
ternyata mama Rheino melihat semua kejadian nya, bahkan dari awal saat Intan berbicara pada Kiera mama Rheino samar-samar mendengar nya, walau tak begitu jelas mama Rheino tau maksud dan inti pembicaraan mereka.
melihat Kiera yang melangkah keluar dari pintu utama kediaman Jofan sembari menggendong Nora, Mama Rheino segera menyusul...
"Kiera, mau kemana sayang?" tanya mama Rheino
Kiera menoleh dan mendapati mantan mama mertua nya itu sedang tersenyum pada nya.
"Kiera mau pulang ma" jawab Kiera
"nggak bilang Rheino dulu? bukan nya tadi kalian bilang ada yang mau di omongin sama mama" mama penasaran, ia juga ingin menahan agar Kiera jangan pergi
"lain kali aja ma.., seperti nya ini bukan waktu yang tepat. Rheino juga seperti nya lagi sibuk" ujar Kiera seraya mengingat Rheino yang begitu ke-repotan mengurus Intan yang pinsan barusan
"kamu jangan salah faham dan ambil hati ya, mama tau kok Intan itu memang suka sama Rheino tapi Rheino hanya menganggap Intan sebagai teman baik nya saja kok" kata Mama Rheino, ia tahu betul bagaimana hati Kiera sekarang ini.
"ah, enggak lah ma. aku biasa aja..,lagian aku gak ada hak buat larang-larang Rheino toh dia bukan siapa-siapa nya aku" kata Kiera menahan rasa sesak nya agar tetap terlihat tenang.
Mama Rheino hanya bisa pasrah melihat kepergian Kiera dengan rasa sedih...
sosok cantik itu sudah melangkah jauh membawa Nora dalam gendongan, masuk ke dalam mobil lalu mobil pun mulai merayap perlahan keluar dari kawasan kediaman Jofan.
Quenna Kiera Zumarnis
setelah Beberapa saat kemudian, Intan sadar dari pinsan nya, Rheino segera keluar dari kamar Intan menuju ke ruang depan guna menemui Kiera. tadi permasalahan mereka sama sekali belum terselesaikan.
__ADS_1
Intan masih pusing, kepala nya terasa berputar-putar dan pelayan Morhin membantu memijat-mijat telapak kaki nya. jadi kondisi saat ini tak memungkinkan untuk ia bisa menahan Rheino seperti tadi, yah..walau sebetul nya Intan sangat mau melakukan nya, menahan Rheino lagi dan lagi seperti yang sudah-sudah.
Rheino di ruang depan linglung karena tak mendapati Kiera di sana.., ia hanya melihat sus nya Nora saja yang sedang lewat sembari menenteng sepeda-sepedaan Nora untuk membawa nya masuk guna menyimpan ke dalam kamar Nora.
"sus..lihat mama nya Nora?" tanya Rheino
"Nyonya muda Kiera ya?" tanya Sus meyakinkan..
"dia sudah pulang bersama nona kecil Nora tadi, Tuan" jawab sus apa ada nya..
"hah?" Rheino berhah hampir tak bersuara
"kalau gak salah tadi sempat bicara sama Nyonya besar di pintu depan" cerita sus sesuai apa yang ia lihat tadi
"iya benar, tadi Kiera pulang dan pamit sama mama" kata mama Rheino yang tiba-tiba muncul di ruangan depan tempat Rheino dan sus berada
"kok pulang sih?" Rheino kesal
Rheino tadi sebetul nya ingin mengaku saja kalau dia ingin menikahi Kiera kalau dia juga tak suka Kiera dekat dengan pria lain tapi Intan saat itu tau-tau muncul dan mengganggu moment itu.
sekarang Rheino bahkan belum sempat bilang maaf soal ia yang membawa Nora jalan-jalan bertiga dengan Intan.padahal semalam mereka punya banyak waktu tapi karena ke egoisan dan gengsi nya Rheino jadi nya ia tak juga sempat bilang maaf. tapi sekarang Kiera malah sudah pulang begitu saja tanpa bilang-bilang..., bikin pusing dan kesal saja.
Rheino tanpa menunggu lama langsung keluar dari kediaman Jofan menuju parkiran dan pergi melesat untuk menyusul Kiera.
Rheino langsung menuju rumah pribadi Kiera namun sayang nya Kiera tak ada di sana. tak ada Kiera tak ada puteri kecil nya, kemana mereka?
Rheino mencoba menelepon Kiera tapi ponsel nya di matikan, apa-apa an ini? kesal Rheino..Kenapa gak aktif sih..?? Rheino mulai gusar
Rheino langsung terfikirkan dengan kediaman Zumarnis, Rheino langsung mengemudikan mobil nya ke kediaman Zumarnis dengan kecepatan yang lumayan karena jalanan juga masih ramai di jam segini namun...lagi-lagi ia harus kecewa karena ternyata di kediaman Zumarnis juga sama sekali tak ada Kiera atau pun Nora
__ADS_1
"Mungkin mereka belum sampai Rhei.." kata mama Kiera, tante Linda
'tapi mereka sudah pergi dari tadi...' batin Rheino, apa mungkin belum sampai?
namun karena Rheino tak ingin mama Kiera khawatir ia pun mengiyakan..
"oh benar ma..mungkin mereka belum sampai" kata Rheino berusaha tenang.
Rheino kebingungan, dia kembali ke villa nya dan termenung di sana, menelepon kiera berulang kali tapi tak ada jawaban.
ternyata Kiera memilih datang ke kantor nya dan membiarkan Nora bermain-main dengan para karyawan nya. ia juga sudah terlanjur meminta asisten menghandle pekerjaan jadi saat ini ia hanya bersantai di kursi kebesaran nya saja.
hanya saja Rheino tak berfikir Kiera akan tetap ke kantor walau kerjaan sudah kosong. jadi ia tak berfikir untuk mencari Kiera kesana., sedang kan diri nya saja karena kerjaan kosong lebih memilih pulang ke villa ketimbang ke kantor.
Kiera di landa gabut, jadi ia tetap memilih bersantai di kantor saja di situasi ini. lagi pula kelihatan nya Nora senang bermain dengan para karyawan nya.
Hingga hari sudah sore menjelang malam pun Rheino masih kembali mencoba menghubungi Kiera tapi nomor Kiera masih tak aktif juga..
Kiera kan sama seperti atasan kebanyakan, seperti Rheino juga. walau nomor ponsel pribadi tidak aktif, pekerjaan tetap bisa jalan..., karena mereka pasti nya memiliki ponsel jalur pekerjaan juga.
sampai keesokan hari nya nomor Kiera belum juga aktif, tapi Rheino tak bisa menemui kerumah Kiera karena diri nya punya jadwal penting dua hari ke depan apalagi ada beberapa tamu dari luar kota. namun saat senggang sedikit saja Rheino mencoba menghubungi nomor Kiera tapi hasil nya sama saja..nomor itu belum juga aktif...
jika Rheino sibuk dengan skejul kerja saja sudah selama dua hari maka itu berarti Kiera juga sudah tak mengaktifkan ponsel nya hampir tiga hari. gila, ada apa ini?
"mama ada telepon Kiera gak?" tanya Rheino pada sang mama saat ia menemui mama nya di kediaman jofan hari ini.
"gak ada tuh kenapa?" mama heran
"ini nomor ponsel Kiera gak aktif udah hampir tiga hari mah.., ada apa ya?" Rheino penasaran
__ADS_1
"oooh, biasalah Kiera kan sama kayak kamu kerjaan kantor nya banyak, mungkin dia lagi sibuk dinas di luar, biasa nya kalau sudah begitu Nora juga bakal dia titipin sama Mama nya di kediaman Zumarnis, Kiera kan orang nya super sibuk" kata mama Rheino seraya terus menyemprot tanaman hias kesayangan nya di taman samping tersebut.