Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 63


__ADS_3

Mereka sudah siap menuju supermarket dan turun dari Villa ke halaman depan. Rheino sudah berganti pakaian kasual dengan atasan kemeja putih dan celana jeans berwarna denim. sumpah demi apa pun..Rheino sangat ganteng sekali.


Kiera cukup tau diri, ia melangkah ke arah mobil nya sendiri. pergi ke supermarket bersama bukan berarti satu mobil kan.


Rheino yang menggendong Nora sudah membuka mobil pribadi nya tapi Kiera malah ke arah mobil nya sendiri.


Rheino pun menutup kembali pintu mobil nya tersebut menyimpan kontak mobil ke dalam saku celana dan segera berjalan ke arah Kiera..., merebut kontak mobil Kiera dan segera masuk ke kursi kemudi mobil Kiera, Kiera terbengong mendapati Rheino yang berada di dalam mobil nya dan dengan santai nya meletakkan Nora di kursi penumpang di sebelah kursi kemudi


"ayo..." kata Rheino tanpa peduli dengan kebengongan Kiera


Kiera yang masih bingung segera siap masuk ke kursi belakang, siap membuka pintu...namun


"e-eeeh ngapain?" tanya Rheino jutek


"mau masuk..." jawab Kiera menggantung


"di dekat Nora sana, masa' loe mau di belakang? gue bukan supir loe ya" protes Rheino judes


Kiera hanya menahan rasa sebal,ya mana gue tau lah...batin Kiera. dia nya sendiri masuk ke mobil gue tanpa permisi, terus kenapa malah gue yang kayak orang numpang di atur-atur seenak nya? ini kan mobil gue? keluh Kiera di dalam hati ya. ish..untung aja gue cinta, kalau nggak udah ku bejek-bejek juga ni lelaki satu.


dengan kesal Kiera berjalan mengitari mobil, lalu masuk ke kursi di samping Rheino, Kiera pun juga langsung dengan cekatan memangku Nora


"yeee cama mama cama papa" sorak Nora senang.


menit berikut nya mobil Kiera yang di kemudikan oleh Rheino itu pun melaju meninggalkan Villa mewah tersebut.. menuju ke supermarket yang di maksud.


πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š


mereka pun sudah sampai supermarket yang di maksud, Nora dengan lucu nya masuk ke keranjang troli yang di dorong Rheino. Kiera hanya mengikuti saja...


"hei..." panggil Rheino


"ya.." jawab Kiera cepat

__ADS_1


"ambil apa saja cemilan,buah yang di sukai Nora..kau lebih tau kan?" pinta Rheino


"o-oke" Kiera langsung tanggap dan segera melakukan apa yang Rheino pinta barusan, mulai berjalan ke arah rak yang berbeda mengambil benda-benda yang di maksud.


Kiera dapat melihat beberapa karyawan wanita yang kasak kusuk berbisik dan ada juga yang nampak kesengsem pada sosok Rheino. ada juga pengunjung cewek yang jelas-jelas tak henti melirik nya. padahal jika di perhatikan saat ini Rheino bersama dengan seorang puteri kecil mereka Nora dan seorang wanita muda yaitu Kiera. jika di lihat saja nampak seperti keluarga kecil.., di lihat begitu Rheino di pastikan seperti ada yang punya, Rheino suami orang. karena Rheino dan Kiera sekarang pasti di lihat sebagai sosok papa muda dan mama muda yang membawa puteri nya berbelanja. tapi mengapa masih saja Kiera melihat wanita-wanita ini jelalatan ke Rheino.


tampak wanita di beberapa kasir juga memperhatikan Rheino..dan melihat sinis pada Kiera.


Kiera sudah selesai memilih makanan camilan untuk Nora. Rheino masih memilih buah-buahan segar bersama Nora. saat Kiera maju ke sebuah kasir minuman terlebih dahulu untuk membayar beberapa bungkus permen dan sebotol minuman yang mau langsung ia minum karena merasa haus..., sekalian juga mau bayar beberapa camilan Nora yang ada keranjang nya, karena camilan Nora yang lain nya masih ada di troli Rheino


"hai.." sapa sang kasir ramah..


"..ya hai" sahut Kiera


"susah ya jalan sama orang ganteng, jadi sorotan dan perbincangan semua orang" kata sang kasir to the point, Kiera mengerti maksud nya dan tersenyum lalu berkata


"..ya begitu lah" jawab Kiera singkat


"Tuan itu baru dua tiga kali kemari, tapi setiap datang kemari dia sudah jadi pria idaman para karyawan di sini. tapi sekarang malah bawa anak..." Kekeh Sang kasir


"kamu...istri nya??" tanya sang kasir dengan ramah


"bukan, pria itu duda" jawab Kiera singkat


"owh..." Kasir ber owh.. "duda keren.." sambung kasir itu lagi seraya tertawa, di ikuti Kiera


"jadi kamu pacar nya?" tanya kasir lagi


Kiera menggeleng..


"oo..saudara nya?" tebak sang kasir lagi


"aku..mantan istri nya" kata Kiera dengan senyum di paksakan

__ADS_1


kasir terdiam..


"ah, maafkan aku ya..?" sang kasir langsung tak enak


"tidak apa-apa.." senyum Kiera tulus, lagi pula dari semua karyawan dan kasir di sini hanya yang satu ini saja yang bersikap ramah pada nya, beberapa yang lain nya sinis dan jutek dan itu pasti karena Rheino


"padahal kalian sangat serasi, tak seharus nya bercerai..maafkan tentang komentar ku" kata sang kasir apa ada nya


"..ya hanya karena sebuah kesalahfahaman" Kiera baru kali ini merasa bertemu orang baru dan enak di ajak bicara


"semoga kalian rujuk lagi" kata kasir setengah berbisik


"terimakasih" jawab Kiera nyengir


"kau harus menjaga pria itu, dia itu tipikal yang di minta wanita, lihat saja di sini hampir semua nya melihat mu dengan respon tak suka karena mereka suka mantan suami mu" goda sang kasir yang ketika Kiera lihat di Id card nya bernama Lhina.


"memang nya kau tak suka?" Kiera balas menggoda


"aku sudah punya suami, kau tau kan bagi semua wanita suami nya adalah yang paling menawan" jawab kasir ini jujur


"..ya benar" jawab Kiera tersenyum..benar sekali, semua suami itu menawan. hanya diri nya saja dulu tak menganggap sang suami ada. bahkan saat sudah terikat pernikahan, diri nya masih pergi berpacaran dengan Bastian. jika di ingat rasa nya Kiera benci diri nya sendiri.


"itu puteri kalian..?" sang kasir memaksud kan Nora


"iya..,puteri kami" jawab Nora mulai santai


"sangat lucu, puteri ku juga kurang lebih seusia nya, aku jadi kangen ingin cepat pulang kerja" curhat sang kasir


tak lama Rheino mulai melangkah ke arah kasir tempat Kiera berada, Kiera dan kasir yang bernama Lhina itu pun langsung bersikap biasa seolah mereka tadi tak berbincang apa-apa..


"gue masih harus ke swalayan di sebelah mencari bahan masakan, kau mau ikut atau tunggu di mobil saja dengan Nora?" tanya Rheino datar


"gue juga ikut, tapi gue harus ambil ponsel di dalam mobil..ketinggalan" kata Kiera, saat ia membayar beberapa makanan tadi dan membuka tas baru tersadar kalau ponsel nya tertinggal di jok mobil. ia takut ada laporan pekerjaan yang tertinggal jila melewat kan panggilan dan pesan ponsel sebentar saja.

__ADS_1


Rheino tak menjawab, hanya menyerahkan kontak mobil pada Kiera. dan Kiera pun langsung bergegas keluar dari supermarket menuju parkiran.


__ADS_2