Alter Ego

Alter Ego
Merasa Lega


__ADS_3

Arrabell memandang dirinya sendiri di depan cermin ketika senyumnya mengembang..melewati hari tanpa Dimitri atau pun bayangan Kenan sungguh membuatnya lega..


Arrabell memejamkan matanya ketika dia membayangkan kehidupan tenang yang mulai dia nikmati..yah...berada jauh dari tekanan adalah hal mahal yang dirindukan oleh Arra saat ini dan dia sudah mulai menikmatinya..


Arrabell memejamkan matanya ketika ia menyentuh permukaan perutnya dan berusaha merasakan anaknya,..Arrabell cukup bisa merasakan gundukan kecil di perutnya,..


''Kita akan bahagia tanpa ayahmu....hanya ada kau dan ibu...bisakah kau menerimanya anakku....keluarga kita berbeda dengan keluarga yang lain jadi ibu pikir harus memberitahumu bagaimanapun kau akan hidup hanya bersama ibu saja....jadi mengertilah anakku..''


Arrabell tersenyum...


Sesaat kemudian pintu ruangan terbuka, dan sosok Gina muncul dari sana membawa banyak belanjaan...ia tersenyum ketika mendapatkan tatapan tajam dari sang nyonya..


''Mengapa kau belanja banyak sekali..''


''Nyonya Arra...ini aku sebenarnya mendapatkan secara gratis dari teman baruku..'


''Hah....sebanyak ini..''


Arabell bisa melihat beberapa susu kehamilan, aneka biskuit dan coklat ada banyak sekali makanan dan minuman ringan..


''Mengapa dia memberimu dengan cuma-cuma Gina..bukankah itu terlalu aneh..''


''Nyonya Arra....dia adalah tangan kanan bos nya yang punya minimarket baru di bawah sana..sebenarnya bos nya salah memesan barang, jadi dia memilih menggratiskannya pada temanku agar dia bisa membaginya dengan keluarganya..karna temanku tidak punya keluarga di kota ini maka dia memberikan semuanya kepadaku.''


Mesk sudah menjelaskan pada Arra, namun wanita itu masih curiga, semua ini terlalu kebetulan, dia berpikir kalau rencana ini adalah akal-akalan Kenan yang mungkin sudah terbangun....


Tapi tidak...jika Kenan sadar dan dia tau kalau Arra tinggal disini maka pria itu akan datang dan menculiknya bukan..yah..bahkan dalam mimpi pun Arra tetap akan memikirkan hal yang sama...mungkin saja bos teman Gina adalah orang yang baik..


Diantara beberapa barang yang dia bawa, pandangan mata Arra tertuju pada sebuah mainan untuk bayi....jemarinya terulur untuk mengambil dan membawanya dekat di matanya..


''Bahkan ada mainan anak..''


''Aku mengambilnya secara acak nyonya...karna nyonya sedang hamil jadi aku mengambilnya sebagai persiapan..''


Sontak keduanya saling melemparkan senyuman....


''Terimakasih Aunty Gina..''


''Nyonya.....jangan berpikir yang berat, aku akan menjaga nyonya dengan baik disini...''


''Aku percaya....''


Mereka tersenyum...........


Malam hari......


Suasana malam hari sudah sepi...Arrabell sudah tertidur dengan lelap..sejak kehamilannya, Arra tidur lebih awal.....


Tengah malam,...


Pintu kamarnya terbuka perlahan...seseorang masuk dan mendekati ranjang tempat Arra tertidur...ia tersenyum dingin...........


************

__ADS_1


Pagi ini..


Tubuh Arrabell lebih sakit, dan lelah..entah mengapa seolah dia baru saja melakukan aktifitas fisik yang menguras tenaganya..


Gina membawa secangkir teh panas dan di letakannya di atas meja..


''Mungkin kehamilan nyonya sudah mulai membesar jadi nyonya mulai lelah..''ucap Gina menenangkan...


''Apa benar begitu, tapi ini baru bulan ketiga...apakah harus lelah seperti ini..''


Gina menganggukan kepalanya..gadis itu lalu memincingkan matanya ketika dia mendapatkan sebuah pesan dari teman barunya Gasper..yang meminta mereka untuk bertemu...


''Nyonya...setelah selesai bekerja apakah aku bisa pergi sebentar.''


''Kau mau kemana..''


''Oh...hari ini temanku meminta bantuanku sedikit karna ada banyak barang masuk di gudang...pegawainya belum masuk jadi..''


''Baiklah...pergi saja Gina...lagi pula di dekat sini kan..''


''Yah,.....mini market berada persis di depan apartemen kita...dia menyatu komplek ini..''


''Kalau begitu pergi saja...jika sempat aku akan turun dan berjalan-jalan..''


''Baiklah...nyony Arra..terimakasih..''


***************


Gavin mengerutkan kening ketika, Gina tidak menjawab telpnya..bagaimana pun Gavin khawatir dengan kondisi nyonya Arra...dan ingin bertanya bagaimana keadaan mereka..


''Gavin....tepat sekali kau ada disini..kau mau kemana..''


''Aaa...aku ingin ke tempat adikku...''


''Adikmu..''ulang Dimitri


''Ya tuan..sudah lama aku tidak mengunjunginya dan aku pikir ini adalah waktu yang tepat.''


''Jangan sekarang Gavin...kau harus menyelesaikan sesuatu lebih dahulu..''


Mengapa mendadak sekali....? Sebenarnya Gavin tidak memberitahu dengan jujur tujuannya pergi karna dia merasa ada yang aneh dari tuan DImitri....dia terlihat berbeda...meski Gavin tak bisa memastikannya namun dia perlu hati-hati...


''Baiklah...tuan Dimitri...''


***********


Gina tanpa curiga membantu Gasper mengangkat beberapa barang dari gudang tanpa tau kalau dirinya di kunci....


Gadis itu baru sadar ketika dia kembali dan melihat kalau pintu gudang tertutup rapat...Gina menjadi panik, lalu berlari menuju gudang dan berusaha membuka pintu...


Gadis itu berteriak histeris mencoba berlari sekelilingnya untuk mencari pintu keluar namun, ia menjadi bingung karna dia tidak menemukan pintu keluar...


''Siapapun tolong aku.......''teriak Gina histeris sambil memukul pintu..

__ADS_1


Oh...apa yang terjadi kali ini, mengapa tak ada yang melihat dan mendengarnya, apakah Gasper melupakannya dan mengira dia sudah keluar dari gudang ini..


''Gasper....Gasper tolong aku.....''jerit Gina sekuat tenaga..


Di gudang ini cukup dingin dan membuat Gina mulai gemetar...ia terlihat panik dan cukup ketakutan...berulang kali dia mencoba untuk tidak putus asa,....ia tetap mencari jalan keluar sampai akhirnya jantungnya berdebar kencang ketika mendengar tepuk tangan dari arah belakang, gadis itu menoleh gemetar dan benar saja...dia begitu terkejut melihat Gasper muncul dari pintu yang lain....


''Gasper...oh syukurlah kau datang..''


Gina berlari ke arah Gasper dengan senyuman lega....


pria itu tersenyum.....


''Gina...''


''Aku pikir aku akan terjebak dan mati disini...untunglah kau datang ayo pergi...''


Terburu-buru...sehingga Gina melangkah melewati Gasper yang masih berdiri dengan beku..


Gina dengan cepat membuka pintu dan segera masuk..namun ia begitu terkejut ketika menemukan sebuah kamar tidur di lengkapi ranjang, ruangan disini lebih hangat di banding gudang,...apakah ini kamar Gasper...?


Gina berbalik dengan maksud ingin bertanya namun ia terkejut bukan main, ketika Gasper masuk dan menutup pintu di belakangnya, pandangannya menjadi lain dan hal itu membuat wajah Gina menjadi pucat...


''Gasper...dimana pintu keluarnya, aku harus pergi..nyonya Arra pasti mencariku...''


''Sssttt.....kata siapa kau akan pergi Gina...''


Pria itu mendekat dengan tatapan buas, wajahnya yang sangar cukup membuat tubuh Gina seakan lumpuh...


''Gasper...jangan menakutiku...''


''Kau tidak bisa keluar dari sini karna aku menginginkanmu..''


''Apa...........''


***********************


Arrabell terkejut menerima sebuah pesan dari seseorang....


Aku menunggumu di bawa Apertemenmu Arrabell....


Siapa.....??


Arra menjadi cemas namun dia jelas penasaran dengan siapa yang baru saja mengirim pesan...siapapun dia pasti sudah mengenalnya dengan baik..tapi siapa...tidak mungkin Dimitri bukan...atau Kenan...??


Arra sungguh penasaran...dia pun segera turun dari apartemennya dan melangkah menuju lobi...begitu keluar dari lift langkahnya terhenti ketika melihat seseorang yang di kenalnya..


''Arrabell....apa kabar...''


''Tidak mungkin........''


🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊


Selamat hari raya lebaran

__ADS_1


mohon maaf lahir dan batin


❤️❤️😇😇🙏🙏❤️❤️


__ADS_2