
"Wow ...! Menantu tersayang mama rupanya jam segini baru pulang, ya ..," Mama Santi menyilang kan kedua tangan nya di depan dada. Wanita itu memang sudah menunggu kepulangan Dimas sejak tadi Rania keluar pergi le club bersama teman-teman nya, namun Dimas baru pulang menjelang pukul 10 malam hingga wanita itu hampir saja menyerah menunggu kepulangan sang menantu.
"Mama kenapa belum istirahat?" Tanya nya basa-basi. Sebenarnya dia sangat muak, baru saja pulang sudah dihadang di depan pintu.
Mama Santi menghadang tubuh Dimas yang ingin memasuki rumah. "Ck! Dari mana saja kamu?" Sorot matanya terlihat tajam namun bibir nya menyeringai.
"Habis kerja, ma. Aku lembur. Sudah ya, aku capek, mau istirahat." Sahut nya yang hampir kehilangan kesabaran menanggapi mama mertua nya. Dia kesal karena bayangan nya untuk beristirahat setelah menghabiskan banyak keringat dengan Dena pupus akibat dihadang mama mertuanya yang sok-sokan.
__ADS_1
"Apa ini yang kamu maksud lembur?" Tanpa basa basi mama Sani menyodorkan ponselnya ke depan wajah Dimas. Seketika pria memegang menatap tak percaya apa yang di sodorkan mama nya.
"****!" Dalam hati fia mengumpat karena kecerobohan nya membuat nya ketahuan berselingkuh.
"Dari mana mama dapat foto ini?" Mata Dimas membeliak lebar menatap foto itu dan beralih menatap tajam mama nya. Terlihat mulai muncul kepanikan serta amarah.
"Kamu tidak perlu tahu mama dapat dari mana, yang jelas mama tahu semua tentang perselingkuhan mu bersama wanita yang ada di foto itu." Kedua tangan nya masih disilangkan dengan bagian punggung nya disandarkan pada dinding sebelah pintu, seraya membusungkan dada dengan pose menggoda. Tatapan nya terus memindai bentuk tubuh Dimas yang begitu menggoda lalu berhenti tepat di bawah ikat pinggang Dimas.
__ADS_1
Mendengar perkataan Dimas, sontak saja mama Santi tertawa meremehkan seraya menggeleng-gelengkan kepala. "Aku baru tahu, Dimas. Ternyata kau pandai sekali berbohong." Mama Santi berjalan semakin mendekati Dimas.
"Sudah ku sangka, kau tak akan mengakui begitu saja. Lalu bagaimana dengan ini? Apa kau masih ingin mengelak?" Mama Santi tersenyum menyeringai penuh kepuasan melihat bola mata Dimas semakin membulat sempurna menatap video yang baru saja mama nya berikan. Video yang di ambil saat berada di basement apartemen Dena. Mereka sudah tidak sabar dan berciuman dari basement hingga memasuki lift. Untung saja di sana sepi dan mereka berdua bisa melakukan nya dengan bebas tanpa takut ada yang melihat, tidak tahu nya dirinya diikuti.
"Damn!" Dimas hanya bisa mendesahh frustasi seraya mengumpat dalam hati.
Mama Santi sangat puas melihat wajah pias Dimas. "Ternyata kau sangat buas, Dimas. Uuhh ... Mama jadi ingin merasakan nya." Mama Santi menjilat bibir bawahnya dengan tatapan ingin menerkam pria di depan nya.
__ADS_1
"Aku sudah menyelidiki nya, Dimas. Wanita bernama Dena Maheswari, umur 27 tahun, single, bekerja menjadi sekertaris Dimas Prayoga di Wijaya Corp. Memiliki hubungan terlarang dengan Dimas Prayoga, dan tadi siang baru saja melakukan hubungan di apartemen xxx lantai 4 nomor 21."
"Bagaimana kalau video ini ku berikan pada Rania? Apa yang akan dia lakukan, ya?"