
Aston dan Gavin telah meninggalkan rumah singgah itu membawa serta adiknya sementara..
Arrabell memejamkan matanya, matanya menjadi basah...yah...ia tak mungkin mengorbankan Gavin juga adiknya apalagi Aston..karna jika Kenan menemukan mereka maka mereka akan mati...
Gina yang menatap Arrabell pun menundukan kepalanya..
''Nyonya Arra...apakah nyonya benar-benar akan melaksanakan semua rencananya..''
''Yah Gina....aku tak mau melibatkan Astonn juga Gavin dan adiknya, bagaimana pun Gavin adalah tangan kanan Dimitri yang paling dia percaya...jadi...tak mudah bagiku melihat Kenan menghancurkannya..''
Yah..sebenarnya Gina sudah tau rencana Arrabell melalui telp, kala itu Gina menerima telp dari Arra dan dia memberitahu segalanya, dan menanyakan apa keputusan Gina akan tetap mengikutinya atau malah sebaliknya dia ingin pergi bersama Gavin..
Tapi...bahkan Gina terlalu malu untuk bersama Gavin..dia sudah ternoda oleh Gasper dan tak punya keberanian untuk mengatakan segalanya....syukurlah Gasper melepaskannya dan pergi entah kemana...Gina memutuskan akan bersama Arrabell sampai kapanpun, takdir memanggil mereka...Gina akan tetap setia..
''Yah....aku telah menelfon pengacaraku dan memintanya mengatur kepergian mereka secepatnya sebelum Kenan dan anak buah mereka menemukannya...''
''Jadi apakah nyonya akan menyerah,..''tanya Gina dengan wajah sendu.
Airmata bening itu menetes dari sudut mata Arra..
''Tak ada pilihan lain selain menyerah Gina...aku tau jika aku terus bersama Aston dan juga Gavin juga adiknya maka mereka akan di bunuh oleh Kenan...aku sangat yakin...''
''Apakah nyonya tidak takut tuan Kenan tetap akan membunuh mereka walau telah menemukan nyonya..''
Hening.............
Arrabell menggeleng......
''Tidak...dia hanya butuh aku...selama aku bersamanya maka Kenan akan mengampuni mereka bahkan mungkin melupakannya..''ucap Arra sangat yakin..
''Baiklah nyonya Arra....aku akan selalu menemani nyonya..''
Arra menatap mata Gina yang sembab...
''Apa kau yakin akan tetap disini bersamaku Gina...lalu bagaimana hubunganmu dengan Gavin..''
Gina memalingkan wajahnya, matanya berkaca-kaca menahan rasa sakit...
''Aku tak bisa bersamanya..''
''Mengapa......''
''Karna aku memang punya alasan sendiri nyonya Arra..maafkan aku tak bisa berbagi..''ucap Gina menundukan kepala, sambil menghapus airmatanya...
Arra pun tak ingin memaksa Gina bicara...bagaimana pun itu masalah pribadi Gina..
''Baiklah aku tak akan memaksa...tapi kau harus berpikir bagaimana dari sisi Gavin...dia pasti akan terluka..dan kecewa..''
''Aku yakin dia akan menemukan penggantiku yang lebih baik..''sambung Gina tegas.
Mau tak mau Arra menerima jawaban Gina...dia tersenyum pasrah...
**********
__ADS_1
Gavin dan Aston begitu terkejut ketika mereka di giring masuk ke dalam pesawat dengan tujuan sebuah negara yang jauh...beberapa pria bertubuh tegap segera menutup pintu pesawat..
''Ada apa ini..kami tidak bisa pergi setidaknya kami harus menunggu nyonya Arra.......'' ucap Gavin tak rela..
Ucapannya membuat seseorang keluar dari balik pintu, pria itu adalah pengacara Arra yang di percayakan Arrabell untuk membawa mereka pergi..sang pengacara serta keluarganya juga ikut...
''Kita akan pergi tanpa nyonya Arra...''
'Bagaimana mungkin....dia juga ingin pergi meninggalkan negara ini...'ucap Aston dengan mata yang basah..
Namun pria itu lalu menelfon Arrabell sesaat sebelum pesawat lepas landas...hingga kedua pria itu saling menatap tajam...
Arra : Halllo.......
Gavin/Aston : Arra....mengapa jadi begini...kami telah berada di pesawat..katakan kalau kau juga berada disini Arra....aku akan menjemputmu...( suara Aston menjadi serak)
Hening........
Arra : Ah...kakak....akun senang sekali menyadari kau sudah aman...kau dan Gavin akan berbagi uang itu..kakak dengarkan aku..uang itu adalah uang ayah yang di berikan padaku....tapi, tampaknya aku tidak butuh uang itu lagi kak Aston..........
Aston : Apa maksudmu....
Arra : Pergilah bersama Gavin dan adiknya, aku akan tetap bersama Kenan....
Aston dan Gavin saling menatap dengan hancur...
Gavin : Nyonya Arra...bagaimana bisa nyonya melakukannya...??
Arra : Gavin....kakakku Aston akan membagi rata uang itu, pakai dan gunakan untuk usaha juga menyekolahkan adikmu...hiduplah dengan tenang..aku jamin Kenan tak akan mengejarmu lagi....
Gavin : Tidak....nyonya Arra....bagaimana kalau tuan Kenan menyaktimu...
Arra : Tertawa......) Aku mengandung anaknya..dia tak akan berani padaku...Gavin, aku akan mengabari kalian jika situasi lebih tenang..
Hening...
Aston : Arra....aku minta maaf atas semua perbuatan jahatku kepadamu..terimakasih kau sudah menyelamatkan aku...terimakasih...
Arra : Kau telah melakukan kewajiban sebagai seorang kakak..jadi kini giliranku Aston....sebagai adik...aku akan melindungimu dari ancaman Kenan..
Hening.......
Aston : Baiklah....kalau begitu...kami akan menerima semua keputusanmu Arra...
Arra : Terimakasih, untuk Gavin...Gina ingin bicara...
Gina.......?
Gavin : Gina....mengapa kau melakukannya...
Gina : Pergilah aku melepasmu Gavin...sekaligus aku memutuskanmu
Gavin : Apa maksudmu Gina....
__ADS_1
Gina : Aku tidak pernah mencintaimu selama ini Gavin..jadi...maafkan aku lalu lupakan aku.....
Gavin : Tapi........Gina.........
Titttt........
Gavin begitu terkejut ketika ponsel di matikan begitu saja....dan sesaat kemudian sang pengacara mengambil ponselnya..
''Semua duduklah dengan tenang...karna pesawat kita akan segera berangkat..''
''Tapi...Gina..kekasihku...''airmata Gavin menetes.
''Dia sudah menolakmu Gavin...aku rasa kau harus melupakannya..''ucap Aston menepuk pundak Gavin yang lemah..
''Tidak..........''
Gavin tak punya pilihan lain selain pasrah, pesawat segera lepas landas dan meninggalkan kekasihnya jauh tertinggal.....hati Gavin hancur menyadari dia benar-benar telah kehilangan kekasihnya..benar-benar kehilangan...
*****************
Arra dan Gina berdiri di luar rumah dan memandang ke atas langit....ketika sebuah pesawat melintas...
Mereka berdua melambai ke udara sekaligus mengucapkan selamat tinggal....tangisan Gina pecah ketika dia harus melepaskan pria yang begitu dia cintai untuk pergi..
Yah,......Gina tak mampu untuk jujur kalau sebenarnya dia sudah ternoda..kalau sebenarnya dia telah kehilangan kepercayaan diri untuk bersama Gavin yang begitu baik padanya dan menjaganya selama ini...
Gina berharap semuanya bisa berakhir, hidupnya kini adalah menjaga nyonya Arra dan melindunginya,....
Arra menyadari betapa terguncangnya Gina ketika peswat itu menghilang di balik awan....ia mengerti airmata Gina..Arra menyentuh bahu Gina..
''Sebenarnya kau punya pilihan untuk jujur tapi kau tidak mengambil opsi itu Gina.....
Gina mengangguk.......
''Aku hanya berharap Gavin bisa bahagia meski tanpa aku....itu adalah doaku nyonya Arra...'
''Jika dia bahagia..bagaimana denganmu...''
Hening....
''Aku tidak tau...''
''Oh...ya ampun Gina..kau membuatku merasa bersalah karna memilih menemaniku..''
''Ini pilihanku dan bukan salah nyonya Arra....''
''Baiklah...sekarang kau harus tenang karna kita akan segera pergi dari tempat ini Gina..''
''Pergi....tapi nyonya Arra bilang akan menyerah..''
Arra tersenyum dingin..
''Meski pada akhirnya dia akan menemukan aku tapi aku akan membuatnya membayar semua perbuatannya kepadaku...aku akan menyiksanya...jadi ayo kita pergi Gina..''
__ADS_1
''Baiklah..........''
Kedua wanita itu segera menghampiri mobil dan sesaat kemudian meninggalkan tempat itu....