Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu

Aku Tulang Rusuk Mu Bukan Tulang Punggung Mu
BAB LIII


__ADS_3

Dewi ditarik paksa papanya sampai dia meringis kesakitan bahkan mama dan kakaknya tidak menghiraukan kesakitan Dewi.


"Apa sih bagusnya dia,sampai kalian membela dia."Sentak Dewi


"Mau tahu? Dia tidak manja dan dia rela berkorban buat mu. Sadar kau tanpa dia kau tak akan bisa hidup, darah Yang ada di tubuhmu itu ada darah dia."bentak papa Dewi yang mengingatkan Dewi tentang kecelakaan yang hampir melenyapkan nyawanya itu.


"Apa masih belum cukup pengorbanan dia, hah? Kau tak tahu di untung bahkan anaknya jadi korban kebusukan mu. Dia berjuang seorang diri mencari makan dan biaya hidup,apa kau jadi dia Mampu seperti itu? Hardik mamanya Dewi


"Aku menangisi dirimu waktu koma sampai alyssah datang tengah malam memberikan darahnya untuk mu sedangkan stok darah yang sama dengan mu sedang kosong. Kenapa kami menyayangi nya karena berkat bantuan nya kau selamat."


Mama nya Dewi sangat marah bahkan ngga habis pikir kebodohan anaknya itu,sehingga merugikan orang lain.


"Nikmatilah sekarang buah yang sudah kau tanam."bisik Tety kakaknya Dewi 


Lalu mereka pergi meninggalkan Dewi yang masih berdiri di depan lobby kantor Dody.


Dody sedang berjalan dengan mama nya untuk keluar dari kantor bersama pak Dedy.


Nampak Dewi sedang berdiri menatapnya tapi Dewi menemukan sifat Dody yang dahulu, dingin dan tak perduli dengan tatapan orang lain.


Dia bisa dekat dengan Dody karena alyssah dan Cici serta septya tadinya dia sangat ingin mendekat tapi sepertinya Dody semakin menjauh.


"Apa sudah ngga ada kesempatan lagi ya? Sampai aku harus kehilangan semuanya,entah Cici dan septya masih mau berteman Dengan ku ayah tidak ya"gumam Dewi yang hanya bisa melihat Dody masuk kedalam mobil lalu meninggalkan dirinya begitu saja.


Sakit yang dia rasakan sekarang, perih bahkan menangis tidak menyembuhkan luka hatinya yang baru terasa.


Sementara di apartemen alyssah dan Cici nampak sedang berkutat di depan oven.


"Ci bilang kak Rully kita makan diluar aja, kita yang akan jemput dia.biar gue ajak Yudis,Sri dan Billah."pinta alyssah 


"Dia ingin coba masakan kita, Syah. Siapa tahu bisa Pada cathering makan siang sama Lo? Ujar Cici sambil memasukkan kue ke dalam toples.


"Iya juga ya, nah trus kalau kita yang masak nih..kita makan di taman rumah sakit gitu? Berarti Billah dan Sri ngga usah ikut dong,"tutur alyssah 


"Iya nanti aja hari Minggu kita ajak Sri dan Billah jalan-jalan."terang Cici dan alyssah pun menyetujuinya.


"Doain gue ya,ci? Semoga lancar usaha gue."pinta alyssah dan Cici memeluk tubuh alyssah tanda semua akan lebih baik.


"Gue kabarin Yudis dulu ya? Alyssah mengambil ponsel dan menelpon Yudis.


"Sudah semua,Syah..tinggal bawa aja."Cici mencuci tangan nya lalu duduk di samping alyssah.

__ADS_1


"Bentar lagi Yudis datang, kita siap-siap dan Lo kasih kabar ke Rully kalau kita yang akan datang."seru alyssah


Alyssah masuk kedalam kamar untuk membersihkan diri mereka bergantian. Selesai mandi ternyata Yudis sudah menunggunya di lobby.


"Lo ngga naik dulu? Kan mau lihat unit? Ujar Cici lewat telpon 


"Oh,iya ya udah gue naik nih."Yudis bergegas masuk kedalam lift dan naik ke unit Alyssah.


Sesampai di depan pintu, Cici menyerahkan akses apartemen untuk Yudis lihat.


Mereka melihat unit itu dahulu sebelum datang kerumah sakit.


"Wah ini sih gue suka, berapa ci? Jangan mahal ya dapet makan kan? Ujar Yudis


"Lo pikir lagi di hotel dapat makan,"cebik alyssah 


" Bisa Lo catering sama Alyssah sehari 3kali makan.nah bisa promo kan keteman Lo juga,"ide Cici 


"Hahahaaha otak Lo jalan juga,ci"seru alyssah 


"Ya udah yuk, tinggal Lo bayar aja..sekarang kita ke rumah sakit,ngga enak kalau di tunggu Rully."terang Cici 


Lalu mereka berjalan menuju parkiran tidak lupa makanan yang sudah di masak pun dibawa.


"Tadi Lo ketemuan sama Dewi kan? Terus gimana ci? Tanya Yudis ke Cici 


"Ngga ada bagusnya juga, itu bocah makinan belagu aja,"sahut Cici 


"Oh, ngga nyesel atau gimana? Karena pak Dody malam ini akan berangkat ke luar negeri dan rencana dia lanjutkan kuliah di sana," ungkap Yudis dan membuat Cici serta alyssah pun terdiam.


"Harus gimana ya? Apa kita nanti jenguk Dody? Tapi takut salah lagi aja gue nya."tutur alyssah 


"Ngga salah sih kita jenguk dia nanti sebentar, kasih semangat aja."timpal Cici


"Ya udah kita makan dahulu aja kali, biar ngga oleng,"sahut Yudis.


"Makan terus bang, Baru tahu gue. Dulu tau ngga ci? Gue lihat dia tuh males banget karena sok cool banget..hahahahaha,"ungkap Alyssah yang membuat Cici tertawa juga.


"Masa sih dia kek gitu,Syah?Cici penasaran 


"Bukan dingin lagi bahkan irit banget kalo bicara. Eh ngga tahu nya aslinya begini.."ledek alyssah.

__ADS_1


Yudis pun ikut tertawa dan tak terasa sudah sampai di lobby rumah sakit.


Alyssah dan Cici lebih dulu turun dari mobil sedangkan Yudis memarkir mobilnya.


Sementara mereka menunggu dilobby, Cici menghubungi Rully dan ternyata Rully sudah menunggu di ruang praktek nya.


Alyssah meminta Cici menemui Rully dulu, biar dia yang menunggu Yudis.


Cici pun menghampiri tunangannya dan memberitahu Kalau alyssah dan Yudis mengajaknya makan di kantin.


Akhirnya mereka berkumpul dikantin, dan ternyata adik nya Rully pun datang kerumah sakit.


Terjadilah kehebohan Antara Olin dan alyssah, mereka berdua sampai lupa kalau ada tiga orang yang menunggu nya.


"Woy,, cepetlah lapar ini."teriak Yudis saking laparnya.


"Sabar bang,"ucap Cici 


"Maklum itu bocah berdua kan waktu sekolah seperti bocah kembar,"ungkap Rully 


"Lihat aja, tuh kek anak kurang kasih sayang aja."tunjuk Cici 


"Olin, kamu ngga sapa kakak iparMu? Seru Rully


"Oh pasti dong, sini peluk..peluk"Olin berhamburan memeluk Cici 


"Senang bisa bertemu dengan mu,Lin? Ucap Cici 


"Cantik pantes kakak gue langsung minta kawin,"ledek Olin yang membuat alyssah terbahak-bahak.


"Ini bang Yudis kenalin, Lin"ujar Rully 


Olin pun menjabat tangan Yudis lalu mereka saling menyapa.


"Kita makan dulu yuk? Baru kita lanjutkan lagi ngobrolnya."ajak Cici 


Lalu mereka makan di kantin dan tidak lupa alyssah menawarkan catering untuk makan siang.


Rully akan coba promosi ke rekan dokternya dan tentu saja menunya harus empat sehat lima sempurna.


"Lisyah, gue nginap ya tempat Lo? Pinta Olin

__ADS_1


"Iya boleh dan Cici aja masih nginap di tempat gue juga jadi kan bisa seru-seruan."tutur alyssah 


Lalu sehabis makan mereka mau menemui Dody terlebih dahulu sebelum pulang.


__ADS_2