
Kiera cemberut karena Tania terus mendebat nya
"ya ampun Kiera liat jalan dong...fokus ah, jangan mikirin Rheino terus" kata Tania dengan nada jahil
"ah...elo tu ya Tan, bikin kesel aja" Kiera merespon nya malas-malasan..
"ya kenapa? emang gue gak setuju kok kalo loe bilang Rheino juga suka sama Salwa. gak mungkin ! itu hal yang imposible..!" Tania berkata dengan pasti dan penuh percaya diri.
"serah loe deh" gumam Kiera cuek
"lagian..kalo bener Rheino suka Salwa emang nya loe rela gitu, idiiih" Tania mulai kesel
"ya bukan nya gitu Tan, tapi kita itu harus ngambil kesimpulan terburuk nya. ya siapa tau aja.... ntar sekarang gue terus mikir positif harus sama Rheino lagi eeh ternyata gak sesuai harapan, tar makin hancur dong hati gue karena terlalu optimis dan optimis" ujar Kiera mengemuka kan maksud hati nya saat ini
"kita hidup itu memang harus optimis,Kiera.. jangan pesimis..nggak bagus" saran Tania tak mau kalah argumen dengan Kiera
"iya deh iya...optimis" Kiera nyerah males debat.
tak terasa mereka sudah sampai di tempat yang di tuju, Kiera segera memarkirkan mobil Tania yang di kemudikan nya itu di tempat parkiran yang memang sudah di persiapkan di sana..
🌹
Kiera dan Tania menghabis kan waktu lumayan lama di sana hingga waktu makan siang hampir selesai..
saat Kiera dan Tania akan keluar dari tempat tersebut dan hendak menuju parkiran, sesosok pria juga sedang melangkah tak jauh dari mereka, pria muda tersebut nampak sedang sibuk menerima telepon seraya terus melangkah agak tergesa.
__ADS_1
Tania menyadari nya dan sedikit memberi jalan pada pria yang nampak tergesa tersebut, sedang kan Kiera yang tidak fokus karena lagi-lagi kepikiran sama perihal Rheino dan Salwa pun tak menyadari dengan sosok pria muda yang tergesa itu lewat di dekat mereka.
Kiera yang kebanyakan melamun malah secara tak sengaja bertabrakan dengan sosok pria muda yang sedang tergesa dan sibuk menelepon tersebut.
Bug !!
"eh maaf- maaf.." Kiera menyadari keteledoran nya langsung meminta maaf
"ya..gak apa-apa saya juga minta maaf" kata suara pria muda itu dengan sopan
Tania juga kaget, ia tak menyangka kalau Kiera tak fokus padahal Tania tadi sudah geser ke samping memberi kan jalan.
saat orang-orang ini saling bertatapan satu sama lain, terkejut lah mereka.
seperti yang kita tau Bastian selama ini berada di luar kota yang jauh, hari ini ia kebetulan ada pertemuan dengan klien papa nya di kota asal. dia tak memikirkan bisa sampai bertemu Kiera karena ini di tengah kota yang lumayan jauh dari kawasan tempat tinggal nya begitu juga dengan kawasan tempat tinggal Kiera. butuh waktu yang lumayan lama untuk menyetir...
lama tak bertemu dan malah di pertemukan begini membuat hati Bastian senang tak karuan. bagaimana pun sampai detik ini ia masih sangat mencintai Kiera di dalam hati nya, ia masih menyimpan rasa hingga sekarang.
"Kiera?" seru Bastian
Kiera memang tercengang sesaat, namun detik berikut nya ia tersadar dan segera menarik tangan Tania untuk segera pergi
"yuk, Tan.." kata Tania cepat, seperti nya ia malas berhubungan atau pun sekedar berkomunikasi dengan sosok Bastian Sanjaya ini
"Kei, tunggu" Bastian menahan tangan Kiera.
__ADS_1
tidak dapat di pungkiri Bastian masih sangat tampan seperti dulu bahkan lebih terlihat dewasa dan karismatik. tapi entah lah untuk sekarang ini mau setampan dan sekarismatik apa pun pria di depan nya bagi Kiera yang paling tampan itu dan yang paling karismatik itu tetap adalah Rheino mantan suami nya. hanya Rheino...
Kiera melirik pada lengan nya yang di gamit oleh Bastian, Kiera seperti nya tidak suka dan merasa terganggu dengan perlakuan Bastian.
tersadar Bastian pun buru-buru melepaskan tangan nya dari Kiera
"maaf.."kata Bastian
Kiera hanya menatap datar, lalu kembali melanjutkan langkah bersama Tania meninggal kan sosok Bastian yang masih tetap berdiri mematung memandangi kepergian mereka.
Bastian segera tersadar kembali kalau dia sekarang ada janji dengan klien papa nya, jadi ia pun segera buru-buru kembali melanjutkan langkah nya juga ke tempat yang akan di tuju.
dalam hati Bastian ia merasa sangat keseng-sem sekali...mantan kekasih nya itu terlihat makin cantik sekarang, rambut panjang bergelombang itu sangat cocok untuk nya hingga wajah cantik Kiera terlihat seksiihh dan makin menawan. hati Bastian seperti menari-nari di buat nya, Bastian makin merasa dag dig dug serrr jika teringat wajah cantik Kiera tadi.
ah, apakah gue mulai kasmaran lagi sama Kiera? sudah lama gue gak ketemu dia. bahkan lost kontak, semua akun sosial media nya memblokir akun milik gue, sekarang bertemu lagi..
Bastian tentu tahu dari teman-teman lama nya kalau Kiera masih single semenjak bercerai dengan Rheino si cupu itu.
"jodoh itu gak kemana..." seringai Bastian dengan menawan, kegantengan nya meningkat karena berada di mode jatuh cinta lagi.
dia merasa semangat apa lagi dalam tahun-tahun ini ia sengaja memulai bergelut di bidang usaha yang berbeda dengan perusahaan papa nya, ia sengaja membuat kubu dan mulai bekerja sama dengan bidang yang se profesi dengan perusahaan Zumarnis Group milik keluarga Kiera. ia terjun ke bidang itu agar bisa bertemu langsung dengan papa nya Kiera dan berhasil ia pernah beberapa kali bertemu dengan papa Kiera di perbisnisan.
dan papa Kiera adalah orang yang profesional, ia memang sejak dulu tidak menginginkan Bastian menjadi menantu nya karena kelakuan Bastian yang tidak baik suka main perempuan namun untuk urusan kerja papa Kiera tidak memusuhi Bastian, ia tetap mendukung para generasi muda yang cukup bisa di andalkan keluarga seperti Bastian, apalagi sejak dulu papa Kiera juga tidak pernah ada riwayat permusuhan dengan keluarga Sanjaya, papa nya Bastian.
"sekarang hubungan gue sama papa nya Kiera sudah lumayan baik,, papa Kiera dulu gak suka gue hanya kerana dia salah faham aja,,, ya nama nya gue jiwa muda masih suka main cewek. ya normal lah...tapi di gak tau aja walau gue gak setia waktu itu yang gue cintai itu cuma puteri nya dia. dan sekarang gue sudah di tahap ini, gue bakal tunjukin sama orangtua Kiera, kalau gue adalah sosok yang paling pantas jadi menantu nya..gue akan buat pak Rio makin terkesan sama gue.., karena hanya gue yang pantas buat Kiera, bukan si cupu Rheino itu.." gumam Bastian mantap
__ADS_1