Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 77


__ADS_3

mendengar apa yang Diana katakan, Inna puas karena ada satu teman yang begitu setia dan membela nya dengan berani. tidak salah selama ini ia menganggap Diana sebagai orang terpercaya nya nomor satu.


Bastian malah tekekeh...


"aku gak peduli.." kata Bastian ketus seraya menatap Diana dan Inna dengan remeh, lalu Bastian segera berbalik melangkah pergi dari sana..


hanya tinggal Inna dan Diana saja, beberapa detik kedua nya diam..


"Diana..terimakasih kamu masih mau membela aku di saat semua orang sudah ninggalin aku, sekarang aku tau ternyata kamu adalah yang paling setia dan baik sama aku, aku juga gak butuh teman-teman seperti mereka selama ada kamu" kata Inna seraya hendak memeluk Diana..


tapi..


"stop..jangan sentuh aku" tahan Diana datar


Inna kaget dan menatap wajah Diana yang nampak tak bersahabat pada nya itu


"aku membela kamu di depan Bastian tadi karena sebagai sesama perempuan. aku juga gak setuju kalau ada lelaki yang mainin perasaan wanita kayak Bastian..tapi bukan berarti aku maafin kamu In.." kata Diana lugas


Inna terkejut bukan main, ia kira Diana membela nya karena masih ingin berteman dengan nya


"maksud kamu?" Inna bingung


"ya..aku juga kecewa sama kamu, selama ini aku percaya banget sama kamu, bertahun-tahun lama nya tapi kamu malah bohongin aku dan semua teman-teman kita, aku yang paling dekat sama kamu In..kamu bohongin juga? tega kamu ya" kesal Diana..


"gak..bukan gitu" Inna masih mau berkilah


"udah lah In..males aku sama kamu" Diana langsung pergi tanpa mempedulikan Inna lagi..


Inna benar-benar shock,kaki nya serasa melemas., dalam hitungan menit ia kehilangan semua teman-teman baik nya..


sementara itu Rheino dan Kiera yang sudah kembali ke tempat acara, Kiera di dalam hati nya senang juga Rheino datang dan masih ingin membela nya..

__ADS_1


"jangan berfikiran apa-apa, gue bela loe itu semua demi Nora" kata Rheino acuh setelah melepaskan rangkulan nya pada bahu Kiera beberapa saat lalu.


Kiera hanya mengangguk samar..


oh jadi semua hanya demi Nora,, batin Kiera


"gue cuma gak mau aja mama nya puteri gue di permalukan musuh-musuh nya" kata Rheino lagi..


'dan gue juga gak suka mereka bilang Nora bukan anak gue, enak aja orang gue yang pertama kali nyentuh mama nya Nora kok...' sambung Rheino ngamuk-ngamuk di dalam hati nya..


"ya..gue gak mikir apa-apa kok,tapi gue..tetap bertrimakasih sama loe" jawab kiera akhir nya.


"oke" balas Rheino singkat lalu segera pergi dan bergabung dengan teman-teman nya yang lain..


Kiera hanya ikut berbalik dan kembali menghampiri Tania dan teman-teman nya yang lain juga.



Rheino Raditya Jofan


saat acara reuni selesai, sudah banyak yang menuju ke parkiran, namun ada juga yang masih betah berbincang.


Kiera memang kebetulan pergi bareng Tania dengan satu mobil, hari ini kebetulan mereka memakai mobil Kiera..


Bastian melihat Kiera dan Tania yang akan menuju mobil, ia kembali mencoba menghampiri nya..tapi sebelum niat nya terlaksana Rheino sudah mepet di sisi Kiera..


"Masuk ke mobil ku" kata Rheino datar


"apa ?" Kiera tak mengerti dengan pria jangkung ini yang tiba-tiba sudah di sisi nya


Kiera tentu mendengar dengan jelas apa yang Rheino katakan pada nya barusan, tapi Kiera ber apa adalah karena ia heran dari maksud Rheino.

__ADS_1


Rheino menyuruh nya masuk ke mobil Rheino, untuk apa? bukan kah Rheino juga tau kalau ia bawa mobil sendiri? tadi saat datang ia juga berpas-pasan dengan Rheino di parkiran.


"aku kan bawa mobil sendiri Rheino..." kata Kiera jujur, namun dengan ekspresi yang bingung juga.


"Tania bisa membawa mobil mu, kau ikut dengan ku" kata Rheino..


Tania langsung mengerti


"oke..." senyum Tania..


tapi Kiera tetap pusing dan bingung, Rheino kalau ngomong sama diri nya kadang kek mereka masih muda dulu pake loe gue, tapi kadang se dewasa ini... dasar orang aneh.


Kiera juga tidak canggung jika lawan bicara nya Tania secara sejak dulu saat mereka asik ngobrol maka tak ada yang berubah aksen nya. tapi dengan Rheino malah Kiera yang harus mengimbangi pria ini yang suka semau nya.


ternyata sejak tadi Rheino sudah memperhatikan Bastian yang akan mendekati Kiera, jadi nya dia gerak cepat..


"aku gak suka dia dekat-dekat sama kamu" gumam Rheino seraya melirik ke arah Bastian yang tampak menghentikan langkah nya karena Rheino sudah lebih dulu di sana.


namun gumaman Rhieno tidak dapat di dengar Kiera atau pun Tania


"barusan kamu ngomong apa?" tanya Kiera heran


"gak perlu tau,ayo.." Rheino langsung menyeret Kiera tanpa basa basi, Kiera hanya bisa ikut saja.


Tania menatap nya dengan senyuman puas, apalagi ia juga melihat sosok Salwa yang tak jauh dari sana, Salwa kelihatan kecewa.


Tania sebetul nya tidak membenci Salwa sebelum nya, tapi kini Salwa itu banyak berubah setelah tau dengan fashion ia jadi tak bisa membawa diri, lagak nya seakan dia lah yang paling cantik dan oke, jaim nya gak ketulungan..


Salwa kecewa melihat Rheino dan Kiera? yah, tentu saja. Salwa hari ini sengaja tak bawa mobil pribadi, ia sengaja pergi dengan taksi agar nanti saat pulang Rheino yang selalu peduli sama teman-teman sejak dulu itu tentu akan menawar kan mengantar diri nya. itu yang Salwa harapkan sebelum nya, namun saat ia melihat Rheino malah menyeret Kiera dari sana membuat hati nya di landa jeles juga. bisa-bisa nya.


bukan kah setahu Salwa dua orang itu sudah berpisah? tapi mengapa malah ada aura yang tak biasa di antara kedua nya, Salwa jadi sanksi apakah ini hanya hayalan nya saja karena cemburu atau memang benar dua orang itu masih memiliki ikatan yang tidak biasa satu sama lain.

__ADS_1


apalagi beberapa hari yang lalu saat Salwa makan siang dengan Rheino,Salwa sempat menawarkan untuk mengundang Rheino makan malam bersama keluarga nya, namun Rheino dengan halus menolak karena padat nya pekerjaan dan sering lembur akhir-akhir ini. Rheino bilang jika tidak ada lembur maka ia harus menemani puteri kecil nya, saat ini benar-benar sibuk, Rheino bilang ia tidak bisa berjanji.


sebetul nya Rheino juga menangkap gelagat Salwa menyukai nya jadi nya ia menjaga jarak jika harus makan malam bersama keluarga Salwa itu terlalu resmi seperti orang pedekate, yah kecuali yang Salwa undang ada teman-teman yang lain maka itu berbeda lagi cerita nya. ini yang di undang Rheino sendiri lho...


__ADS_2