
Kiera sampai di parkiran, buru-buru mengambil ponsel di dalam mobil nya. setelah mengunci mobil kembali, Kiera langsung mengecek isi ponsel nya.
Kiera tak menyadari seseorang wanita menatap nya.wanita itu melangkah mendekat pada Kiera yang sedang berdiri memeriksa ponsel.
"hai..Kiera lama tak bertemu" kata sosok tersebut
Kiera mengalihkan mata nya dari ponsel pada sosok pemilik suara yang menyapa nya, Inna.
"...hai" jawab Kiera singkat
Inna memang setelah di ceraikan oleh Bastian diri nya lama tak terdengar kabar. ada yang bilang ia mengasing kan diri di tempat lain, tak tau pasti itu di mana. Kiera cukup kaget juga bertemu kembali dengan wanita yang selalu tak henti mengganggu hidup nya ini.
Inna memang belum lama kembali ke kota ini, baru sekitar tiga bulanan. ia tak menyangka bisa bertemu Kiera di daerah supermarket ini yang mana ini adalah supermarket yang jauh dari tempat Kiera tinggal. kalau di fikirkan itu sangat jauh untuk sekedar berbelanja.
Inna tak tau saja kalau Kiera hanya mengikuti Rheino yang kebetulan baru membeli villa di sekitar sini.
"sangat suprise..." kata Inna dengan tetap angkuh, dia juga masih cantik seperti dulu. malah ada sedikit perubahan pada wajah nya..setelah ia mengalami keguguran dan pergi. Inna melakukan operasi sedikit pada bentuk hidung nya agar telihat lebih lancip dan kecil.
"aku gak nyangka bisa bertemu kamu di sini" gaya bicara nya Inna pun lebih dewasa, tapi saat itu di depan Kiera ia seolah sok dewasa dan sok elegant.
"ya.." jawab Kiera singkat seraya tersenyum singkat
"aku masih ada urusan, permisi" kata Kiera kemudian
"jangan teburu-buru" tahan Inna
Kiera sangat malas sebetul nya harus berurusan dengan perempuan usil bernama Inna ini.
"apa yang kau lakukan di supermarket ini?" tanya Inna sinis namun terkesan konyol, sebetul nya pertanyaan nya lebih kepada kenapa kau sampai ke supermarket ini.
Kiera mengenyitkan alis nya..
"memang apa lagi yang di lakukan orang kalau ke supermarket? berbelanja kan?" jawab Kiera dengan nada yang sinis juga.
Inna merasa kalau bertemu Kiera bawaan nya emosi dan mau cari gara-gara, begitu juga dengan Kiera merasa emosi juga karena Inna suka sekali cari gara-gara dengan nya.
__ADS_1
"hhh..aku gak nyangka seorang Kiera yang kata nya paling primadona di sekolahan, bisa jadi seorang janda muda" cibir Inna, ia bahkan tak sadar diri dengan status nya
"apa beda nya dengan mu? memang nya kenapa kalau janda?" Kiera merasa Inna makin memicu perkelahian saat ini
setelah Kiera mengatakan hal itu, wajah Inna seketika berubah. ia tak tau kalau kiera mengetahui diri nya juga sudah menjadi janda nya Bastian.
"aku gak sama dengan kamu, kamu itu menikah pun di jodohkan oleh orang tua,. menikah dengan cara di paksa kasihan...di paksa menikah dengan pria jelek dan cupu pula, aku sangat prihatin dan...malah akhir nya kau di ceraikan juga oleh si cupu. kau sangat tidak berharga. aku dan Bastian berbeda... kami menikah bukan di paksa" kata Inna mulai berapi- api
"oke...memang aku menikah karena di paksa. dari pada kau menikah karena memaksa..." balas Kiera kejam, ya..tentu saja kita tahu Inna memaksa Bastian menikahi nya dengan cara mendatangi keluarga Bastian dengan ancaman kehamilan. Inna benar-benar tidak tau malu, punya aib tapi malah sibuk sama kehidupan orang lain.
wajah Inna berubah drastis. ia sangat membenci Kiera apalagi saat perceraian terjadi, saat ia di ceraikan Bastian, Inna masih sangat ingat kalau Bastian bilang dengan sadis
"loe gak akan bisa gantiin posisi Kiera di hati gue, elo sia-sia bila mengharapkan semua nya, karena buat milikin hati gue itu hanya mimpi saja buat loe, tau diri lah"
Jadi nya kebencian Inna pada Kiera pun semakin menjadi-jadi
Kiera tak mau berlama-lama di sana dan segera meninggal kan Inna. Kiera segera kembali masuk ke gedung supermarket.
Inna yang di tinggal kan masih merasa sebal dan penasaran juga..
"biar gue yang gendong Nora...,loe kan mau beli bahan masakan" tawar Kiera
"gue yang gendong Nora, loe yang pilih bahan nya" sahut Rheino
"gue? kok gue..kan gak tau loe mau beli nya apa an" balas Kiera bingung
"nanti gue bilangin ,loe tinggal ambil aja" kata Rheino lagi
"...oke" jawab Kiera akhir nya.
Rheino dan Kiera masuk ke swalayan
ternyata Inna yang penasaran mengikuti Kiera dan ia melihat nya
"pria itu siapa?" gumam Inna, ia tak dapat memungkiri betapa menawan nya pria bersama Kiera itu..
__ADS_1
apakah itu pacar baru nya Kiera, batin Inna lagi. seketika ia pun merasa iri dan dengki. apalagi di lihat nya Pria itu menggendong akrab putri Kiera. Inna tentu tau Kiera sudah punya seorang anak karena jiwa kepo nya membuat nya sering schroll postingan Kiera di media sosial.
apa benar pacar baru nya? enak saja batin Inna..Kiera bisa mendapatkan pengganti yang sangat tampan begitu???
Inna semakin dekat, ia berdiri di seberang rak tempat Kiera dan Rheino memilih bahan masakan.
"papa...Nola mau di masakin itu" kata suara lucu Nora seraya menunjuk ikan segar dalam kemasan dalam freezer.
hah? papa? batin Inna yang menguping. anak nya Kiera panggil pria itu papa? apakah Kiera sudah begitu dekat dengan pacar nya? tidak tau malu mengajari anak nya memanggil pria lain dengan sebutan papa...cibir Inna dengki di samping rak.
Kiera yang mendengar permintaan Rheino pun berkata..
"gimana Rhei?" tanya Kiera...
"ya ambil aja" jawab Rheino
Rhei..? kok Rhei? kok nama nya Rhei persis dengan nama mantan suami Kiera yang cupu itu kan Rheino..
"itu ambil juga.." pinta Rheino pada Kiera seraya menunjuk jamur kering yang ada di rak atas
"gue gak nyampe Rheino" kata Kiera
hah? Rheino...Inna makin kepo. kenapa nama nya bisa sama persis? jangan bilang..., papa? Rheino? itu gak mungkin Rheino si cupu kan?
Rheino segera mengambil jamur kering di rak atas dengan mudah dan meletakkan pada keranjang yang Kiera pegang
"dasar pendek" ejek Rheino
what? Kiera tak terima. untuk ukuran wanita 160an lebih itu adalah tinggi yang ideal. mengapa Rheino mengejek nya? Kiera paling anti kalau fisik nya di ejek-ejek.
"maaf bapak Rheino Raditya Jofan, hinaan anda tidak beralasan..." kesal Kiera seraya melengos marah.
"kalau pendek ya pendek, anda cuma segini saya" balas Rheino lagi seraya menunjuk perselisihan tinggi badan mereka..
Kiera tak habis fikir..perselisihan tinggi badan mereka yang jauh ini bukan lah salah Kiera...melainkan salah Rheino juga, siapa suruh kelewat jangkung?
__ADS_1