Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 44


__ADS_3

seharian ini dua orang terpaksa tidak pergi menghadiri kelas, Rheino di rumah saja sambil merapikan dan membersih kan rumah, memasak makan siang dan juga makan malam untuk diri nya dan Kiera.


Kiera juga lebih banyak berbaring dan menonton. bahkan pesan dari Bastian pun sejak kehujanan semalam ia abaikan hingga tengah hari dan baru ia buka siang hari nya... lalu Kiera hanya membalas seperlu nya saja.


mungkin Bastian juga heran kenapa hari ini Kiera tak minta di jemput buat pergi kuliah bareng..


Kiera sama sekali tidak mengatakan pada Bastian kalau diri nya sedang sakit, ia tidak mau pasti Bastian akan langsung datang ke apartemen sedang Kan Rheino sedang berada di apartemen juga. Rheino rela standby seharian di sana tanpa pergi kuliah demi menjaga Kiera yang sedang sakit.


lalu kita juga tau sendiri kalau Bastian itu orang nya terlalu menantang dan rada sok juga sih, jadi ia akan tanpa ada beban mendatangi apartemen dan sayang-sayangan sama Kiera di depan Rheino, apalagi misal kan dia tau kalau Kiera nya lagi sakit begini ya kan?


jadi Kiera hanya bilang pada Bastian dia tak pergi kelas seharian ini karena tadi bangun kesiangan dan akhir nya jadi malas juga, Kiera tak mau kalau sampai Bastian datang ke apartemen dan cari gara-gara sama Rheino dan kalau sampai itu benar terjadi so, seakan-akan kesan nya Kiera gak ber-terimkasih sama Rheino yang sudah merawat diri nya yang sakit hingga sampai harus begadang seperti tadi malam.


entah lah Kiera juga merasa tak ingin ada yang mengganggu moment nya di rumah bersama Rheino hari ini, jelas-jelas ia tak suka Rheino tapi Kiera merasa nyaman sekali di suasana ini. Kiera benar-benar tak mengerti dengan diri nya sendiri.


Hingga saat malam hari saat mereka akan pergi tidur menuju kamar masing-masing..


"Kiera, elo lain kali kalo sakit atau ada apa-apa bilang ke gue jangan diam aja, ntar gue yang di omelin mama sama papa gue karena gak bener jagain loe" saran Rheino


"oh, jadi loe bela-belain bantuin gue, jagain gue sakit karena takut di omelin mama papa nya nih?" goda Kiera dengan sedikit mem-baper di dalam hati, kok dia jadi gak suka ya kalau Rheino perhatian sama dia cuma gara-gara takut sama mama sama papa nya.


Rheino akhir nya nyengir


"ya, gak gitu juga sih...lagi pula kita kan..suami istri" Rheino sedikir ragu menyebut kan kalimat ini tapi entah mengapa Kiera merasa senang mendengar nya, ia pun makin tak mengerti


"..iya, oke" hanya itu yang keluar dari mulut Kiera menyahut apa yang Rheino ucapkan..malah jadi salting dua-dua nya


"ya udah gue...ke kamar dulu, elo kalo butuh bantuan gue, panggil aja..gak apa-apa." pamit Rheino saat mereka sudah di depan pintu kamar Kiera, Rheino akan melangkah ke arah pintu kamar nya namun saat baru berbalik dan akan melangkah, Rheino merasakan ujung kemeja nya di tarik...

__ADS_1


dan ternyata benar Kiera yang menarik ujung Kemeja Rheino..


Rheino menoleh dan perlahan berbalik


"ada apa?" tanya Rheino


Kiera diam namun tidak melepas kan jari telunjuk dan jempol nya yang terus menjepit ujung kemeja Rheino tersebut.


"gue boleh minta tolong sesuatu?" tanya Kiera


"apa..?" Rheino gugup juga


"malam ini bisa gak loe gak usah tidur di kamar loe?" tanya Kiera hati-hati


"terus gue.." Rheino makin tak mengerti, kalau tidak di kamar terus di mana dong? ya gak?


"maksud gue, kan siapa tau gue butuh sesuatu..kepala gue juga masih agak pusing, loe tidur di kamar gue, bisa?" pinta Kiera secara mengejut kan


Kiera tidak juga melepaskan jepitan jari nya dari ujung kemeja Rheino, malah ia memilin-milin kemeja Rheino karena gugup...hingga gadis ini terlihat menggemaskan


dalam sepersekian detik dua orang saling berpandang-pandangan dalam ke gugupan


"..ya oke, gue akan tidur di kamar loe, gue tidur nya di sofa jagain loe oke" kata Rheino buru-buru untuk mencairkan suasana antara mereka yang menegang barusan


"di kamar gue gak ada sofa..." Kiera mengingat kan.


Rheino baru ingat, semalam saja ia tidur duduk di lantai, kamar yang Kiera tempati adalah kamar utama dengan ranjang Kingsize super besar.

__ADS_1


lalu kamar di sebelah nya baru lah kasur berukuran sedang dan di lengkapi sofa di dalam nya, karena kamar ini biasa nya di khusus kan untuk keluarga yang datang menginap.


"kalau gitu tidur di kamar gue..."Rheino baru akan menyelesai kan kalimat tapi Kiera memotong nya


"enggak.." potong Kiera cepat


"kita tidur sama-sama di tempat tidur gue" kata Kiera lagi dengan agak tak enak hati, jadi nya ia berbicara tidak melihat ke Rheino..Kiera berbicara seraya memandang ke sekitar.


"apa?" Rheino makin tak mengerti


"iya loe jagain gue.., kita gak ngapa-ngapain kok. ranjang nya kan besar jadi loe bisa sebelah sana, gue sebelah sini..., anggap aja loe jagain gue malam ini, gimana?" Kiera menjelaskan dengan sangat nerveous, ia juga tak ingin di anggap kegatelan merayu Rheino atau sengaja ngajak Rheino buat nganuu, sekali pun itu adalah hal yang seharus nya karena Rheino sudah resmi menjadi suami nya. Kiera tidak berfikir sampai ke sana.


tapi di sini sebetul nya Kiera memang belum mau jauh-jauh dari Rheino, entah kenapa ia merasa ketagihan di rawat Rheino. pria ini sangat lembut dan baik...


Kiera seakan tak peduli kalau ia sudah berjanji pada Bastian untuk menjaga diri dari Rheino. malah sekarang Kiera sendiri yang meminta tidur bersama..


Kiera mulai berperang dengan hati nya, ini tidak dosa..Rheino kan suami. masa' iya dosa minta tidur bareng suami.


gue gak bohongin Bastian kok, gue gak ngapa-ngapain, cuma tidur aja...lagian gue kan masih habis sakit jadi nya harus ada yang jagain..! otak Kiera terus-terusan Bentrok.


"oke" kata Rheino akhir nya, walau pun sebetul nya ia sangat gugup sama kelakuan Kiera yang sangat tiba-tiba ini..


"selamat tidur" ucap Kiera saat mereka sudah di posisi berbagi tempat tidur king size tersebut. Rheino di ujung sana dan Kiera di ujung sini


"ya..selamat tidur.."sahut Rheino seraya menarik bibir nya senyum segaris


Kiera pun membalas tersenyum

__ADS_1


sebetul nya mereka pasti tidak nyaman di situasi ini tapi entah mengapa malam terasa lebih sangat indah, mereka pun tak tau kenapa..walau pun dua orang tidur dengan posisi memunggungi satu sama lain nya.


kalau Rheino ya mungkin karena diri nya memang suka Kiera sejak awal nya tapi kalau Kiera? apakah mulai ada benih-benih rasa? entah lah..yang jelas jika di tanya begitu Kiera hingga saat ini masih sangat mencintai Bastian, dan sosok Bastian Sanjaya itu lah yang hingga kini masih bertahta di hati nya..


__ADS_2