Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB LV


__ADS_3

Lalu Yudis, rully serta Cici meninggalkan Dewi, alyssah menarik lengan Olin.


"Ayo sudah, gue ngga ada urusan dengan dia jadi Lo ngga usah repot-repot bikin tangan Lo bermasalah aja."ujar alyssah 


"Ya kan Lo besti gue jadi kalau ada yang melukai Lo, itu urusan gue"sahut Olin


"Iya Olin yang imutt kek Anak marmut.."pujian alyssah membuat olin tertawa.


Bahkan mereka berjalan menuju tempat mobil yang di parkir sambil meloncat-loncat dan bernyanyi.


Tertawa terbahak-bahak berdua, bahkan kembali mereka bernyanyi lagi.


Benar-benar reunian masa SMA yang terlihat mereka tidak pernah bertengkar atau salah paham.


Tidak ada iri di antara mereka karena mereka paham dengan keadaan masing-masing.


Baik kekurangan Olin atau kelebihan alyssah mereka saling melengkapi tidak ada saling menjatuhkan.


Bahkan semua yang Olin lakukan pasti di dukung alyssah sampai akhirnya mereka berpisah karena Olin melanjutkan kuliah di luar negeri.


"I'm not a perfect person


There's many things i wish i don't do


But i continue learning


I never meant to do those things to you


And so,i have to say before i go


That i just want you to know


I've found a reason for me


To change who i used to be


A reason to start over new


And the reason is you


 


Lagu hoosbastank adalah lagu mereka berdua, mereka bernyanyi dengan suara keras sampai orang-orang melihat mereka berdua.

__ADS_1


Bahkan ada yang memvideokan, sedangkan Yudis dan Cici di buat menganga dengan kelakuan mereka berdua.


"Ngga usah kaget, itulah aslinya bocah berdua itu.tadi kan udah aku bilang mereka kembar bahkan kadang dulu, papih sama mamih menukar mereka. Olin di rumah alyssah dan alyssah dirumah aku sampai satu Minggu. Karena mamih mau melatih Olin jadi anak mandiri tidak boleh manja. Nah jadinya modelan begitu deh.."Rully menjelaskan sambil terkekeh.


"Aku jadi iri, aku pikir aku yang paling dekat ternyata ada Olin..hehehehe jadi alyssah ngga kesepian Kalau ada Olin."terang Cici yang menggandeng lengan Rully.


"Mata gue jadi sakit lihatnya, untung bagus itu suara masih enak di kuping. Coba kalau cempreng udah gue timpuk bocah berdua pakai botol air mineral yang udah kosong."timpal yudis 


Akhirnya mereka bertiga tertawa bahkan Cici merekamnya dan mengirim ke septya dan Dody pasti mereka pas lihat akan tertawa.


Sepulang dari bandara, Cici dan Olin bermalam di apartemen alyssah.


Mereka sibuk membuat rencana untuk jualan kue-kue alyssah.


"Syah, kenapa Lo ngga ikut gue aja. Lanjutin kuliah sambil kerja di sana kan lumayan gajinya. Untuk Billah kita bisa gantian jaga,"ajak Olin yang merasa kasihan lihat sahabatnya itu.


"Ngga Lin, gue coba peruntungan disini dulu lah. Kalau di negara orang nih, andai gue ngga bisa makan terus mau minta tolong sama siapa? Terang alyssah 


"Kan Lo punya skill, ngga mungkin kan Lo bakalan sengsara dan ada gue juga yang akan bantu Lo disana."ujar Olin.


"Nanti gue pikir-pikir dulu lah, ngga mungkinkan gue main pergi Begitu aja. Harus punya persiapan juga,apa lagi selama ini waktu gue untuk billah sangat sedikit sekali. Waktu yang gue punya udah abis buat kerja,"ungkap Alyssah 


"Besok sudah Lo ya,Syah? Tiba-tiba Cici duduk bergabung dengan mereka.


"Sidang cerai Lin? Masa sidang pidana? Ujar Cici


"Owhh jadi Lo baru mau cerai sama suami Lo itu? Selidik olin yang penasaran.


"Iya baru mau ketok palu."ungkap Alyssah santai.


"Tapi Lo baik-baik aja kan? Tanya Olin lagi


"Iya, baik trus emang yang Lo liat apa? Kurang waras? Cebik alyssah.


Olin pun terdiam, dia pun berpikir jika dia jadi alyssah tentu ngga akan kuat menjalani nya.


Hidup nya ketergantungan dengan mamih dan papih nya.


Bahkan bersama dengan alyssah dia bisa tidak menjadi anak manja, dia bisa mengikuti apa yang alyssah katakan.


Olin juga bisa memasak itu pun sama di ajarkan alyssah juga.


"Hubungan Lo dengan ayah Lo jadi gimana? Apa belum ada titik terangnya,?"tanya Olin

__ADS_1


"Belum,Lin.. gara-gara Eli hubungan gue dengan keluarga gue jadi jauh bahkan seperti ngga kenal lagi."ungkap alyssah dan Olin memberikan pelukan hangat nya.


"Sabar ya,Syah..gue yakin suatu hari nanti Lo dan bokap lo akan bersama lagi."ungkap Cici yang ikut merasakan kesedihan alyssah.


"Awalnya gue sempat hampir menyerah,Lin? Tapi ada sahabat-sahabat gue yang mendukung gue.. yaah akhirnya gue pun kerja untuk biaya hidup gue sampai gue pun terlena dengan perhatian suami gue yang ternyata hanya permainan mereka saja,"ungkap Alyssah yang membuat olin terisak tangisnya.


"Kenapa ngga kabarin gue sih? Kan bisa kerumah mamih, biar Lo ngga usah nikah sama pria bejad itu.


Hiks..hikss."tangis Olin semakin pecah.


"Kenapa Lo nangis sih? Kek anak kecil aja."ledek Alyssah 


"Ini namanya chamistry, Lo aja yang ngga peka."kesal Olin


Sedangkan Cici hanya tertawa saja melihat dua anak itu yang sebentar-sebentar saling mendukung tapi satu jam kemudian perang mulut.


"Eh,Lin andai nih dody suka sama Lo gimana? Tanya Cici


"Ya bagus berarti dia normal kalau Suka sama cewe cakep kek gue."ujar Olin yang membuat alyssah menepuk jidatnya.


"Cakep sih tapi sayangnya galak."ledek Alyssah 


"Biar aja galak tapi yang penting cakep.."sahut olin ngga mau kalah.


"Yang tadi Lo hajar itu mantan tunangannya Dody,Lin? Ungkap Cici


"Hahahaha nah terus kenapa di benci sama Lo,Syah? Tanya Olin yang mata nya menatap Cici dan alyssah bergantian.


"Panjang ceritanya, lin.. kita itu teman baik dan ngga pernah ada masalah tapi setelah dia bertunangan dengan Dody tiba-tiba sifatnya berubah total banget jadi belagu."terang Cici 


"Hah mana ada teman begitu kalau begitu berarti dia berteman ada maunya aja,"ungkap Olin.


"Iya juga ya? Baru sadar gue. Berarti dia mau berteman dengan kita karena dia suka sama Dody dan untuk ngdekatin Dody kan susah, cuma Lo Syah yang bisa kan? Ujar Cici 


"Dody itu dingin dan ngga suka berteman sembarangan dan waktu itu cuma gue yang bisa jadi teman nya karena dia banyak sharing tentang mata kuliah."ungkap alyssah.


"Wah tapi kenapa sama gue dia bisa berteman ya? Padahal kan cuma spontan aja,"ujar Olin


"Iya juga ya kenapa langsung bisa dekat dan ingat Lo lagi? Cici merasa penasaran.


"Tidur yuk? Gue udah ngantuk banget."ajak alyssah 


Lalu mereka pun terdiam dan masing-masing pun terlelap tidur.

__ADS_1


__ADS_2