Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 34


__ADS_3

Melihat kepergian Kiera, Bastian benar-benar tidak rela. walau pun nyata-nyata diri nya lah yang berselingkuh dan bermain curang di belakang Kiera tapi hati nya sangat hancur saat melihat Kiera marah pada nya seperti barusan. jauh di relung hati nya terasa sakit bagai tersayat.


sejak awal ia memang sangat menyayangi Kiera, dan kepada Inna diri nya memang nyata hanya bermain-main, tidak lebih. apa yang ia perbuat pada Inna adalah murni Inna yang berikan sejak awal tanpa paksaan dan ia hanya lah seorang pria normal yang menerima semua nya dengan tanpa beban sedikit pun.


Bastian pada Kiera bagaimana pun juga ia lebih mau bersama Kiera ketimbang Inna. bahkan kalau bisa menikah pun hanya dengan Kiera saja...hanya pada Kiera seorang saja. tidak dengan wanita lain termasuk Inna. Bastian tak pernah sedikit pun memikirkan untuk menikahi Inna...!!! tak akan pernah !!! hanya Kiera.


namun mungkin saja akhir-akhir ini Bastian terlihat tidak ada perjuangan perihal masalah perjodohan yang sedang di hadapi oleh Kiera.


๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š


Hari berikut nya secara mengejutkan Kiera mengumumkan pada kedua orang tua nya untuk mempercepat pernikahan nya dengan Rheino.


hal ini tentu saja mengaget sekaligus menyenangkan kan kedua orang tua nya Kiera, mereka tak habis fikir ada apa sebetul nya?


dengan hati-hati mama Kiera menanyakan apa yang membuat Kiera berubah drastis, akhir nya karena mama bisa mencari celah puteri tunggal nya itu pun bisa berkata dengan jujur.


dia sedang kecewa karena mendapati Bastian kekasih nya ternyata selama tiga tahun mereka pacaran malah bermain belakang membohongi nya dengan begitu kejam dan curang. di saat dia begitu percaya dan mencintai dengan segenap hati.


akhir nya karena hari ini Kiera sudah menceritakan apa yang menimpa nya,sore sepulang kerja papa Kiera pun akhir nya menyempat kan diri berbincang berdua dengan Kiera.


papa mulai buka suara tentang mengapa ia tak suka pada Bastian si pacar kiera puteri nya itu.

__ADS_1


"kamu ingat kan? pada saat kamu baru masuk tahun ajaran baru di Elviyohannes Highschool saat itu.suatu hari kamu dengan sumringah nya mengadu sama papa kalau kamu baru saja jadian dengan cowok populer di sekolah yang sejak awal sudah kamu taksir. kamu memberikan foto-foto dan video-video rekaman pacar mu itu. kamu bilang nama nya Bastian Sanjaya dan kamu bilang saat itu kalau suatu hari nanti akan mengenal kan nya sama papa" kata papa mengingatkan.., Kiera hanya mendengar kan nya dengan seksama karena itu persis nya kejadian saat ia baru jadian dengan Bastian


"kamu ingat respon papa saat itu?" tanya papa


"iya...papa kelihatan senang, kata papa anak nya lumayan ganteng...dan setelah itu papa keluar untuk bertemu klien dan keesokan hari nya papa seperti gak suka sama Bastian dan gak senang pas aku curhatin tentang Bastian ke papa" Kiera mengingat-ingat saat itu karena sang papa berubah dengan begitu cepat.


"iya betul..." kata papa


"jadi waktu itu papa keluar buat makan malam sama klien di resto yang telah di tentukan. tapi karena saat itu Klien papa kesalahan dalam menulis jadwal yang mana dia juga adalah orang luar negara ia pun datang terlambat. papa awal nya sudah akan langsung ke resto sembari menunggu. tapi ternyata ada satu map papa yang ketinggalan jadi papa meminta pak wano mengantarkan, dan papa sama om yudi memutuskan menunggu di taman kota.., nanti nya kami dan pak wano berjanji akan bertemu di taman kota tersebut" cerita papa perlahan...


pak wano adalah kepala pengurus rumah dan om yudi adalah asisten pribadi papa di kantor.


Kiera nampak tertarik, ia menatap papa serius


"awal nya papa kira itu kamu, papa sudah mau nyamperin karena gak sopan di tempat umum bisa di lihat orang" papa terus bercerita


"haaah?" Kiera ber hah kaget


"kok papa malah jadi nuduh aku?" Kiera heran


"iya, soal nya cowok yang lagi ci!umaaan itu sangat mirip sama cowok yang kamu tunjukin foto dan video nya ke papa sebelum nya. ternyata memang si cowok mu itu, si Bastian Sanjaya...hanya saja wanita nya bukan kamu" kata papa lagi

__ADS_1


"papa gimana bisa nebak itu Bastian meskipun itu mirip bisa aja orang lain?"tanya Kiera lagi makin kepo dengan cerita papa


"iya papa kan mulai penasaran ni, papa agak deketin,,, eh kebeneran si cowok nya ngomong gini... awas aja loe kalo sampe ketahuan Kiera, hubungan kita gak bakal gue lanjutin,,,gue gak mau hubungan gue kandas sama Kiera, gue sama Kiera baru jadian, dan gue gak mau kehilangan dia...inget itu!!! nah... kira-kira gitu.." cerita papa jujur


"masa' sih pa?" Kiera makin tak mengerti...sudah pasti itu Bastian, jika fisik nya seperti Bastian dan menyebut nama Kiera sebagai pacar nya, tidak ada yang kebetulan sama apalagi ini adalah di kota yang sama.


"yang bikin papa makin yakin kalo itu Bastian waktu si cewek nya bilang gini..., iya Bastian sayang...gue bakal turutin apa mau loe, asalkan loe janji gak akan ninggalin gue..." cerita papa lagi


Kiera pun akhir nya makin yakin kalo itu Bastian, apalagi si cewek nya manggil nama Bastian juga. Kiera mulai berfikir apakah cewek itu Inna? atau apakah ada cewek yang lain lagi??? benar-benar jahat loe Tian...!! batin Kiera sedih dan terhiris...


niat Kiera sudah bulat, ia akan menikah dengan Rheino secepat nya, Titik. biar Bastian tau rasa...ini adalah pembalasan tercepat jika ingin sama-sama sakit dan terluka berdua...


"jadi ini alasan papa gak suka Bastian?" tanya Kiera ke papa nya


"iya dong...ayah mana yang bakal suka sama pria yang jelas-jelas membohongi anak gadis nya?" jawab papa mantap.. ia lega Kiera bisa tahu sendiri kebusukan Bastian agar ia bisa bercerita tentang apa yang di ketahui nya pada sang puteri satu-satu nya ini


"kenapa papa gak cerita di awal sih?" Protes Kiera


"kamu itu kalo lagi Bucin, memang nya mau dengerin papa. yang ada malah papa yang kamu tuduh enggak-enggak. akhir nya kita berdua ayah anak saling bertengkar dan bermusuhan" kata sang papa yang sudah hafal watak puteri nya ini.


Kiera nyengir menyadari diri nya memang persis seperti yang sang papa ucapkan barusan..

__ADS_1


__ADS_2