Alter Ego

Alter Ego
Vloger 4


__ADS_3

Siang ini kelas terasa panas. Pak Abdul, guru sejarah terlihat mengibas-ibaskan buku materinya sambil mengajar. Murid-murid lain pun melakukakan hal yang sama.


Kipas angin yang terpasang di pojok kelas seperti gagal melakukan tugasnya di jam pelajaran terakhir itu.


Mala berusaha berkonsentrasi kepada pelajaran. Tetapi perasaan gelisah Malam mengusiknya.


“ Akan ada hal buruk..” kata Malam. “ Aku ngerasa ada aura jahat yang mendekat..”


“ Apa maksud...” belum selesai Mala bertanya, terdengar keributan di kelas lain.


GGGRROOOOAAAAA


Terdengar geraman keras di kelas sebelah. Menarik perhatian semua warga sekolah.


Guru yang mengajar keluar dari kelas disusul para murid.


Mereka berlarian meminta tolong dari kelas ke kelas.


“ Ada kesurupan massal..!!” terang seorang siswa. Pak Abdul keluar untuk melihat situasi kelas yang dimaksud.


Tanpa dikomando, siswa di kelas Mala membubarkan diri. Mereka mengerumuni kelas yang dimaksud.


Benar saja, ada sekitar 3 siswi dan 2 siswa yang bertingkah ganjil. Mereka menyalak, tertawa tidak karuan, menangis histeris dan bahkan ada yang diam mematung.


Sejumlah siswa dan guru berusaha menahan siswi yang menyalak dan menggeram, namun dengan mudah dilempar. Padahal siswi tersebut bertubuh munyil. Begitupun dengan siswa dan siswi yang lain.


Mala melihat kerumunan roh di dalam kelas.


Roh itu mengepung satu kelas. Jumlah mereka banyak sampai membludak keluar kelas.


Kelas telah kosong meski kelima murid masih di sana.


“ hantu orang gila.. mereka seperti arwah yang ada di laptopmu semalam” pikir Malam.


“ Eh?”


“ tidak salah lagi, itu hantu orang gila.”


“ kenapa mereka merasuki tubuh anak-anak ini?”


“ Biar kutanyakan. Aku pinjam tubuhmu..”

__ADS_1


Malam mengambil alih tubuh Mala dan mendekati salah seorang arwah.


“ Katakan, kenapa kalian berkumpul di sini?” gertak Malam pada salah satu arwah yang berhasil dia tangkap.


“ Kenapa.. heheh.. kenapa ya. Hehehehe...” arwah itu terlihat meracau tidak jelas.


“ Shit!! Buang waktu saja!” umpat Malam. “ Sia-sia aja”


“ Terus apa yang harus kita lakukan?”


Malam menggeleng bingung.


30 menit sudah kelima siswa itu masih saja berperilaku ganjil. Sebagian besar para siswa pulang setelah bel berbunyi. Mala salah satu yang bertahan.


Kepala sekolah datang membawa seorang pria paruh baya berbaju koko putih. Kelihatannya orang pintar.


Pria itu bernama ustad Hasan. Belum sampai di kelas yan dimaksud, beliau mengerutkan keningnya.


“ Apa dulunya sekolah ini pemakaman atau bekas rumah sakit?” tanyanya pada Kepsek.


“ Bukan, Tad. Dulu tempat ini adalah areal persawahan. Saya alumni sini. Jadi sangat paham..” bantah Kepsek.


“ Tapi kenapa saya merasa aura di sini sama seperti di area pemakaman, ya?” renung ustad Hasan. “ Yang lebih penting, saya akan menyadarkan murid yang kesurupan.” Beliau mempercepat langkahnya.


...


Mala melihat semua aksi Ustad Hasan. Selamat ayat-ayat suci berdengung, para hantu itu berteriak dan menangis namun, tidak bergeming dari tempat itu.


Malah Malam juga mengamati perilaku aneh lainnya. Mereka menggapai udara di belakangnya namun kaki mereka seolah tertarik kembali ke dalam kelas. Itu yang membuat tenaga Ustad Hasan hampir habis.


“ Seperti di tarik magnet” komentar Mala.


“ Magnet?!!” tiba-tiba Malam menyadari sesuatu. Dia berlari.


“ Ada apa?” Mala kebingungan.


“ Kenapa arwah RSJ Lama berpindah kemari. Itu karena ada yang memanggil dan Kenapa mereka tidak bergeming mendengar ayat suci al qur an, bukan karena tidak mempan tetapi karena tidak bisa. Dengan kata lain mereka dikendalikan.” Terang Malam. Langkahnya tidak terhenti.


“ Tidak mungkin.. Lalu, apa alasannya?”


“ Kalau untuk itu, tanyakan kepada seseorang yang pernah mengunjungi RSJ Lama”

__ADS_1


“ Jangan-jangan..” Malam membenarkan pemikiran yang terlintas di benak Mala.


“ Zee.. kamu kan orangnya..” tunjuk Malam sambil menghentikan larinya.


Di depan mereka, berdiri seorang siswi yang dimaksud.


“ Wow..” Zee menepuk tanganya. Tatapannya sinis. “ Ternyata benar firasatku. Ada roh yang menyatukan dirinya dengan tubuh manusia hidup. Sangat menarik”


“ Ka.. kamu bukan Zee..” Terka Malam. “ Siapa kamu?”


“ Hem.. siapa ya kekeke.. sekarang sih masih belum jadi Zee. Tetapi, sebentar lagi juga akulah yang akan menjadi Zee.”


“ Maksudmu. Kamu mau menghilangkan arwah Zee. Tidak akan kubiarkan!!”


“ Sebelum sombong. Kamu harus membuktikan ke mereka dulu, deh” tunjuk Zee kearah belakang.


Malam melihat kebelakang. Rombongan hantu yang mengepung kelas Zee ternyata sudah berada di sana dalam posisi siap menyerang.


“ Tamat riwayat kita..”


Zee tertawa di tempatnya. Dia tampak puas melihat wajah ngeri Mala.


Pshuuuu...


Tawa Zee berhenti. Gerombolan hantu, berhenti bergerak seolah macet. Serta merta mereka menguap.


Zee ambruk. Roh yang merasukinya keluar. Roh itu berwujud wanita muda berwajah buruk, tengah memegang dadanya yang terlihat ada lubang. Wajahnya meringis kesakitan. Dengan cepat lubang itu melebar dan rintihan roh itu makin menjadi-jadi.


“ Apa yang telah terjadi?” pikir Mala dan Malam kebingungan.


Mereka hanya terdiam saat roh itu lenyap, menguap dan menghilang.


Malam mendengar suara langkah pelan. Saat mencari sumber suara, dia melihat pria muda dengan rambut putih menjauh.


Malam masih bingung dengan keberuntungannya. Tapi segera dia tepiskan. Zee lebih butuh pertolongan saat ini


...


Di tempatnya, Ustad Hasan telah berhasil menyadarkan para murid yang kesurupan. Dia terlihat kelelahan. Tapi, keningnya mengeryit melihat aura yang tadinya seperti tempat pemakaman sekarang beraura seperti layaknya sekolah pada umumnya.


“ Abi, apa sudah selesai?” tanya suara dari pemuda berambut putih.

__ADS_1


“ oh, Aaron, ya.. sudah mau selesai. Tunggulah.” Yang di panggil Aaron hanya mengangguk.


__ADS_2