Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 30


__ADS_3

karena putera puteri mereka sudah mencapai kelulusan,keputusan antara kedua belah pihak keluarga pun mulai menyepakati hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan.


itu seperti nya paling lambat adalah dua bulan ke depan. Kiera makin merasa ketar ketir...


Rheino seperti biasa menjadi juara umum sekolahan, ia lulus dengan nilai terbaik. nama nya terpampang di urutan paling atas daftar nama siswa menjelang kelulusan di dinding sekolah..Rheino Raditya Jofan.


kadang kala banyak murid yang menyayangkan kenapa si bintang paling pintar dan jenius di sekolah harus Rheino yang tidak gud luking sama sekali. seandai nya saja ia menawan tentu lah akan menjadi idola para siswi Elviyohannes Highschool tanpa terkendali dan tak tertandingi lagi.



Quenna Kiera Zumarnis ,primadona sekolahan



Rheino Raditya Jofan, penampilan nya saat ini..., si cupu yang pintar nya se Elviyohannes HighSchool



Beberapa hari berikut nya karena masih dalam waktu libur panjang setelah kelulusan, Kiera pamit pada Bastian Via telepon untuk beberapa hari berlibur di rumah kakak sepupu nya di kota Tiffan,, Kiera ingin menenangkan Fikiran, kebetulan rumah kakak sepupu perempuan nya yang seorang dokter itu berada di sebuah kota yang masih sangat hijau berbeda dengan kota tempat Kiera berada yang sudah sangat banyak gedung-gedung tinggi nan menjulang.


Kiera ingin refreshing sebelum nanti nya melanjut kan pendidikan nya ke jenjang universitas perguruan yang lebih tinggi...dan...sebelum diri nya melakukan pernikahan bodoh dengan putera keluarha Jofan itu juga pasti nya.


ya, Kiera sudah pasrah saat ini. ia hanya meminta kepada penguasa langit dan bumi agar ia bersama jodoh nya yang sesungguh nya. yang sampai saat ini entah mengapa selalu yang tetap menjadi harapan nya sampai sekarang adalah Bastian Sanjaya saja.


"iya...sayang loe tenangin diri dulu aja..gak apa-apa kok" kata Bastian di balik sambungan telepon saat Kiera menelpon nya mengabarkan keberangkatan nya ke kota Tiffan.


"elo jangan macem-macem ya di sini" Kiera menekan kan.

__ADS_1


entah mengapa bagi Kiera walau ia akan menikah dengan Rheino, ia tak ingin hubungan nya dan Bastian berakhir, Kiera sudah terlalu bucin sama Bastian..sangat Bucin memang Kiera pun mengakui diri nya tergila-gila pada sosok Bastian Sanjaya, lantas bagaimana mungkin ia membiarkan seorang Rheino masuk ke kehidupan nya sedang kan pria setampan apa pun tak Kiera biarkan masuk di antara ia dan Bastian, apalagi Rheino yang secara tampang bukan lah apa-apa bila di bandingkan dengan Bastian.


"gak sayang...gue gak bakal macam-macam kok" janji Bastian meyakin kan Kiera


"di dalam hati aku itu...cuma ada kamu kei.." lanjut Bastian lembut


dan walau itu hanya perkataan via telepon, Bastian selalu bisa membuat Kiera terbang melayang-layang..., Kiera sangat bahagia mengarungi kisah cinta nya bersama Bastian. dan yang membuat Kiera sedih adalah justru orangtua nya sendiri yang mematah kan kisah indah antara ia dan Bastian. kisah indah yang paling membuat nya bersemangat dan bahagia setiap hari nya, tapi semua itu sekarang harus Kiera relakan untuk hancur begitu saja.


"kalau udah pulang kembali, kabari gue ya..." pinta Bastian lembut dengan suara yang terdengar romantis


"iya sayang..." jawab Kiera seraya tersenyum-senyum senang


setelah bermesra-mesra, bermanja-manja via selular Kiera dan Bastian mengakhiri percakapan mereka di telepon.


Kiera meletak kan ponsel nya asal di atas tempat tidur, seraya merapikan koper ukuran sedang yang akan di bawa nya ke kota Tiffan untuk menghabis kan separuh waktu liburan nya ke rumah sang kakak sepupu.


"Kiera jangan lupa setengah jam lagi kamu harus pergi fitting baju pengantin" mama mengingat kan.


seketika mood Kiera berubah langsung jadi jelek.


Kiera malas menjawab nya


"Kei..." panggil mama lagi karena merasa Kiera tak merespon panggilan nya


"iya ma...iya" jawab Kiera dengan kesal dan terpaksa.


mama hanya geleng-geleng kepala, ia tahu Kiera yang berada di dalam kamar itu sedang kesal karena hingga kini ia tetap tak ingin di jodohkan dengan putera tunggal keluarga Jofan tersebut.

__ADS_1


"kenapa mesti buru-buru sih" gumam Kiera pada diri nya sendiri "orang masih dua bulanan juga.."


sepuluh menit kemudian Kiera turun menemui sang mama di lantai bawah...


"kenapa sih ma gak pergi sendiri-sendiri aja, kalo Rheino nya mau pergi sekarang ya pergi aja. Kiera bisa pergi nanti-nanti" protes Kiera saat sudah berada di depan mama nya


"gak bisa kei..." sahut mama tenang


"gitu aja di buat ribet" gumam Kiera


"mama sama tante Eka sudah mengatur nya untuk hari ini, kalian harus pergi bersama-sama" kata mama lagi dengan intonasi lembut


"apa salah nya sih pergi sendiri-sendiri" sungut kiera


"ya salah ,kalian itu calon pasangan jadi mulai dari sekarang kalian harus lebih terbiasa bersama satu sama lain nya, karena seterus nya kalian akan menjalani hidup bersama-sama" ujar mama lagi seakan memberikan alasan kepada protes nya Kiera barusan. mendengar nya Kiera merasa eneg dan tidak tertarik sama sekali.


"tapi ma..." Kiera mulai membantah lagi


"kei, gak ada tapi-tapian...sana siap-siap" titah mama lembut namun tegas


akhir nya Kiera hanya berbalik ke kamar nya dengan wajah cemberut karena kesal.


saat waktu yang di tentukan mau tidak mau kiera pun pergi fitting baju pengantin bersama Rheino di antar oleh supir khusus. supir dari keluarga Jofan lah yang menjemput nya, Rheino sudah duduk di dalam mobil seperti biasa dengan penampilan khas nya kacamata minus tebal, dan style nya yang biasa banget itu pada tubuh kurus kerempeng nya. pembawaan nya tetap tenang, wajah kurus nya nampak tak ada ekspresi.., sangat jarang bicara dan jika ia bicara maka kawat gigi besar itu akan tampil menunjukkan diri. mungkin jika di perhatikan saat ini kelebihan pada fisik Rheino hanya lah kulit putih bersih karena asupan vitamin yang cukup dari keluarga nya yang kaya itu mungkin dan postur tinggi jangkung nya juga, itu saja nilai plus nya.,namun karena di tunjang dengan tubuh kerempeng dan style gak banget itu postur tinggi nya sama sekali tidak menarik. lalu plus nya lagi...karena otak pintar dan...hidung nya juga bagus., mancung dan ramping. setelah itu tidak ada lagi, sama sekali tidak cocok menjadi seorang idola apalagi suami idaman.


Kiera keluar dari pintu utama kediaman Zumarnis dengan malas-malasan menuju mobil yang menunggu nya itu, supir turun dan membukakan pintu, Kiera dengan kesal masuk ke dalam apalagi melihat sosok Rheino di sana.


Kiera tidak suka dan merasa sangat terganggu dengan sosok bernama Rheino Raditya jofan ini..,Kiera merasa ia tidak leluasa...

__ADS_1


__ADS_2