Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 82


__ADS_3

sebelum Intan bertemu Kiera, ia masih beranggapan kalau mantan istri Rheino bukan lah suatu masalah bagi nya. Intan sejak awal menganggap Kiera hanya lah masa lalu Rheino tapi setelah bertemu langsung seperti ini ia menjadi sanksi pada asumsi nya sendiri


dalam bayangan nya Kiera adalah memang seorang wanita cantik, tapi tidak se-mempesona ini. namun apa ini? Intan yang seorang wanita saja bahkan tak bisa menepis sebegitu mempesona nya wanita di depan nya ini.


secara fisik harus nya mereka imbang, dulu Intan menyangka kalau mantan istri Rheino adalah sosok yang kalah cantik dari nya, Intan dengan percaya diri mengakui itu sejak dulu walau ia belum bertemu sosok Kiera. bagaimana tidak, Intan paling cantik di angkatan nya kala itu, tapi saat ini pesona seorang Kiera mampu membuat Intan yang begitu penuh percaya diri menjadi minder mendadak.


Intan tak menyangka, apa benar ini mantan istri kak Rheino? dalam hal ini Intan tentu nya tidak bodoh...dua orang ini bercerai bukan karena tak cocok lagi tapi masih ada hal yang bahkan belum terselesaikan meskipun dua orang ini sudah bercerai..dan dalam singkat waktu ini Intan langsung mengubah pandangan nya tentang Kiera yang awal nya adalah masa lalu Rheino menjadi saingan nya untuk mendapatkan Rheino.


Dalam beberapa menit Kiera dan Intan masih menyapa satu sama lain dalam mode sungkan. tapi Kiera juga berfikir wanita ini jika teman Rheino di luar negeri, apakah mereka memiliki hubungan yang khusus. yah..harus nya Kiera membiarkan saja Rheino bahagia dengan pilihan nya..tapi sungguh Kiera tidak bisa, itu sama saja seperti merelakan hati nya di renggut hidup-hidup..


'kalau nanti ternyata mereka punya hubungan spesial, apa aku mesti merelakan Rheino ya' Kiera memejam kan mata nya dalam diam, ia tidak sanggup...Kiera menunduk lalu mengangkat wajah nya dan mendapati pemandangan yang tidak mengenakkan di hadapan nya


Rheino dan Intan nampak berkelakar beberapa meter dari tempat nya berdiri, dua orang terlihat sangat dekat dan akrab. bahkan Rheino tersenyum dengan manis saat menatap Intan, bahkan pula Rheino tampak lebih bersemangat ketimbang bersama Salwa waktu itu...


adegan dengan Salwa saat itu saja, Kiera merasa jealous sekali karena Rheino bisa bermanis-manis dengan Salwa sementara Rheino selalu jutek pada nya.., adegan waktu itu masih belum bisa membuat Kiera move on, apalagi ini..adegan Rheino dan Intan yang tampak hangat satu sama lain..melebihi hangat nya dengan Salwa waktu itu.


Kiera awal saat akan datang kemari masih merasa canggung karena adegan c!!uman yang Rheino lakukan pada nya malam itu. ternyata Rheino bahkan tidak menunjukkan respon apa-apa sejak tadi, artinya c!uman yang Rheino lakukan pada Kiera waktu itu bukan lah apa-apa bagi Rheino. bukti nya pria jangkung ini nampak biasa-biasa saja. Kiera langsung berfikir mungkin Rheino saat itu melakukan nya hanya lah efek atau pengaruh minuman saja..


sedang fokus pada lamunan nya..Kiera di kaget kan dengan ponsel nya yang bergetar, ia melangkah menuju teras samping untuk menerima telepon, mama dan papa Rheino tampak sudah asik dengan Nora.

__ADS_1


beberapa saat Kiera berbicara menyangkut pekerjaan, yang menelepon adalah sekretaris Kiera di kantor.


setelah selesai menerima telepon, Kiera menoleh ke tempat Rheino dan Intan berada dan dua orang masih tetap berkelakar dengan akrab dan manis. yah nampak seperti pasangan muda yang berbahagia. Kiera tersenyum ketir..


Kiera mengetik pesan ke Tania, ia menceritakan semua nya tentang pertemuan nya dengan Intan si gadis blonde itu hari ini, Kiera menceritakan secara detail bagaimana pertemuan nya, siapa itu Intan dan bahkan bagaimana sikap Rheino dan Intan. rasa nya jika Kiera tidak mengadu pada Tania ia akan menjadi setengah gila..


pesan terkirim namun belum terbaca oleh Tania, seperti nya kalau di jam segini Tania pasti sibuk dengan kerjaan nya.


Kiera termenung sendiri, ia ingin segera cabut dari kediaman Jofan ini, bisa sinting dia lama-lama di sini melihat kedekatan Rheino dan Intan.


namun sebelum Kiera beranjak, Kiera meraba cincin pernikahan yang tergantung di kalung di balik pakaian nya, lalu dengan perlahan dan pelan Kiera menarik nya dan menatap cincin itu di depan wajah nya...


tanpa Kiera sadari Rheino melihat nya dari kejauhan, ternyata Intan sudah tidak di sana..barusan ia mendapat telepon dari sang mama yang ada di negara nya. jadi Intan segera menerima telepon di taman belakang dekat kolam.


Rheino saat Intan pergi, pandangan nya buru-buru mencari Kiera, saat ia bersama Intan tadi sebetul nya ekor mata nya masih mengawasi Kiera. sumpah demi apa pun setelah ia menc! um Kiera malam itu, ketika ia tidur ia terus mimpi dewasa dengan Kiera seperti terus berulang-ulang.


sebetul nya saat Kiera masuk tadi, roh Rheino seperti mau terlepas dari tubuh nya. di tambah ia nervous parah, Rheino semakin tak bisa mengendalikan diri nya dengan benar seperti yang sudah-sudah. ia benar-benar kacau...setelah lepas kontrol menyesap bibir Kiera malam itu Rheino merasa diri nya makin sangat kacau balau!!!


Rheino menatap Kiera dari jauh, Kiera nampak menatap fokus pada cincin yang ada di kalung nya, Rheino ingat itu adalah kalung dan cincin yang ia lihat sepintas saat Kiera pinsan waktu itu. tapi hingga kini Rheino masih tak tau cincin apa itu, terlihat sangat berharga jika melihat bagaimana Kiera memperlakukan cincin tersebut.

__ADS_1


Rheino melangkah mendekat, Kiera memasukkan lagi cincin itu ke dalam balik pakaian nya dan saat Rheino sudah di samping nya..Cincin itu sudah tersembunyi kembali.


Kiera yang hendak beranjak dari sana di kagetkan dengan sosok Rheino di samping nya...


"kamuu belum bisa lupain seseorang ya?" tebak Rheino penasaran..ia masih beranggapan cincin yang di tatap oleh Kiera barusan adalah pemberian orang lama, kemungkinan besar nya adalah Bastian Sanjaya..


Kiera hanya tersenyum, saat Rheino muncul di samping nya ia seperti masih kesal mengingat bagaimana manis nya Rheino pada Intan barusan tapi sekarang saat Rheino bertanya pada nya pun malah terkesan jutek dan angkuh. terlalu datar dan tak berperasaan..


jadi nya Kiera tetap melanjutkan niat nya untuk pergi tanpa mempedulikan Rheino


"kamu masih cinta sama Bastian kan?" tanya Rheino lagi dan entah kenapa setiap Rheino menyebutkan seperti ini malah ia yang sakit hati sendiri, aneh ni si Rheino..


"kamu belum bisa lupain Bastian kan? karena kelihatan nya kamu belum move on dari seseorang, pasti Bastian kan?" cecar Rheino lagi dengan tetap di mode datar...


Kiera mengurungkan langkah nya..


"ya..aku memang belum bisa lupain seseorang tapi itu bukan Bastian..." jawab Kiera perlahan..


__ADS_1


Rheino Raditya Jofan


__ADS_2