
Kiera yang mendengar cerita mama nya lumayan tercengang dan kaget. rasa nya Kiera tak percaya kalau Rheino seperti itu
Kiera awal nya mengira mama dan papa nya akan kesusahan mencari alasan agar keluarga Rheino tidak tersinggung. ternyata malah Rheino yang berdiri menjadi tameng bagi diri Kiera...
Kiera menyangka orang seperti Rheino yang cupu dan tidak keren itu akan bertindak parah,caper, sok tersakiti dan tidak lazim di saat seperti itu, tenyata malah Rheino bisa bersikap elegant jauh dari penampilan nya yang cupu,sungguh Kiera merasa suprise juga sebetul nya.
namun setelah beberapa detik, Kiera tetap mengambil dari sisi negative nya. Rheino melakukan itu bukan lah untuk melindungi diri Kiera namun itu demi untuk kepentingan Rheino sendiri. yah, inti nya dengan Rheino memberikan alasan seperti itu kepada kedua belah pihak keluarga nya agar tak ada yang tersinggung dengan kelakuan Kheira, yang arti nya perjodohan akan terus tetap berlangsung! iya kan....
oooh, hampir saja gue tertipu...batin Kiera.
si cupu itu ternyata licik juga...tawa Kiera dengan miris di dalam hati nya.
setelah nya Kiera hanya menatap mama dengan biasa dan mengangkat bahu nya lalu segera berlalu menuju kamar nya, meninggalkan mama nya sendiri yang masih berdiri di sana
Mama cukup merasa emeijing juga, tadi nya mama mengira Kiera akan sedikit tersentuh dengan apa yang Rheino lakukan..tapi ternyata itu tidak seperti yang mama kira. dugaan dan harapan mama terlalu tinggi karena Kiera sama sekali tidak terpengaruh dengan apa yang Rheino lakukan.
💚
Keesokan hari nya ELviyohanes Highschool terdengar gaduh di salah satu koridor sekolah.
itu adalah Bastian dan genk nya yang dengan sengaja datang ke koridor itu dengan membawa bola basket di tangan
mereka melihat para kelompok Rheino si cupu dengan teman sesama cupu nya lewat di sana, jadi dengan sengaja Bastian mendatangi dan dengan seenak nya bersama-sama genk nya melempar-lempar bola dan dengan sengaja melempar ke arah Rheino...
Rheino yang sedang lewat bersama salwa,Dodo dan beberapa teman lain nya tidak menyangka akan ada bola basket nyasar.
hingga...
__ADS_1
DUG...!!!
bola mengenai tepat sisi wajah Rheino dan sisi hidung nya yang mancung juga dengan lumayan keras hingga menyebab kan kaca mata mines Rheino jatuh dan bersamaan dengan bola basket yang menggelinding di lantai koridor...
"aduuuh sory bro, gak sengaja" kata Bastian dengan nada ejekan karena jelas-jelas di sini ia sengaja, ya..sengaja dong..kan inti nya dia gak suka karena Rheino mau di jodohin sama pacar nya.saat kalimat maaf tersebut Bastian lontarkan spontan langsung di sambut gelak dan cekikikan para teman genk nya,malah ada yang pake membumbui nya dengan tos ringan.teman genk Bastian ini sebagian besar memang ganteng-ganteng dan keren sih walau ada yang sebagian standar dan B aja, namun karena mereka genk Bastian tentu nya penampilan sangat pada keren dan menunjang pasti nya. karena yang sudah masuk di genk Bastian orang nya harus oke punya lah.., begitu inti nya.
"loe gak apa-apa Rhei..." kata Dodo, seraya memungut kacamata Rheino di lantai Koridor, meniup nya dan langsung memberikan kepada Rheino...
Rheino yang masih lumayan kaget, langsung menerima kacamata nya dari tangan Dodo dan mengenakan nya.
namun Rheino masih tetap memegang sebelah sisi hidung nya yang terasa perih dan hangat...
"ya ampun, Rhei..elo mimisan..," Salwa setengah terpekik
mimma salah satu teman mereka langsung memberikan tisu yang selalu di bawa nya kepada Rheino. Mimma ini murid cewek yang sering membawa satu pack tisu,satu botol minuman dan kotak pensil kemana-mana. dia anak nya lumayan pintar walau tak sepintar Rheino dan yang lain nya. mimma anak nya cukup ribet,selalu memeluk perlengkapan itu di dada nya di tambah lagi kepang dua nya yang selalu rapih plus kacamata minus. namun ternyata keribetan Mimma itu sekarang ini ada guna nya. yah dia bisa langsung menyodorkan tisu ke Rheino yang mimisan karena ulah Bastian barusan
"Rhei,kita ke UKS aja ya" ajak Dodo pada Rheino
"gak apa, do..gak perlu" jawab Rheino pelan
"hati-hati dong, jahat banget sih" kata Salwa pada Bastian dan genk nya. Salwa ini adalah anak pintar yang namun tidak berkacamata dan culun seperti teman lain nya, hanya saja ia tidak cantik dan tidak keren. namun dia bisa melawan dan judes juga kalau di rasa nya orang-orang sudah pada kelewatan.
"banyak omong loe jelek..." balas salah satu teman genk Bastian
di hina terang- terangan begitu Salwa hanya diam dengan kesal
tak jauh beberapa meter dari sana Kiera dan Tania nampak menyaksikan adegan itu. di sini Kiera sebetul nya senang sekali Bastian menjahili Rheino ya, agar cowok cupu itu bisa ciut dan mundur dari perjodohan. namun melihat cara Bastian, Kiera merasa ini kelewatan apalagi hidung anak orang sampe mimisan. sebetul nya Kiera tidak setuju.., tapi kalau memang itu adalah cara Bastian untuk membantu nya maka Kiera cukup menonton saja dan menutup mata dari hal yang bagaimana pun ilegal nya...so, Kiera cukup terima bersih saja.
__ADS_1
"ayo Rhei.." ajak teman yang lain pada Rheino agar segera ke UKS, takut hidung Rheino kenapa-kenapa.
saat gerombolan Rheino akan berlalu, Bastian and the genk nya malah menghadang...
"ups, buru-buru sekali..." tahan bastian di depan Rheino, di ikuti teman genk nya yang mulai menutup jalan
"minggir..." kata Rheino datar
"apa???" Bastian pura-pura tak mendengar, padahal jelas sekali apa yang Rheino ucapkan
"apa kalian dengar...?" kata Bastian meminta pendapat teman-teman nya
"gak tuh" jawab salah satu teman genk nya yang songong
"gak" jawab yang lain tak kalah songong
"gak denger tuh" jawab yang lain makin bersahut-sahutan seraya ketawa ketiwi dengan nada ejekan membuat agar membuat riuh dan heboh memanas-manasi
"kita gak denger tuh...cupu" kata Bastian seraya makin mendekatkan diri ke Rheino, dengan ujaran menghina.
"gue bilang minggir" Rheino mengulang kalimat nya masih tanpa emosi, dia selow dan sabar saja
namun Bastian menyeringai...lalu tiba-tiba ngebentak...
"kalau ngomong tu yang jantan! ni kayak gue! yang keras dong! lantang!! dasar banci culun loe" Bastian terang-terangan mengatai Rheino dengan kasar
Rheino hanya diam, teman-teman Rheino yang lain kaget dengan bentakan Bastian..
__ADS_1
murid-murid lain mulai berkumpul dan tertarik untuk menyaksikan...