
Kiera kaget juga mendengar suara gedubuk dan geraman berat tersebut, lalu tiba-tiba saja sunyi...
Kiera mendekat kan diri nya ke pintu kamar mandi dan mencoba memanggil...
"Rhei.." panggil nya
"Rhei loe gak apa-apa...?" panggil Kiera lagi
di dalam kamar mandi Rheino ternyata memang sempat terpeleset tapi ia masih bisa dengan sigap menopang telapak tangan nya di dinding hingga bagian bahu nya saja yang terantuk sedikit.
akhir-akhir ini ia memang tidak fokus karena terus kepikiran sang mantan istri yang makin memikat dan menawan hati nya itu.
"...Rhei.." panggil Kiera lagi karena tak ada sahutan.
Rheino kaget mendengar suara Kiera
Rheino tak bisa berfikir dengan benar, apakah diri nya sedang berhalusinasi atau nyata?
Kiera yang merasa Rheino tak menyahut, mengira sesuatu terjadi pada Rheino jadi dia langsung mengecek pintu kamar mandi slide tersebut yang ternyata memang tidak terkunci, Kiera langsung membuka nya.. sedang kan Rheino masih belum sempat menyahut atau pun mengambil kimono atau handuk untuk menutupi tubuh bug!!l nya.
dan...Jreng !
dua orang sama kaget nya, Rheino kaget Kiera juga sama kaget nya..
Kiera buru- buru berbalik dan menutup pintu kembali dengan wajah merah padam. begitu juga dengan Rheino yang masih berdiri di dalam kamar mandi setelah pintu tertutup kembali, Rheino mengacak rambut nya sendiri dengan gusar. memalukan sekali..
ini memang bukan pertama kali Kiera melihat pemandangan tubuh polos Rheino, begitu juga dengan Rheino ini bukan pertama kali nya Kiera melihat nya tanpa pakaian begini tapi...tetap saja ini memalukan, sedang kan mereka tak punya ikatan apa pun lagi sekarang. adegan ini tetap saja bisa membuat dua orang menjadi tomat berdiri.
apa Kiera lihat kalung yang gue pakai ya? batin Rheino.., bagi Rheino Kiera tak boleh tau kalau ia memakai cincin pernikahan mereka sebagai mata kalung. itu arti nya secara tidak langsung ia memberitahu kiera kalau diri nya masih mencintai Kiera sepenuh nya..
di pihak Kiera, yah boro-boro lihat kalung. Kiera yang begitu melihat penampakan tubuh polos Rheino pun tadi seketika penglihatan nya langsung mengabur seketika.
Nora yang sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi nama nya juga bocah,anak-anak..jadi ya Nora hanya terus bermain di atas kasur lalu detik berikut nya Nora turun merosot dari atas tempat tidur sambil bernyanyi seraya tertawa kecil dan berlari keluar kamar...
__ADS_1
"Nora.." gumam Kiera dan buru- buru tersadar hendak menyusul Nora
tapi baru maju selangkah tiba-tiba Kiera mendengar pintu slide kamar mandi bergeser dan detik berikut nya Kiera merasakan seseorang mengapit nya di dinding kamar..
dan dalam sekejap posisi Kiera sudah bersandar di di dinding kamar dengan berhadap-hadapan dengan Rheino. sedang kan kedua tangan Kiera di kunci Rheino di sisi kepala Kiera sendiri, seraya Rheino menekan nya ke tembok kamar tersebut.
"kenapa loe bisa ada di kamar gue?" tanya Rheino dengan nada angkuh seperti biasa
Kiera tak bisa bernafas dengan benar, ia kaget dengan posisi mengejutkan ini..apalagi ia baru saja melihat Rheino tanpa sehelai benang pun tadi.
Kiera dapat merasakan suhu jari Rheino yang dingin karena habis mandi tapi begitu terasa panas efek nya saat menyentuh tangan nya seperti ini.
Kiera menelan saliva nya sendiri, ia benar-benar grogi..apalagi wajah ganteng Rheino dengan rambut basah dan kimono handuk yang di pakai nya itu terlihat sangat seksiihh dan hawt sekali.
"gu..gue..antar Nora" jawab Kiera terbata, ia benar-benar tidak fokus
Rheino menyeringai sinis, ia tidak melihat Nora di sini. apakah Kiera ini sedang beralasan sekarang?
"tadi ada di sini..." kata Kiera lagi setengah berbisik hampir tak terdengar..
Rheino tetap menyeringai dan memandang sinis Kiera seraya menggeleng samar mengartikan tidak ada Nora di sini..
saat Kiera dalam kegugupan nya...
"papa..uda mandi na" tegur Nora yang tau-tau sudah ada di belakang Rheino
wajah lucu nan imut itu terlihat berkedip-kedip kedua mata nya beberapa kali.
Rheino mengendurkan pegangan nya dari Kiera dan melepaskan nya perlahan, Kiera pun bisa bernafas lega..
"anak papa udah dateng..." Rheino menunduk dan membawa Nora dalam gendongan nya
"Nola kangen papa" kata Nora seraya memegang kedua belah pipi menawan Rheino dengan kedua tangan kecil nya, lalu memberikan satu buah sun di wajah tampan tersebut.
__ADS_1
"papa juga kangen Nora.." sahut Rheino seraya melangkah ke arah tempat tidur dan meletakkan Nora di sana, lalu tangan nya menggapai ponsel memeriksa pesan yang masuk dan ternyata ada pesan dari sang mama.
✉️
Rhei..mama minta tolong Kiera buat antar Nora, sekalian Kiera juga lewat tempat mu. soal nya mama juga mau buru-buru ke tempat Tante Enie.
Rheino menutup kembali pesan ponsel.., ia merasa bersalah juga telah berprasangka buruk pada Kiera
"gue..permisi. soal nya harus ke tempat kerja" kata Kiera seraya hendak berbalik
belum sempat Rheino respon, sudah terdengar suara Nora yang merengek
"mama kok ga baleng kita" kata Nora
"kan mama mau kerja sayang..." Kiera tersenyum lepas pada Nora. Kiera sangat cantik sekali saat tersenyum seperti itu...Seketika Rheino merasa dunia nya cerah dan bersinar dengan begitu sangat indah nya. tapi dengan cepat Rheino buru-buru mengembalikan kesadaran atas ter- hipnotis diri nya barusan.
"papa..." Nora beralih merengek pada sang papa, dalam hati Nora kalau bisa dia mau sama mama dan papa nya sekaligus
"Nora sama papa aja hari ini, mama nya mau kerja" bujuk Rheino..
"bentalan aja...mama papa.." Nora merengek dengan raut hampir menangis.
Kiera bukan nya tak mau, siapa yang tidak mau mau dekat-dekat mantan suami yang tercinta ini. sedang untuk urusan pekerjaan Kiera bisa saja datang di pukul berapa pun selama itu belum lewat dari tengah hari, secara ia ini cuma survey mingguan ke kantor cabang. tapi..Kiera mana mungkin ikut mau nya Nora sekarang? ia tak mau jadi pengganggu antara dua orang ini. karena sudah pasti Rheino pun akan terganggu dengan kehadiran nya...
"kalau gak keberatan, bentar lagi gue mau ajak Nora ke supermarket di dekat sini..mau ikut?" tawar Rheino, ia beranikan diri menawarkan Kiera demi Nora tapi mengapa ia sendiri malah deg-degan dengan begitu parah begini?
deg! jantung Kiera berdebar, ia tak tau mau senang atau merasa nervous sekarang
"..iya" angguk Kiera samar
Rheino yang mendengar Kiera menerima tawaram nya merasa ada lonjakan kegirangan, jadi sudut bibir nya bergerak sedikit karena menahan senyuman.
__ADS_1