
Gavin berkendara menuju sebuah pinggiran kota, disana ada sebuah apartemen yang cukup ketat penjagaannya, bahkan tuan Kenan atau Dimitri tidak tau letak apartemen ini karna waktu itu tuan Dimitri benar-benar tak ingin tuan Kenan mengetahui segalanya lewat tuan Dimitri..
Sementara Arra begitu ketakutan..
''Gavin...apa kau pikir yang terbangun mungkin adalah Kenan..''tatap Arra dengan mata berkaca-kaca.
Gavin menghela nafas..
''Nyonya Arra..aku yakin tuan Kenan tidak akan pernah menyerah apalagi dia tau kalau nyonya sedang mengandung anaknya...''
Wajah Arra begitu pucat...
''Apakah itu artinya...aku akan tertangkap Gavin..''
''Nyonya tenang saja...di apartemen ini...tuan Kenan atau tuan Dimitri tidak tau sedikitpun.''ucap Gavin menenangkan..
''Lalu..bagaimana mungkin itu adalah apartemen Dimitri kalau dia tidak tau..''
''Jadi waktu tuan Dimitri memintaku membeli sebuah apartemenku di suatu tempat tapi tuan Dimitri tak ingin aku memberitahunya karna...dia tak ingin tuan Kenan bisa mengetahui rencananya karna mereka satu tubuh...''
Arrabell mengerti sekarang, dan dia tak akan bisa menahan rasa harunya bagaimana ketika Dimitri memang pria yang baik...tentu saja...Dimitri adalah suaminya yang memang mencintainya tidak seperti Kenan yang hanya tau mengancam...dan mengancam..
''Baiklah....aku bisa tenang sekarang...''
''Yah nyonya Arra..''
Setelah berkendara selama hampir satu jam, mobil milik Gavin memasuki sebuah apartement yang mewah...begitu masuk siapapun harus menunjukan identitasnya juga hubungan dengan penghuni apartemen...
Mereka masuk dan akhirnya, Gavin membawa Arra menuju ketinggian apartement lantai 30..
Ketika dia membuka pintu kamar, sudah ada seorang gadis muda yang menunduk hormat kepadanya..
Mereka saling melemparkan senyum..
Gavin meletakan barang-barang lalu memberikan sebuah koper berisi uang tunai yang di berikan tuan Dimitri..juga sebuah kunci brangkas besar di kamar utama Arrabell..
Usai memberi intruksi pada pelayan barunya bernama Gina....pria itu lantas pamit..
''Aku harus pergi dan mengaktifkan ponselku nyonya...aku takut yang terbangun adalah tuan Kenan...dan ia pasti mencariku.''
''Baiklah...hati-hati Gavin terimakasih kau sudah begitu setia....sampaikan salamku pada Dimitri..''
''Baik nyonya...''
Gavin lalu pergi dari sana dan meninggalkan Arrabell dan Gina seorang diri....
Arra masih berdiri disana...masih bingung dengan hidupnya yang seperti rolercoster, dia bahkan tak bisa tenang...
Arrabell melirik sekitar ruangan dan merasa lega..ini apartemen mewah dan semua fasilitas lengkap...Arrabell bisa menenangkan dirinya disini dengan kehamilannya..
''Nyonya Arra,...apakah nyonya menginginkan sesuatu...''
Arra membalikan tubuhnya dan menemukan seorang gadis sebaya dirinya..dia cantik dan wajahnya tampak lembut...
''Hai...Gina....mulai sekarang kita akan berbagi tempat jadi...maukah kau membantuku..''
'Yah....itu sebabnya aku ada disini nyonya..''
''Terimakasih Gina....aku yakin ini tidak mudah tapi..kau benar-benar aku butuhkan...kita akan berteman saja bagaimana...''
Gina merasa tersanjung dengan ucapan Arrabell...tentu saja, siapa dirinya..seorang pelayan menjadi teman sang nyonya yang kaya raya...sungguh sebuah kehormatan baginya....
__ADS_1
''Aku akan bekerja dengan baik nyonya Arrabell....''
''Aku senang mendengarnya Gina..''
Keduanya saling melemparkan senyuman...
*************
Pria itu membuka matanya dan membeku di tempatnya...ia melirik ke sekelilingnya,...dia bisa merasakan segalanya, setiap permintaan Arrabell yang ingin menjauh, bahkan tatapan kemarahan Arrabell yang masih sangat dia ingat di dalam kepalanya...
Pria itu mengepalkan tangannya....tak ada yang bisa lepas darinya...
ia pun bangkit dan menegakan tubuhnya...pria itu lantas mengambil ponsel miliknya dan menelfon Gavin..memintanya kembali ke taman..
Setelah selesai menelfon, pria tampan itu mengarahkan langkahnya keluar dari taman yang gelap itu dan langsung menghentikan langkahnya ketika sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya..
Gavin segera keluar dari dalam mobil dan mendekatinya...
''Bagaimana Gavin...''
Pria itu mengangkat wajahnya dan mengerutkan kening...
''Tuan Dimitri...''
''Mengapa kau menatapku begitu..kau pikir Kenan yang terbangun....astaga,...aku tak bisa berhenti tertawa...apakah Arrabell...sudah berada di tempat yang aman...''
Gavin terdiam sesaat, mengapa dia merasa bodoh sendiri...dia melihat tuan Dimitri..senyumnya caranya bicara, adalah tuan Dimitri namun mengapa dia takut..ataukah ini hanya perasaannya saja..yah..karna sesungguhnya dia terlalu takut dengan tuan Kenan.
''Yah..tuan Dimitri maafkan aku...aku pikir tuan Kenanlah yang terbangun..''
''Tidak...dia tak akan terbangun lagi aku jamin Gavin jadi jangan khawatir tapi untuk sementara biarkan Arra tenang dulu....aku tak mau dia syok...lagi pula aku berjanji kalau akan membiarkan Arra tinggal sendirian...ayo...kita pulang Gavin...''
Gavin segera membuka pintu mobil dan membiarkan Dimitri masuk ke dalam mobil..ia masih di liputi sejuta pertanyaan...mengapa tuan Dimitri sedikit aneh...
*********
Pagi ini di dalam ruangan kerjanya, Dimitri duduk di ruang kerjanya sambil mengetukan jemarinya di atas meja kerjanya...sambil menunggu seseorang, tak berapa lama kemudian pintu ruangannya terbuka..
Dan seorang pria tegap berdiri di depannya dengan tatapan dingin...dia mendekati Dimitri dan menundukan kepalanya..
''Tuan.....''
''Gasper Hulk.....apa kau siap dengan tugas yang aku berikan kepadamu..''tatap Dimitri tajam.
''Tentu saja tuan,...aku akan melakukan apapun untuk tuan.''
''Bagus....aku ingin kau mendapatkannya dengan segera...beritahu aku dimana dia tinggal...
''Baik tuan...anda akan mendapatkan infonya dalam waktu singkat..''
''Jangan kecewakan aku Gasper, jika kau menemui kesulitan atau ada yang mencoba menghalanngimu..maka kau tau harus apa Gasper..''
''Menyingkirkan penghalangku tuan..''
''Yah....aku suka cara kerjamu..'' ucap pria itu dengan sinar mata tajam...
Kali ini apa yang dia inginkan bisa berhasil....Gasper begitu kuat...dia adalah anak buahnya yang punya pekerjaan khusus yang baru di tunjuk..nama belakang Hulk adalah pemberian Dimitri karna tubuh Gasper tinggi besar seperti raksasa, dia begitu terlihat buas...
''Sekarang pergilah...jangan buang waktu.''
''Baik tuan Dimitri..''
__ADS_1
Gasper lalu melangkah keluar dari ruang kerja milik Dimitri, sementara pria itu menyandarkan tubuhnya di sofa miliknya...
Sekarang tinggal menunggu....dan dia akan mendapatkan kabar baik...pria itu lalu mengambil ponselnya dan memandang foto pernikahan miliknya.....
Arrabelle...
*************
Gavin keluar dari apartemen bersama Gina..gadis itu tersenyum ketika mengantar Gavin...ketika Gavin ingin masuk ke dalam mobil pria itu menoleh sesaat kepada Gina yang tampak berat melepaskannya..
Gavin menggenggam tangan Gina..
''Hanya beberapa saat Gina, bertahanlah..selain kau aku tidak percaya siapapun untuk menjaga nyonya Arra...''
Gina mengangguk patuh....
''Aku ingin pernikahan kita benar-benar akan terlaksana Gavin...beberapa hari ini aku sedikit gelisah...dan aku tak tau mengapa...''
Gavin menyentuh wajah Gina dengan lembut...
''Aku akan sering mengunjungimu....katakan pada nyonya kalau nyonya harus tenang karna yang terbangun tuan Dimitri dan bukanlah tuan Kenan...''
''Yah...aku mengerti..''
Gavin mendekat mencium bibir Gina sesaat lalu meninggalkan kawasan Apartemen...setelah menyadari Gavin pergi..Gina lalu melangkah menuju sebuah mini market dan terkejut ketika dia menemukan seorang pria tampak mendekatinya...pria itu mempunyai tubuh yang cukup tinggi...hingga Gina sedikit takut..
''Selamat pagi...'
''Yah,.....selamat pagi tuan..''
''Maaf.....aku ingin menanyakan sesuatu..siapa namamu..''
''Aku...''ulang Gina..
''Yah...namamu, aku salah satu pekerja di mini market ini....aku ingin berteman.''tunjuk pria itu..pada mini market di belakang mereka..
Gina mengangguk...
''Namaku Gina..lalu siapa namamu..''
''Aku Gasper Hulk...''
Pria itu mengulurkan tangan besarnya pada Gina yang membeku....
pria ini lebih cocok menjadi tukang pukul dari pada menjadi karyawan mini market..
''Hah.........''
*******************
Hai.....semua Readers Author...apakah sudah pada mudik....yang paling jauh mudik ke kota mana....
Senang yah...akhirnya tak terasa sudah sampai di penghujung puasa...karna itu dari lubuk hati Author yang paling dalam..Author mengucapkan...
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin yah....selamat merayakan hari raya lebaran....
Bahagia semuanya para Reader Author tersayang...semoga di hari Idul Fitri ini semua hati kembali menjadi baru...
Love U All.....
__ADS_1
Selamat Hari Lebaran..........