sajikan oleh pelayan resto.
"Ayoo..Bu di makan,silahkan.."ayah Dody mempersilahkan bunda nya alyssah untuk mengambil makanan terlebih dahulu. Karena pak Dedy sedang di ambilkan makanan oleh istrinya.
"Jangan sungkan mbak yu.. ayo makan yang banyak.."timpal mama Dody.
Mereka makan dengan tenang tanpa ada yang bersuara.
.
__ADS_1