
Sejak kejadian hari itu pak Dedy mengumumkan kalau alyssah adalah keponakan nya jadi siapapun harus menghormatinya. Dody sangat menyayangi alyssah tidak lebih dari seorang sahabat bahkan sudah menganggap alyssah keluarga nya.
"Eh Dody,, Lo diam aja..gue takut liat bokap Lo kalau marah..sumpah kek liat raja Firaun.."seloroh alyssah
Yang membuat Dody terbahak-bahak saking lucunya ucapan alyssah
"Cepet kerjakan kerjaan Lo,kita akan kekampus. Lo gak kangen sama Dewi,Cici dan septya..dia nuduh gue kalau udah menahan Lo biar gak ketemu mereka.."ujar Dody
"Iya ini gue balik keruangan gue,.pasti dalam satu jam pasti selesai kok, jangan remehkan seorang alyssah.."dengan pongah nya alyssah berucap
Yang di balas dengan lemparan pulpen dari Dody.
Alyssah keluar dari ruangan Dody sambil tertawa terbahak-bahak bahkan karyawan yang berpapasan dengan alyssah akan menatap sinis ke arah nya.
Tapi alyssah abaikan saja,karena dia datang untuk bekerja bukan untuk iri dengan orang lain.
Yang dia butuhkan saat ini uang untuk menghidupi anaknya.
"Apa julid bisa jadi duit ya? Pikir alyssah lalu dia langsung mengerjakan kerjaan nya dengan cepat dan teliti. Tidak semua orang bisa melakukan itu, hanya orang-orang yang memiliki otak yang cerdas
"Lama kan.. malah gue yang selesai duluan,,sini gue bantu Lo biar cepat.."tawar alyssah ke Dody
"Gak usah repot-repot biar gue terbiasa kerja,Syah.."sahut Dody yang di jawab anggukan saja oleh alyssah.
"Tunggu gue 15 menit lagi selesai kok.."terang dody
"Dod,,emang bener ya kalau septya lagi bermasalah selama ini kan dia selalu lurus -lurus saja,apa lagi soal pacaran? Kalau sampai dia hamil apa gak kemungkinan seperti gue dijebak teman sendiri,,yaaah gue sih belajar dari pengalaman. Teman baik gak selamanya baik.."penuturan alyssah membuat Dody berpikir sejenak.
"Nanti kita bahas saja,siapa tahu nanti Septy mau terbuka sama kita.bagaimana pun juga anak yang di kandung nya harus mempunyai ayah.."timpal Dody.
Percakapan mereka di dengar oleh Yudis,dia sangat penasaran dengan kehidupan sehari-hari nya Alyssah. Karena alyssah sangat menutup rapat hubungan dia dengan suami nya, bahkan setiap di singgung soal suami. Sebisa mungkin alyssah mengalihkan pembicaraan itu.
"Suami mu gimana? Masih gak jelas juga keluyuran dan gak mau kerja.."tanya Dody
__ADS_1
"Kemarin-kemarin gue sempat kesal sama dia yang tanpa gue tahu dia simpan laptop nya dimana,terus gue kasih pinjam laptop gue malah dia minta beliin yang baru..udah gitu pas gue masuk kamar mandi masa iya dia ambil duit gue..nambah kesel nya lagi..Lo tau gak dod? Masa dia nyindir gue,baru abis melahirkan udah keluyuran..gila gak?? Geram Alyssah menceritakan tabiat suami nya.
Alyssah terbuka hanya dengan teman yang selalu membantunya di saat dia susah, alyssah menemukan nya di teman-teman kampus yang dia pikir gak akan sejauh ini membantu nya.
Hahahahahaha..tawa Dody
Malah ketawa...auto tepok jidat alyssah lihat dody mentertawakan dirinya.
"Apa bisa semua baik-baik saja seperti rumah tangga yang bahagia..apa jauh dari kata itu semua ya? Dod.."gumam alyssah
Dody hanya menghela nafas panjang saja, gak tega jika alyssah mengeluh.
"Sabar ya..semua akan indah pada akhirnya,jika memang harus melepaskan,lepaslah tapi jika harus mempertahankan.tetaplah bertahan..kalian menikah tanpa ada rasa cinta, semua karna orang tua mu mendengar kebohongan Eli teman mu itu.. ending nya biar Tuhan yang mengatur.."nasehat dody.
"Ya ampun kasihan banget kisah hidup alyssah.."bathin Yudis lalu meninggalkan ruangan Dody tanpa sepengetahuan alyssah dan Dody.
Setelah selesai pekerjaan nya, Dody dan alyssah langsung bergegas ke kampus nya sekalian alyssah bertemu dengan dosen pembimbing untuk mengatur jadwal kuliahnya biar bia di sesuaikan dengan kerjaan nya yang baru.
Karena di kantor papa nya Dody tidak seperti cafe, alyssah bisa masuk siang karena ada dua shift.
Mereka pun bergegas mencari tempat makan yang biasa mereka datangi.
Mereka turun dari mobil lalu Dody meminta mereka segera masuk ke dalam.
"Bentar lagi septya juga sampai..sebaiknya kita dengar penjelasan nya dahulu,saat ini aku yakin sikis nya pasti terganggu. Apa lagi dia sedang hamil.."terang Cici
"Kita pesan makanan saja dulu, sambil tunggu septya datang.."ujar Dody yang berdiri di belakang Dewi.
"Semoga kita bisa saling menguatkan..jika salah satu dari kita ada yang bermasalah,marilah kita saling berpelukan,saling merangkul,memberi semangat dan solusi..agar salah satu dari kita tidak pernah merasa sendiri.."keluh Dewi yang di jawab dengan anggukan teman-teman nya.
Makanan datang tapi septya belum tiba juga, ada kecemasan di hati alyssah takut teman nya ini kenapa-kenapa.
Akhirnya yang di tunggu datang juga, septya dengan wajah yang lesu bahkan pucat menyapa sahabat nya yang sudah menunggu lama.
__ADS_1
"Apa kabar ,sayang nya aku..alyssah langsung menyambut septya dan langsung memeluk sahabatnya dengan erat.
"Kita akan selalu ada dan mendukung mu.."bisik alyssah di telinga septya
Air mata langsung terjun membasahi pipi septya tanpa di minta, sesak di dadanya sampai dia tidak bisa berbicara apapun.
Cici memberikan air mineral kepada septya dan mengusap bahu nya dengan sayang.
"Minumlah dahulu,biar hati mu tenang..."seru Dewi
"Tarik nafas..dan tenang dulu. Jangan terlalu banyak menangis kasihan bayi mu.."ujar Dody
"Apa bisa kita bicara di tempat lain, di sini jadi pusat perhatian orang banyak.."ide alyssah yang di setujui oleh teman-temannya.
Karena banyak pasang mata yang memperhatikan meja mereka.
Dody berdiri memberikan kunci mobil ke Cici
"Gue ke kasir dulu dan kalian tunggu di mobil saja.."perintah Dody yang di setujui teman-temannya.
Mereka jalan beriringan masuk ke dalam mobil, alyssah tertinggal karena harus ke toilet dulu.
Pas keluar dari tempat makan mau masuk ke dalam mobil, tanpa sengaja alyssah melihat suami nya sedang merangkul mesra Eli.
"Apa aku salah lihat, apakah firasat ku selama ini benar? "Lirih nya
Cukup lama dia terpaku sampai tepukan Dody mengagetkan alyssah.
"Lo liat apa sih, sampe serius begitu.."Dody mencari-cari yang alyssah lihat.
"Gak ada, cuma mungkin gue salah orang.."ucap alyssah yang berjalan menuju mobil di ikuti dari belakang oleh Dody.
"Gue tahu kok, Syah apa yang Lo lihat. Cuma gue gak mau beritahu Lo aja.."bathin Dody
__ADS_1
Sebenarnya Dody melihat Aan berjalan mesra dengan seorang wanita.