Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 55


__ADS_3

saat Tania sedang menggoreng nuget untuk tambahan kriuk pada bubur, tiba-tiba ia kebelet


"eh Kei, lo jagain ya nuget nya bentar, jangan sampe gosong" kata Tania buru-buru


"mau kemana?" tanya Kiera heran melihat Tania tergesa-gesa


"kebelet" pekik Tania yang sudah berlari menjauh


Kiera bengong sesaat dan segera mengerti,,,


ia pun beralih menatap ke teplon kecil yang sedang menggoreng nuget tersebut.


saat sedang mengawasi Nuget menunggu matang untuk membolak-balik kan nya, tau-tau sosok Rheino muncul dari lantai dua. pria sang mantan suami nya itu muncul sembari menggendong Nora yang dua tangan mungil nya itu terus bergelayut lucu dan manja di leher Rheino sang papa.


Rheino sangat ganteng, ia terlihat santai dengan atasan kaos oblong dan celana pendek rumahan yang panjang nya kira-kira hanya di atas lutut. Rheino terlihat santai dan seksihhh di waktu bersamaan. Nora terlihat lucu dengan kimono mandi berwarna babypink...


pasangan ayah anak itu hanya lewat begitu saja dan berlalu dari sana tanpa melihat ke arah dapur di mana Kiera sedang berada.


Kiera yang tanpa sadar melihat sosok orang-orang kesayangan nya itu lewat, segera keluar dari dapur tanpa sadar bagai terhipnotis hingga melupakan Nuget di dalam teplon yang sedang di goreng dalam minyak panas tersebut.


Kiera terus mengikuti langkah kaki nya, dan mata nya terus fokus pada dua orang yang makin menjauh, lalu saat dua orang berbelok ke lain ruangan dan menghilang dari pandangan baru lah Kiera tersadar. namun ia masih tetap berdiri di tempat selama sepersekian detik.


hingga Kiera mendegar teriakan dari arah dapur


"ya ampun...Kiera !!??" pekik Tania di depan teplon dan seperti kelabakan buru-buru mematikan kompor


kiera yang kaget dan kembali tersadar buru-buru juga berlari ke arah Tania


"duh, Tan maaf banget gue lupa..." pekik Kiera tak kalah heboh seraya menatap nuget yang menghitam di bagian sisi bawah dengan memprihatin kan


"elo ngapain di tinggal sih? kan gosong" Tania ngoceh-ngoceh


Kiera hanya menatap dengan raut menyesal

__ADS_1


"ngapain coba loe malah berdiri di situ?" tanya Tania bingung dan heran sama kelakuan Kiera yang gak masuk akal


"maaf deh jadi gosong gini" sesal Kiera


"elo sih borokokok..." Tania masih dumel-dumel seraya mindahin nuget yang sudah setengah gosong tersebut ke lain tempat


tak lama sosok Rheino yang menggendong Nora muncul lagi dari arah tempat mereka menghilang, tampak Rheino memegang hairdryer, lalu Pria itu mendudukkan Nora di sofa yang tak jauh dari tangga dan dekat dengan colokan listrik dan setelah nya mulai mengeringkan rambut Nora.


bunyi dari mesin hairdryer mencuri perhatian Kiera dan Tania, kedua nya menoleh bersamaan.. walau jauh dari arah dapur bisa langsung terlihat ke tempat Rheino dan Nora yang hanya terhalang dinding kaca tembus pandang tersebut.


dan Tania pun seketika langsung ngeh dan sadar sama keadaan


"oooh pasti gara-gara itu tuh, nuget yang gue suruh awasin malah di gosongin sama buk Kiera" celutuk Tania


Kiera hanya nyengir tak enak


"elo gak konsen ya sama pesona mantan suami loe" goda Tania


"gak lah, gue cuma liat Nora...kangen seharian dari kemarin dia cuma sama papah nya" elak Kiera


"eh kei, tapi gue gak nyalahin loe kok, wajar sih loe gak bisa move on. secara suami loe yang cupu kayak dulu aja loe masih sayang, apalagi dia se hawt sekarang.." komentar Tania jujur


"kalo kek gini sih, Bastian mah lewatttt" lanjut Tania lagi, mendengar nama Bastian, Kiera tak tertarik ia hanya tersenyum samar.


ngomong-ngomong tentang Bastian, Kiera memang tak tau lagi kabar terbaru nya. dan tidak penting juga.


hanya saja dulu Kiera pernah mendengar kalau Bastian di paksa menikahi Inna karena sudah hamil. keluarga Inna meminta pertanggung jawaban secara baik-baik. sebagai keluarga yang memegang etika Keluarga Sanjaya juga langsung menikahkan Bastian. test DNA di lakukan dan bayi dalam kandungan Inna adalah murni anak kandung nya Bastian.


Bastian terpaksa menikahi Inna, seharus nya ia tak mau mengakhiri masa lajang nya dengan menikahi Inna. sejak awal tujuan Bastian hanyalah Kiera. Inna hanya lah tempat di kala diri nya bosan saja. Inna cuma sebagai alat having fun semata...


namun pernikahan nya tidak bertahan lama, Inna jatuh dan keguguran karena bertengkar dengan wanita club yang sedang berduaan dengan Bastian kala itu. ia hendak mendorong wanita club tersebut tapi sang wanita mengelak dan malah dia yang jatuh. seperti nya ia menerima karma saat pernah menuduh Kiera yang mendorong nya di tangga saat mereka masih bersekolah dulu. hingga menyebab kan Kiera dan Bastian bertengkar juga kala itu.


sejak awal pernikahan antara Inna dan Bastian hanyalah untuk pertanggungjawaban jabang bayi saja jadi saat jabang bayi itu hilang maka Bastian pun langsung menggugat cerai Inna tanpa menunda waktu lagi. setelah perceraian itu Bastian yang juga membantu mengurus perusahaan papa nya lebih banyak berkutat di luar daerah ketimbang di kota asal...

__ADS_1


"sok tau.." kata Kiera saat Tania membandingkan Rheino dan Bastian


"emang loe pernah bertemu Bastian lagi?" tanya Kiera sekena nya


"eh iya dong, gue pernah nemenin sepupu gue keluar daerah dan gue gak sengaja liat Bastian gitu. dia lagi makan sama klien nya di resto. sepupu gue kebetulan kenal juga sama dia, mereka mitra perusahaan. ya...walau pun dia cukup di kenal sebagai duda ganteng, keren dan tajir sekarang ini...tapi gue tetep pro ke Rheino deh. duda nya Rheino malah lebih cakep banget tau" kata Tania panjang kali lebar


"owh.." Kiera cuma ber oh ringan saja. sebetul nya oh ini di tujukan untuk Tania yang cerita tentang Bastian maka nya Kiera tak tertarik, tapi Tania mengira oh itu untuk diri nya yang memuji Rheino lebih dari pada Bastian


"memang beneran cakepan Rheino kok,kei" kata Tania lagi


"ya udah kalo gak mau, Rheino buat gue aja" goda Tania seraya melirik Kiera nakal


"enggak!!" respon Kiera cepat. tanpa sadar bantahan itu keluar dari mulut nya secara spontan.


"giiiile...." kekeh Tania


"langsung enggak aja..." Tania terbahak-bahak


"stt..." Kiera menyuruh Tania diam, karena suara tawa Tania juga langsung mengundang perhatian Rheino dan Nora yang sedang duduk santai seraya mengeringkan rambut di sofa. pasangan ayah anak itu langsung melihat ke arah Kiera dan Tania di dapur yang hanya tersekat kaca tembus pandang tersebut.


"mamah..,onti.." Nora mengerakkan bibir mungil nya dari kejauhan.


sejak kapan Kiera di sana? batin Rheino. ternyata ia memang tidak ngeh sejak lewat tadi


"nih udah selesai" bisik Tania pada Kiera


"apa?" Kiera mengkaget karena sedang asik melihat ke arah Rheino dan Nora.


"bubur spesial buat Nora, bawa ke sana...gih" Tania sengaja menyuruh Kiera agar dua orang mantan bisa dekat lagi..


"sekalian nih ayam krispi nya" tambah Tania menunjuk kotak ayam krispi yang ia berikan pada Kiera beberapa saat tadi...


"ih, gue malu lah" Kiera deg-degan

__ADS_1


"ye...udah tua kali kei, masih malu. sanaaa sarapan bareng, biar kalian kek keluarg kecil yang bahagia" Tania terus maksa Kiera.


__ADS_2