Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB XXXVIII


__ADS_3

Pak Dedy sedang bertolak pinggang di belakang badan alyssah terus saja dia mendengar ocehan alyssah, sampai pak Dedy memberi kode untuk semua diam.


"Ingat ya kerjaan harus selesai dengan cepat dan rapih kalau tidak kamu saya turunkan menjadi ob.


Dan kerjakan yang fokus jangan menyepelekan tiga kalian."celoteh alyssah yang mengikuti cara bicara pak Dedy.


"Apa Lo mau gaji dan jabatan gue turun? Ujar alyssah 


"Iya gak lah, tapi kan saat ini juga bisa aja jabatan Lo juga turun malam ini."ledek Dewi


"Mana bisa kecuali ada pak Dedy disini dengar semuanya."tutur alyssah.


"Terus kalau saya dengar semuanya, apa kamu mau jadi ob? Tegas pak Dedy yang membuat mata alyssah membola bahkan langsung bergidik ngeri.


"Hehehehe, bagus bapak gak dengar ya? Tanya alyssah 


Lalu pak Dedy menirukan ucapan Alyssah dari awal sampai akhir.


"Maaf ya pah..ampun deh."mohon Alyssah yang mau menyogok pak Dedy dengan kopi dan kue buatan nya.


Hati pak Dedy jika melihat alyssah pasti akan luluh bahkan tidak akan berani marah.


Kadang Dody suka iri melihat papa nya begitu sayang dengan sahabatnya ini.


Tapi iri nya Dody masih sebatas iri seperti kakak dan adik saja.


Alyssah dengan cekatan membuat kue dengan 30 menit kue sudah tertata rapih di piring.


Pak Dedy dengan sigap langsung mencicipinya,bahkan sampai minta di buatkan teh panas juga karena kopi nya sudah habis.


"Besok kamu bawakan,papa kue seperti ini lagi. Saya suka rasa nya tidak terlalu manis dan kalau bisa jangan manis."pinta pak Dedy


Lalu alyssah menyanggupi nya dan berjanji besok pagi akan membawakan kue tersebut.


"Sri tolong di bungkus kan ya, ini kue untuk saya jadi kalian tidak boleh mencicipi nya."ujar pak Dedy yang langsung berdiri dan mengajak istrinya untuk pulang.


"Baik pak segara saya akan bungkus untuk bapak."jawab Sri dengan sopan


Bahkan tempe orek dan sambal terasi pun pak Dedy minta di bungkus juga.


Membuat istri nya menganga ini bukan suami nya karena dia tidak pernah seperti ini kecuali dengan alm dini anak nya.


"Kenapa mah? Aneh ya? Kan kita sedang menghukum lisyah jadi sekalian karena papa belum makan dan kita hemat tidak usah mampir makan di restoran."ungkap pak Dedy dengan santai nya

__ADS_1


"Ini masih ada ikan yang belum di goreng pah, tanggung sekalian saja untuk kita makan dirumah."pinta Dody


"Bawa aja Dod, bawa aja.."sindir alyssah 


Dengan cepat Dody mengambil ikan yang sudah di ungkep di dalam kulkas.


"Maaciw, lisyah ku besok tolong ungkep yang banyak bila perlu telor ikan ya? Ledek dody


"Kalau telor ikan sampe kiamat juga gak akan gue kasih Lo, itu makanan favorit gue."kesal alyssah 


Membuat mulut pak Dedy terbungkam, itu menu favoritnya juga bahkan dia akan sama dengan alyssah tidak akan mau berbagi jika sudah makan telor ikan.


Mama Dody mengusap lengan suami nya dengan lembut dan memberi kode lewat anggukan kepalanya.


Pak Dedy langsung pamitan untuk pulang di ikuti oleh Dewi dan Dody.


Tinggallah Yudis yang tersisa, bahkan dia malah asyik menonton tv.


"Bang, gak pulang-pulang? Sindir alyssah


"Iya ,ini juga mau pulang takut banget sih gue minta makan lagi."ledek Yudis


"Bukan gitu, udah ngantuk nih.besok karyawan harus masuk tepat waktu takut nanti di bully karyawan lain."ujar alyssah yang membuat Yudis tertawa.


"Besok kalau bawa kue agak di lebihkan ya? Gue juga mau, dan jangan lupa berkas untuk pengadilan di siapin, jangan berkas untuk pengajuan pinjol aja yang Lo siapin."ledek Yudis


Akhirnya bubar juga pasukan, saatnya santai dan tidur."gumam alyssah yang masuk kekamar Anaknya dahulu, melihat Billah dan Siti sudah tertidur pulas.


Alyssah pun masuk kekamar nya, tidak lupa dia menyiapkan berkas Yang akan di bawa besok.


Lalu mengirim pesan untuk Cici besok bertemu pas makan siang saja dengan Dewi juga.


Tidak menunggu balasan dari Cici lagi, alyssah langsung menyimpan ponsel nya di atas meja.


Lalu dia merebahkan tubuhnya di atas kasur, mata nya menatap langit kamarnya.


Tak terasa air mata nya mengalir deras di pipinya, dia pun terisak sedih,perih yang dia rasakan.


Subuh Alyssah sudah bangun sebelum sholat dia membuat adonan pancake dulu, kemudian dia sholat subuh dan melanjutkan membuat kue lagi.


Cake margarin untuk pak Dedy dan pancake untuk Yudis.


Tidak lupa dia juga membuat kacang hijau untuk Dody, semua kebagian walau alyssah membuat nya tidak banyak.

__ADS_1


"Sri itu ada bubur kacang hijau, kamu mau sarapan kan? Tanya alyssah


"Iya mbak saya mau,.sudah lama gak makan bubur kacang hijau."seru Sri 


"Nanti ajarkan mbak Dewi masak yang mudah-mudah dulu saja, sekalian kerjain dia untuk masak makan malam.hahahahhahaha,"alyssah berniat mengerjai temannya itu.


"Siap mbak akan Sri laksanakan."ujar Sri


Setelah semua siap alyssah langsung memesan taksi online.


Taksi datang dengan cepat alyssah turun ke lobby dan langsung masuk ke dalam mobil tersebut.


Di lampu merah tanpa sengaja mata nya bersitatap dengan Aan,dengan cepat dia paling kan wajahnya.


Pagi ini hati nya sedang bahagia kembali menjadi murung kembali, bahkan rasa kesal di hatinya pun semakin menjadi-jadi.


Sampai di lobby dia berpapasan dengan dody,


"Nih kacang hijau di makan selagi masih hangat."alyssah menyodorkan kotak makan yang berisi bubur kacang hijau.


Dody hanya bengong saja melihat alyssah yang begitu jutek.


Sampai di ruangan nya, alyssah pun memberikan kotak makan yang berisi pancake durian dan madu


"Ini pak dimakan selagi masih hangat"sodor alyssah ke arah Yudis yang juga kaget melihat alyssah


Lalu alyssah naik ke lantai atas ruangan pak Dedy,sampai di depan ruangan pak Dedy.


"Mba cantik, aku titip ini untuk papa ya? Ucap alyssah sopan


"Iya, syah nanti aku berikan ke pak Dedy."jawab assisten pak Dedy


"Terimakasih, saya permisi dulu mau lanjutkan kerja."pamit alyssah.


Alyssah pun meninggalkan ruangan pak Dedy, dia menuju musholla.


"Seperti nya sholat duha bisa menenangkan hati ku."lirih nya lalu dia mengambil wudhu dan melakukan sholat Sunnah.


Damai dan tenang yang dia rasakan sekarang.


"Adem juga hati gue sekarang, tapi kenapa lapar ya? Gumam nya 


Lalu alyssah kembali keruangan nya dan terlihat Yudis sedang fokus dengan laptopnya.

__ADS_1


Alyssah duduk dan menyalakan komputer nya, lalu sambil menunggu.


Alyssah mengambil kotak makan, dia pun memakan cemilan nya itu.


__ADS_2