Ambil Bekasku, Mbak!

Ambil Bekasku, Mbak!
Niat Buruk Rania


__ADS_3

"Aarrghh..! Siall! Aku tidak bisa membiarkan Rasya hidup bahagia dengan Saka," Rania mondar-mandir di ruang kerjanya setelah mengetahui bahwa ternyata Saka adalah Andreas Saka Wijaya pemilik perusahaan ini.


Hatinya bergemuruh hebat, emosinya berloncat-loncatan, dia sangat tak terima dengan kenyataan ini. Bisa-bisanya dia lengah, dibohongi Saka dengan identitas nya yang seperti gelandangan dan justru memilih Dimas yang memiliki jabatan jauh lebih rendah dari Saka.


"Bagaimana pun dulu sebenarnya Saka memilihku dan aku akan merebut nya kembali." Gumamnya sembari memegang erat vas bunga kecil yang diambil dari atas meja.


Seringai licik terbit dibibir nya, dia tak akan membiarkan adik angkat nya hidup bahagia sedangkan dia harus menderita karena mamanya harus mendekam dibalik jeruji besi akibat Rasya.


Setelah kejadian mama nya masuk ke penjara, dia mengetahui satu fakta yang tidak kalah mengejutkan. Ternyata dia bukan lah anak dari Teguh. Bahkan ayah kandung nya sendiri tidak tahu karena Santi juga tidak mengetahui siapa yang menghamilinya akibat terlalu banyak tidur dengan para pria.


Dan setelah mengetahui semua fakta itu, hampir saja dia terancam dari jabatan nya di perusahaan. Untung saja dia pandai bermain drama, Rania mengatakan dia menjadi korban akibat keburukan ayah tirinya, Teguh. Selama ini dia selalu disiksa, bahkan tak jarang mendapat amukan, bahkan Rania mengatakan kalau dulunya dia menikah dengan Saka tetapi ayahnya memaksa untuk menukar suami adiknya yang notabene nya adalah anak kandung Teguh karena tahu sebenarnya Saka adalah Andreas yang sedang menyamar. Dan semua orang percaya bahwa Rania memang lah korban keburukan ayah tirinya.

__ADS_1


Rania mengembalikan vas bunga yang sejak tadi di genggam lalu beralih mengambil ponsel untuk menghubungi seseorang.


"Halo,"


"Cari tahu semua tentang keluarga Saka jangan sampai ada yang kurang sedikit pun."


"Uang mukanya dulu, Beb." Pria diseberang sana menyeringai. Mendapat perintah dari wanita licik ini, dia tak hanya untung mendapatkan uang, tetapi juga bisa menikmati barang bagus yang selalu dia impikan.


"Tidak bisa. Kau harus datang le tempat kami seperti biasa, dan jangan lupa siapkan tenaga mu untuk melayani kami."


Deg.

__ADS_1


Tubuh Rania membeku, dia ingat bagaimana brutalnya mereka saat memakai tubuh nya. Rania bahkan tak bisa berjalan dua hari setelah 3 orang bermain bersamaan.


Dia tampak menimang-nimang, orang suruhan nya ini memang sangat bisa diandalkan. Sebenarnya bayaran nya juga termasuk tinggi, hanya karena dia menyerahkan tubuhnya lah bayarannya lebih miring dibanding orang lain yang menyuruh mereka. Jika Rania tak mau melayani mereka maka dapat dipastikan uang hasil kerjanya selama lima bulan akan ludes untuk membayar mereka, tetapi bila harus melayani mereka maka Rania harus siap kehabisan tenaga.


"Ck, baiklah. Nanti malam aku akan datang ke tempat kalian." Sahut nya setelah menimang-nimang beberapa saat.


Anggap saja ini sebagai kenikmatan, lagian Rania juga sudah terlalu lama tidak berhubungan dengan Dimas. Akhir-akhir ini pria itu sering pulang larut dan tak pernah melirik nya.


Bagaimana pun sebagai wanita dewasa Rania juga membutuhkan kenikmatan, oleh karena itu dia memutuskan akan menikmati saat berhubungan dengan para pria suruhan nya.


"Oke, sayang. Aku tunggu goyangan nikmat mu. Jangan lupa minum obat perangsang supaya lebih agresif saat melayani kami," Terdengar suara tawa dari beberapa pria yang lain hingga mampu membuat bulu kuduk Rania meremang.

__ADS_1


__ADS_2