Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB L


__ADS_3

Yudis dan alyssah berangkat bersama memang di sengaja atau memang Yudis yang sudah terlalu nyaman dengan pertemanan mereka.


Tanpa mereka berdua sadari ternyata Dewi memantau kegiatan alyssah.


"Kamu lihat di dalam mobil berwarna merah empat mobil setelah mobil gue,"tutur Yudis


"Iya,kenapa? Apa itu Dewi"alyssah pura-pura bercanda dan tertawa ngakak padahal mereka tahu sedang di perhatiin.


"Iya benar sekali,hahahaha lucu ya? Jika seorang wanita cemburu itu sangat menyeramkan sekali"terang yudis


"Biarkan saja, mungkin dengan begitu dia akan puas dan mendapatkan hasil yang dia mau"gumam alyssah yang sangat kecewa dengan Dewi.


"Hah nasib - nasib, belum ketuk palu aja udah begini"lirih alyssah 


"Besok sidang lagi ya, Syah? Kamu ngga usah masuk aja. Nanti semua kerjaan kamu handle dari rumah saja."tutur Yudis yang merasa iba melihat alyssah.


"Iya, tadi pak Adri pun sudah memberi kabar lagi kalau besok sekitar jam 9 sidang nya"sahut alyssah yang menatap jendela mobil.


Mereka pun berdua terdiam dan masing-masing dengan pikirannya sendiri.


Cici pun memberikan kabar kalau dia mendapatkan pesan dari Dewi ingin bertemu hanya saja Cici sudah sangat malas sekali.


"Bertemulah, dan dengar apa yang dia mau sampaikan? Atau dia mau adu domba Lo sama gue tapi entahlah..mungkin hanya perasaan gue saja. Karena dia masih ngikutin gue sampai tempat meeting."ungkap Alyssah yang spontan Cici merasa gerah juga.


"Itu anak gila kali ya, sampe segitunya ngikutin Lo segala dan bagus nya lagi Lo pergi selalu sama Yudis"jawab Cici


"Gue sudah jawab chat dia dan nanti gue ketemu setelah gue antar makanan ke rumah sakit untuk makan siang Rully".


Alyssah hanya menghembus nafas panjang nya saja, apa lagi yang akan terjadi dia sudah pasrah.


Dia tidak bisa memaksa orang untuk percaya dengannya,.kalau dia membenci sampai kapan pun akan tetap membenci karena perasaan iri.


Beberapa kali Dody mengirim pesan untuk alyssah lewat Yudis tapi jawaban Yudis sama kalau alyssah tidak ingin di ganggu dengan keluarga Dody.

__ADS_1


Alyssah meminta maaf untuk saat ini sebaiknya menjaga jarak saja dulu,sampai semua kembali seperti dulu lagi.


"Apa ini ngga terlalu berlebihan,Syah? Tanya Yudis


Alyssah hanya menggelengkan kepala saja.


"Pekerjaan saya hampir selesai semua kan pak dan saya juga tidak punya hutang kerjaan.


Jadi sebaiknya saya mengundurkan diri saja pak, ini terbaik untuk keadaan saya."terang alyssah dan Yudis hanya terdiam saja tanpa bisa menjawab.


"Kalau saya memikirkan tidak enak dan lain-lain, apa mereka memikirkan perasaan saya pak?


Yudis masih belum bisa menjawab pertanyaan alyssah,.karena benar adanya jika di sesuatu yang di paksakan sangat tidak enak bahkan sangat terpaksa.


"Aku akan mendukung apa yang menjadi keputusan mu, jangan merasa sendiri ada aku dan Cici yang akan selalu ada di belakang mu"penuturan Yudis membuat alyssah terharu di buatnya.


Sementara Cici selesai masak dia langsung memasukkan makanan tersebut ke tempat makan.


Tidak lupa dia membersihkan diri terlebih dahulu, di lihat jam sudah menunjukkan jam 11 lewat.


"Sri jaga Billah baik-baik ya? Saya jalan "ucap Cici dan Sri pun menganggukan kepalanya saja.


"Hati-hati mba Cici"teriak Sri 


Cici melangkahkan kaki nya dengan suasana hati yang sangat senang sekali.


Tiba-tiba dia berhenti berjalan melihat ada notifikasi chat masuk dari Yudis.


Cici pun menghembuskan nafas beratnya dan kembali melanjutkan langkah kaki nya.


Setelah sampai di rumah sakit, Cici memberi kabar lewat pesan singkat.


Tidak lama Rully pun datang menghampiri kekasih hatinya itu.

__ADS_1


"Maaf lama nunggu ya? Ucap Rully sampai tergesa-gesa menghampiri Cici


"Ngga kok baru juga sampai belum ada 10 menit"jawab Cici yang merasa tidak enak melihat rully yang menghampiri dirinya.


"Keruangan ku dulu yuk? Ajak Rully ketika sedang berjalan banyak perawat dan dokter yang berpapasan dengan mereka berdua.


Rully mengenalkan Cici sebagai calon istrinya nanti. Ada rasa bangga di hati Cici ketika diperlakukan seperti itu.


Rully minta Cici menemaninya makan bahkan dia sangat menyukai masakan yang dibuat oleh kekasihnya itu, berbagai pujian dia terus lontarkan membuat Cici semakin bersemangat untuk belajar dan belajar.


Cici pun menceritakan tentang Dewi dan alyssah bahkan Rully memberi masukan yang positif untuk keduanya.


"Jadilah penengah untuk mereka berdua, bagaimana pun kalian berteman. Walau Dewi yang salah tetap beri nasehat yang positif untuknya"terang Rully dan Cici pun mengikuti saran Rully tersebut memang itu yang terbaik.


"Cuma aku lihat nanti ya karena Dewi semakin hari semakin menjadi dan alyssah hari ini mengundurkan diri dari pekerjaannya"ungkap Cici dan Rully hanya menyayangkan saja pertemanan mereka sampai merugikan orang lain.


"Terus jika terjadi bekerja mau menghidupi anaknya dengan apa? Apa Dewi ngga berpikir sampai sejauh ini? Rully sampai terdorong emosi.


"Entahlah, aku akan bertemu dengan nya 15 menit lagi. Mau nya dia seperti apa pasti aku akan mengabari kamu"Cici beranjak dari duduk nya dan memeluk kekasihnya karena jam kerja Rully akan segera dimulai lagi.


"Hati-hati dijalan kalau nanti malam tidak ada pasien aku akan menjemputmu tapi kalau tidak bisa,,yaah mungkin kekasih hatiku berbaik hati datang kepadaku"canda Rully yang membuat Cici terkekeh geli.


"Tidak usah khawatir, aku akan datang dan kabari saja jika kau tidak sibuk"jawab Cici lalu berpamitan karena Dewi sudah menunggu nya.


Sesampai di cafe yang di tuju Cici sudah melihat Dewi yang sedang duduk menghadap kaca jendela.


"Sorry lama karena gue harus antar makanan dulu, ada apa Lo mau ketemuan sama gue? Langsung aja ya karena gue masih banyak urusan" ujar Cici yang dengan tegas mengatakan seperti itu karena dia tahu Dewi akan membuatnya berlama-lama di cafe.


"Duduk dulu sih, ci.. gue mau curhat? Mohon Dewi lalu Cici pun duduk berhadap-hadapan dengan Dewi.


"Mau minum apa? Tawar Dewi 


"Ngga usah karena tadi sama calon suami gue udah kebanyakan minum dan makan"sahut Cici 

__ADS_1


"Ci, gue bisa minta tolong sama Lo untuk alyssah jauhin Dody karena yang gue lihat alyssah masih terus dekatin Dody"ungkap Dewi yang membuat Cici ingin memakinya tapi dia teringat nasehat Rully.


"Maaf ya Dewi Safitri setahu gue teman gue itu sudah resign hari ini dan yang Lo buntutin hari ini alyssah jalan dengan Yudis bukan dengan pacar Lo itu? Lo mau bilang seperti apa? Karena alyssah udah beberapa hari ngga bertemu dengan Dody. Bukan gue membela tapi gue tinggal di apartemen bareng sama dia"penjelasan Cici menyinggung perasaan Dewi.


__ADS_2