
Arrabell tak kuasa menahan perasaan terkejutnya mendengar pernyataan Gina yang mengatakan kalau sebenarnya yang bersamanya selama ini adalah Kenan dan bukannya Dimitri..
Jantung Arrabell berdebar kencang menyadari mereka bahkan telah melewati percintaan...
Tidak mungkin, Gina salah karna yang berhadapan dengannya Dimitri dan bukan Kenan..bukankah Kenan berbeda, Kenan tampak kejam sedangkan Dimitri sebaliknya dia adalah pria yang baik..jadi tidak mungkin Arra salah menebak keduanya lagi pula..dia sangat yakin kalau itu bukanlah Kenan..
Wanita itu duduk di sofanya sambil menyentuh kepalanya, ia masih syok dengan ucapan Gina...
''Nyonya Arra....bukankah tidak ada yang berbeda...mereka bahkan sebenarnya hanya satu orang.''
''Diam....kau bahkan tidak mengerti perasaanku Gina...aku tak akan sudi...menerima Kenan...kau tak tau apa yang sudah ku alami selama ini...''
''Nyonya Arra.....bukankah nyonya sudah melihat perbedaannya kalau sebenarnya tuan Kenan bisa berubah lebih baik dan itu semua karna cintanya pada nyonya..''
''Tapi aku sama sekali tidak mencintainya Gina...terserah kau dan semua orang mau menerima Kenan tapi aku tidak....akan akan aku buktikan dia Kenan atau bukan...kalau dia benar-benar Kenan maka aku akan benar-benar marah kepadanya..''
__ADS_1
Gina memejamkan matanya, sedikit menyesal telah mengatakan kebenaran di waktu yang tidak tepat....dia bahkan tak tau apa tuan Kenan akan memaafkannya atau tidak..karna kelancangan mulutnya..
''Nyonya Arra...''
''Pergilah Gina...pergi dari kamarku sekarang..kau bukan lagi sahabat apalagi adikku..''
Airmata menetes dari kelopak mata Gina yang basah,...
''Aku sungguh minta maaf semua ini karna salahku karna aku yang ceroboh...nyonya Arra...aku tak bisa pergi kemanapun karna kemungkinan aku sudah hamil...aku tak ingin Gasper jauh dari anaknya sendiri....aku tidak tega melakukannya...nyonya Arra....permisi..''
Arra memilih untuk tertidur di sofa sekaligus menangkan dirinya...semua cerita Gina seolah menjadi petaka bagi hatinya karna Arra mulai merasakan rasa nyeri mengaliri dadanya.....benarkah sebenarnya Kenan yang bersama dengannya selama ini dan bukan Dimitri kalau benar...betapa kejamnya Kenan kepadanya..
Bahkan Kenan tak ragu menipunya, pria itu pasti tertawa menang ketika berhasil membawanya ke pulau ini...ya ampun mengapa begini...mengapa dia malah terjebak bersama pria yang dia benci....
Arra bangkit berdiri melangkah mendekati balkon dan di saat yang sama, pandangannya jatuh pada mobil yang berhenti di depan rumahnya, Kenan telah kembali bersama Gasper..
__ADS_1
Seharusnya Arra sadar kalau Gasper adalah anak buah kepercayaan Kenan dan bukan Gavin..dia harus sadar ketika Kenan mengejar Gavin dan ingin menghancurkannya karna dia bukanlah Dimitri...
Jemari Arra mengepal dengan kuat...ia menoleh tajam ketika pintu kamar terbuka, pria itu melangkah masuk dengan jas berwarna abu-abu..
Penyamaran yang sempurna...beraninya Kenan berbohong...
''Sayang....aku kembali...lihat apa yang aku bawa ini..''
Kenan mendekat ingin memeluk Arra....
''Mengapa kau berbohong padaku Kenan..''
Pria itu terkejut....
''Arra....''
__ADS_1