Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 68


__ADS_3

esok hari nya saat jam makan siang Rheino lebih memilih bersantai di Mascito Cofee, sebuah kedai kopi elite yang tak jauh dari proyek terbaru yang sedang di kerjakan nya.


Rheino hanya duduk seraya tetap fokus dengan tablet di hadapan nya, sambil sesekali menyesap Vanila late yang tersaji di hadapan nya beserta chocho lava dalam piringan kecil yang tertata apik dan cantik sesuai pesanan.


seorang wanita muda nampak masuk ke Mascito Cofee dan langsung memesan kopi untuk di bawa pulang. Wanita muda ini mengenakan setelan blezer dengan rapi dan elegant,dan heels yang pas. rambut nya terurai sepunggung rapi jelas sekali hasil smuting yang sangat apik dan baik, dandanan nya terlihat tidak mencolok dan natural saja. menenteng tas bagus di bahu nya.


Rheino memperhatikan dan menautkan alis nya, ia mengenali wanita muda ini. walau pun kulit nya yang dulu kini telah berubah lebih cerah...dan gaya nya terlihat lebih keren, tapi tidak mungkin Rheino tak mengenali teman belajar kelompok nya saat highschool dulu, teman kelompok dari kelas pertama..


"Salwa..?" gumam Rheino..ia tak mungkin salah.


Salwa juga sejak awal sudah melihat sosok Rheino namun ia tak kenal, hanya tau kalau sosok pria tampan yang sangat mencolok dari pengunjung lain nya. tapi ia salah tingkah juga saat sosok pria tampan itu terus memperhatikan nya.


bagaimana pun Salwa adalah salah satu teman terbaik nya, Rheino tentu ingin menyapa. dengar-dengar Salwa sekarang sudah menjadi pengusaha yang cukup tajir di bidang nya.


"Salwa kan?" tegur Rheino saat tubuh jangkung nya sudah berdiri di dekat Salwa


Salwa tentu kaget...siapa pria tampan yang mengenali nya ini, sosok jangkung ini...


"kamu lupa? aku Rheino..." kata Rheino dengan senyuman yang ramah


"Rhei...Rheino? Rheino Raditya kah?" Salwa tak mempercayai penglihatan nya, Rheino berubah 360 derajat kecuali tinggi badan nya yang sejak dulu memang sangat lah jangkung itu.


"iya...aku Rheino..." sahut Rheino lagi


"ya ampun Rheinooo?" mata Salwa langsung berbinar, bisa bertemu kembali dengan teman lama nya seperti ini tentu sangat mengejutkan dan menyenangkan di waktu yang bersamaan.


"kamu beneran Rheino?" Salwa membelalakkan mata nya, Rheino hanya tersenyum dan mengangguk mantap.


"kamu apa kabar?" Rheino langsung mengulurkan tangan dan langsung di terima Salwa dengan senang hati..

__ADS_1


"aku baik...kamu?" jawab Salwa dan kemudian balik nanya


"sama, baik juga kok" balas Rheino


"kamu kapan kembali dari Luar negara?" tanya Salwa saat mereka sudah melepaskan jabatan tangan masing-masing


"belum lama juga sih" jawab Rheino.


Ya, Salwa tau Rheino berada di luar Negara..ia mendengar kabar tersebut. dulu saat mereka lulus sekolah Salwa cukup kaget dan kecewa karena Rheino tiba-tiba menikah dengan primadona sekolah, padahal yang ia tahu primadona bernama Kiera itu sudah lama berpacaran dengan cowok paling populer di sekolahan Bastian sanjaya, yang pada saat itu hampir memukul Salwa namun Rheino membela Salwa. pada saat itu lah Salwa yang selama ini menganggap Rheino hanya teman belajar, tiba-tiba timbul rasa baper dan suka pada Rheino. hingga beberapa saat setelah nya Salwa menambatkan hati nya pada Rheino.tapi ia harus kecewa saat tau-tau Rheino menikah dengan Kiera sang primadona cantik yang tentu saja secara fisik bukan lah saingan nya, ia hanya gadis biasa dengan fisik yang pas-pasan.


namun beberapa bulan setelah nya ia mendengar Rheino dan Kiera bercerai, dan Rheino pergi ke luar negara..


saat ini mereka bertemu lagi di saat Rheino sedang single pasti nya, tentu saja Salwa merasa ada jalan untuk nya. ini seperti takdir batin Salwa...


"enak ya sekarang, udah jadi cantik, jadi pengusaha sukses.." goda Rheino


"ah...gak juga" Salwa tersipu Rheino memuji nya..,andai saja Rheino tau kalau ia juga merubah penampilan saat mengetahui Rheino bersama wanita cantik.dulu ia mengira Rheino bukan tipikal yang memandang orang dari kecantikan. sampai ia sadar semua pria pasti suka wanita yang enak di pandang mata. sejak itu lah sembari sibuk berbenah diri dengan prestasi dan juga diri sendiri. Salwa mulai mengenal kan diri nya dengan salon dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kecantikan,dari pakaian hingga kosmetik.


apalagi Rheino sangat ganteng sekarang, bagaimana Salwa gak makin suka dan kepincut jadi nya.


"Dodo..dan yang lain nya apa kabar ya?" tanya Rheino


"Dodo aku tahu, tapi gak tau deh kalau yang lain nya udah lost kontak kayak kamu tuh" kata Salwa pura-pura merajuk


"sory...sory aku jahat banget ya nggak ngabarin kalian" kekeh Rheino


"emang jahat" kali ini Salwa pura-pura kesel


"trus..Dodo di mana?" tanya Rheino

__ADS_1


"dia ada di luar daerah, gak di sini. udah nikah dia..jadi investor dan mendirikan resort yang berkembang juga, tajir dia sekarang mah..." cerita Salwa yang memang belum putus kontak sama Dodo hingga kini


"kamu mau kontak Dodo?" tawar Salwa


"ya mau dong..." jawab Rheino


"sekalian entar kontak loe juga.." pinta Rheino lagi


mendengar itu lagi-lagi Salwa baper, Rheino minta kontak nya..? apa ini jalan? ah..Salwa..kan Rheino niat nya cuma pengen silaturahmi lagi sama temen lama..batin Salwa seraya membuang rasa ke- baperan nya saat ini yang mulai menyelubungi nya dengan parah, ia jadi deg-degan juga kalau gini.


"eh kapan-kapan aku traktir makan siang ya..?" tawar Salwa sumringah


"tentu, itu bisa di atur. dengan senang hati.." balas Rheino tulus


sementara itu tak jauh dari sana Tania dan Kiera sedang berada di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan sedang. Tania sengaja menjemput Kiera untuk pergi makan siang di tengah kota seperti yang mereka janjikan kemarin.


"kei..tolongin gue ya" pinta Tania seraya menepikan mobil nya di seberang jalan Mascito Cofee


"kenapa rupa nya?" tanya Kiera yang merasa Tania menghentikan mobil


"gue agak ngantuk nih, beliin gue kopi dong di situ" Tania menunjuk ke arah Mascito Cofee


"kopi apa nih?" tanya Kiera seraya menyandang tas di bahu nya bersiap-siap turun


"apa aja..deh.." jawab Tania


"iya deh, bentar ya..ntar gantian gue aja yang nyetir ya" kata Kiera seraya mulai bergerak turun dari mobil


"iya..iya.." jawab Tania nurut

__ADS_1


setelah pintu di tutup kembali, Kiera segera melangkah dan menyebrang untuk menuju Mascito Cofee, di mana saat ini ada Rheino dan Salwa juga di sana...


__ADS_2