Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 11


__ADS_3

Kiera menghabiskan waktu bersama Bastian dan beberapa teman, rasa nya malas sekali untuk pulang. saking bucin nya kalau bisa Kiera memilih kawin lari saja dengan Bastian, biar tidak usah pulang lagi, dari pada harus merelakan masa depan nya bersama si Rheino cupu itu.


entah sampai pukul berapa kiera menghabis kan waktu, ia tak peduli bagaimana cara nya kedua orangtua nya menghadapi keluarga Rheino ketika ia hilang tiba-tiba begini, ia sudah cukup mentolerir mereka jadi kali ini Kiera ingin bahagia dengan hidup nya yang akhir-akhir ini terasa menyebalkan karena perjodohan s!-alan ini...



waktu sudah menunjukkan pukul satu malam saat Kiera di antar Bastian sampai di depan gerbang. Bastian sengaja mematikan mesin motor dari jarak jauh agar tidak ada orang di daerah rumah Kiera yang mendengar.


ia mengantar Kiera dari jarak tiga rumah, karena Kiera bisa berjalan sendiri ke gerbang rumah nya yang pasti nya security sedang berjaga...bisa berabe kalau para penjaga melapor majikan nya di antar seorang pria bernama Bastian, bisa makin tak suka kedua orangtua Kiera pada Bastian nanti nya.


karena sejak awal Bastian tidak pernah di restui hubungan nya dengan Kiera. maka nya Kiera dan Bastian menempuh jalur backstreet. dan kalau mau jalan-jalan Kiera akan pura-pura keluar bersama teman dan sahabat nya, setelah nya baru mereka bertemu. pokok nya ribet deh.


entah lah kita pun tak tau apa alasan yang membuat Kedua orangtua Kiera tak merestui hubungan Kiera dan Bastian..., pasti nya orangtua Kiera punya alasan tersendiri lah ya. pasti orangtua ingin yang terbaik untuk anak nya, apalagi Kiera adalah puteri semata wayang mereka.


Saat Kiera sudah sampai di gerbang, Bastian langsung tancap gas pergi dari sana...


demi untuk keamanan diri nya dari cercaan sang mama, Kiera memilih memanjat lewat tembok belakang. seperti nya Kiera sudah terbiasa kabur bersama Bastian tanpa ketahuan orangtua nya.


kadang ia pura-pura tidur, pintu di kunci dari dalam, padahal Kiera keluar lewat jendela dan naik tembok belakang lalu pergi keluar bersama Bastian...dan kembali lagi kerumah lewat jalan yang sama agar orangtua nya tidak curiga dan mengira ia ada di kamar.


namun hari ini Kiera teledor,ia keluar lewat pintu belakang, hingga saat kembali ia tak bisa masuk lewat jendela kamar yang terkunci, jadi Kiera pun masuk lewat pintu belakang dengan mengendap-endap...


saat pergi tadi Kiera membuka kunci nya, jadi saat ia kembali ternyata pintu itu tidak di kunci oleh si mbak yang mengira sudah terkunci di awal. Kiera menarik nafas lega ia bisa masuk.


namun perjuangan nya tak sampai di sana, karena ia harus berjalan ke kamar nya dengan hati-hati, jangan sampai kedua orangtua nya tau.


suasana gelap, kiera melangkah perlahan...


walau gelap Kiera sudah sangat hafal dengan posisi rumah yang ia tinggali dari kecil ini. jadi hal yang tak mungkin bila Kiera sampai menabrak perabotan atau dinding, furniture dan sebagai nya.


sedang fokus melangkah dengan berjinjit, tiba-tiba...

__ADS_1


BLANK...!!!


Lampu menyala, ruangan berubah menjadi terang benderang...Kiera sangat kaget dengan perubahan yang spontan saat ini


Mama sudah berdiri di hadapan Kiera seraya bersedekap dada..


"dari mana kamu?" tanya mama Horor


Kiera yang masih terperanjat malah di tanya begitu, rasa nya jantung mau copot


"kamu ini bikin malu mama sama papa saja di depan keluarga Rheino, kamu hilang tanpa permisi" kata mama dengan geram


Kiera awal nya memang ciut, tapi mengingat sang mama yang tak peduli pada perasaan nya, Kiera akhir nya menjawab


"memang nya kalau Kiera permisi, mama bakal izinin?" Kiera cemberut tanpa rasa bersalah


Mama menghela nafas kesal


"ma, mau sampai kapan pun mama sama papa gak setuju hubungan Kei sama Bastian, kami itu tetap saling mencintai ma. Kiera tetap sama Bastian" Kiera menekan kan


"Kei..." mama menyebut nama Kei dengan penekanan


"mama dan papa sampai kapan pun tetap gak setuju kamu sama Bastian. kamu tetap harus nikah sama Rheino" paksa Mama


"Kiera gak mau sama Rheino ma. Keira tetap mau nya sama Bastian.." kiera kesal, suara nya sudah seperti mau menangis


Mama akhir nya menarik nafas,mencoba tidak marah-marah lagi


"Kei, kenapa kamu menutup hati kamu sama Rheino? dia itu anak nya baik, dia juga ganteng kok gak kalah sama pacar kamu si Bastian itu" kata Mama yang mengerti anak muda pasti lihat dan memilih yang good looking pasti nya


"apa ma?" lagi-lagi Kiera terperanjat dan tak terima, mama nya bilang Rheino ganteng! ini mama lagi kesambet apa gimana coba.

__ADS_1


"mama bilang Rheino ganteng?" tekan Kiera gak terima


"ganteng dari mana nya?" gumam Kiera


"kamu aja yang gak nyadar" sambar mama


Kiera masih linglung dan gak terima


"Kei, mama gak suka ya kamu keluar rumah, diem-diem gak jelas gini" kata mama kemudian


"jangan kamu lakuin lagi" titah mama tegas


Kiera hanya mengangguk


"iya ma" jawab Kiera pasrah, sebetul nya itu hanya anggukan tak sampai ke hati, jawaban ini hanya agar mama nya gak marah lagi, itu saja. Kiera capek kalau masalah nya panjang dan berbuntut pertanyaan demi pertanyaan dari sang mama. itu sangat melelah kan bagi Kiera.


"ya sudah kamu masuk kamar sana, pergi tidur" kata mama tegas


"baik ma..." Kiera pun akan melangkah menuju kamar nya


"oh ya, ada salam dari Tante Eka buat kamu, kata nya kapan-kapan main lah ke rumah" kata mama, membuat Langkah Kiera ter urung kan, Kiera heran..Tante Eka menitip salam pada nya? Kiera jadi penasaran apa tadi yang terjadi setelah ia pergi? Kiera fikir keluarga Rheino tersinggung pada keluarga nya, tapi kenapa malah begini?


"mama makin yakin Rheino itu suami yang baik buat kamu" kata mama lagi


Kiera menaut kan alis penasaran apa yang mama nya katakan


"kamu tau gak, tadi ketika kamu menghilang mama benar-benar buntu mau kasih alasan apa. mama mulai takut kalau keluarga Rheino tersinggung" mama mulai bercerita dan entah mengapa Kiera jadi penasaran


"tapi...Rheino melindungi kamu, dia menjaga nama baik kamu di depan kedua orangtua nya, padahal mama tau pasti kamu sudah dengan kejam ninggalin dia sendirian di taman samping..." cerita mama pada Kiera seraya menuding Kiera juga.


Kiera makin penasaran, apa maksud mama nya. memang nya apa yang Rheino lakukan? hingga kedua orangtua Rheino sama sekali tidak mempermasalah kan Kiera yang tiba-tiba menghilang di tengah acara ?

__ADS_1


__ADS_2