Ambil Bekasku, Mbak!

Ambil Bekasku, Mbak!
Rencana Mama Santi


__ADS_3

Seminggu setelah hubungan terlarang Dimas dan Dena, keduanya semakin sering melakukan kegiatan ranjang. Bahkan hubungan mereka semakin terjalin erat, Dena mulai berani meminta keinginan nya pada Dimas. Dan pria itu tak menolak apapun yang menjadi keinginan nya, sikapnya sangat berbanding terbalik dengan sikap yang ditunjukkan pada Rania. Pria itu terkesan semakin dingin pada istrinya, terlebih ketika dia pulang kemalaman dan Rania terus memarahi membuat nya semakin muak untuk pulang. Dia lebih memilih pergi bersenang-senang dengan wanita selingkuhannya.


Seperti siang ini, Dimas sengaja pulang lebih awal untuk menghabiskan waktu bersama Dena. Pria itu sedang candu-candu nya pada tubuh Dena yang memiliki bentuk tubuh yang lebih menggoda dari istri nya. Dan kali ini, tujuan mereka adalah pergi berbelanja.


Selama satu minggu ini waktu Dimas banyak dihabiskan di apartemen Dena, membuat nya harus melengkapi kebutuhan nya di sana.


Keduanya berjalan saling merangkul dengan perasaan bahagia, sesekali Dimas mencuri ciuman di bibir Dena. Tanpa disadari, seorang wanita menatap dua orang yang sedang berjalan beriringan itu dengan amarah memuncak. Dia sangat tak terima kala melihat pria yang sudah dipercaya sepenuh jiwa justru bermain api dibelakang nya.

__ADS_1


"Sialan! Berani-beraninya Dimas selingkuh!" Wanita itu menghentakkan kepalan tangan nya pada langit-langit dengan tatapan terus tertuju pada dua orang yang akan memasuki toko pakaian dalam.


Sebelum mereka hilang dari pandangan, wanita itu segera mengambil ponsel dan menghidupkan layar kamera untuk mengabadikan nya.


Dia tersenyum menyeringai menatap hasil jepretan nya. "Akan aku gunakan bukti ini untuk memeras Dimas." Gumam nya lirih. "menantu tidak tahu diri! Bisa-bisanya kau menyelingkuhi Rania. Aku akan membuat mu tunduk pada ku." Dalam pikirannya, dia merencanakan akan menggunakan foto itu untuk mengeruk harta Dimas.


"Aku memang sangat beruntung. Memiliki suami tua bangka yang sangat berguna untuk sumber keuangan. Dan masih bisa mencari kenikmatan dari pria lain yang lebih muda dan sangat tangguh memberi ku kepuasan kapanpun." Katanya masih dengan suara lirih.

__ADS_1


Santi berjalan menuju toko pakaian dalam yang tadi di masuki Dimas. Dia akan memperlihatkan tubuh menggoda nya pada menantu kesayangan nya itu dengan memakai pakaian menggoda.


Santi mengambil satu set pakaian dalam berwarna merah menyala dengan imajinasi yang sudah melambung tinggi.


Meskipun aku sudah berumur, tapi aku selalu merawat tubuhku dengan sangat baik. Aku yakin Dimas tak akan menolak pesona ku, Gumam nya dalam hati. Seringai di bibir nya tak kunjung surut, terlebih saat fantasi kotor nya sudah merasuki otak busuk nya.


Setelah menatap begitu lama satu set pakaian dalam, dia segera berjalan kearah ruang ganti. Dia tak sabar memakai pakaian itu dan memperlihatkan pada Dimas yang pastinya masih berada di tempat ini.

__ADS_1


__ADS_2