Amore Mio Versi 2

Amore Mio Versi 2
Amore Mio Versi 2 Chapter 17


__ADS_3

"ma, pa...Kiera boleh ngomong sesuatu gak emhh, maksud nya Kiera boleh minta sesuatu gak sama mama sama papa? Kiera janji deh gak bakal minta apa-apa lagi setelah ini, tapi...plis kali ini di kabulin ya ma pa" Wajah Kiera terlihat sangat begitu bersungguh-sungguh, ada segurat kekhawatiran pula di sana...seperti kuatir akan tidak terwujud nya permintaan yang di ingin kan nya ini.


mama dan papa sedikit memiliki pertanyaan di kepala mereka berdua, karena tak biasa nya Kiera puteri mereka satu-satu nya ini bisa bernegoisasi begini rupa jika menyangkut meminta sesuatu pada mereka, karena Kiera seorang puteri yang sangat manja jika mau A B dan C hingga sampai Z maka ia akan meminta lagi dan lagi tanpa ada nya kata setelah ini gak minta apa-apa lagi. gak pernah!


memang nya apa sih yang Kiera ingin kan begitu besar dan bersungguh-sungguh sampai sebegini ingin nya?


"tumben kamu ngomong gitu?" mama yang merasa aneh pun langsung spontan ber-komentar


"memang nya kamu mau apa? papa jadi penasaran" sambung papa pula yang juga merasa ini terdengar aneh


di tanya kedua orang tau nya seperti itu, Kiera pun mulai memikirkan bagaimana cara nya ia mengatakan nya pada kedua orangtua di hadapan nya ini dengan benar dan tepat sasaran. Kiera mulai menggigit bibir bawah nya dengan lembut,begitu merasa kuatir dan juga deg-degan di waktu yang bersamaan.


dan setelah kurang lebih dalam satu menit dalam kesunyian...


"bisa gak kalo Kiera minta agar papa dan mama membatal kan perjodohan antara Kiera dan Rheino...?" tanya Kiera takut-takut


akhir nya permintaan yang Kiera ingin kan keluar juga dari mulut Kiera.


sejenak mama dan papa sama-sama diam, lalu kemudian terdengar papa menghela nafas nya..mama melirik ke arah papa yang ada di samping nya.


papa membuka kacamata baca nya, lalu mengurut sebelah alis nya perlahan sebelum kemudian berkata..


"Kiera..kenapa kamu belum juga bisa menerima perjodohan ini?" tanya papa pelan...


Kiera diam, dia tak tau harus menjawab dari yang mana dulu, karena terlalu banyak juga faktor dan alasan nya dalam hal tidak mau nya ia dengan perjodohan ini.

__ADS_1


sebelum Kiera menjawab, papa sudah lebih dulu menebak nya


"kamu belum juga bisa ninggalin Bastian,begitu?" tanya papa tepat sasaran, karena ini juga merupakan salah satu faktor terbesar nya.


Kiera mengangguk perlahan...


mama dan papa diam beberapa saat


"Kiera.." panggil papa lirih


"apa kamu sudah berhubungan terlalu jauh sama Bastian?" selidik papa, karena ia takut juga jika Kiera dan Bastian ternyata sudah melakukan hubungan terlarang di luar nikah.


mama juga dalam hati nya mengkhawatir kan hal ini, karena walau sebagai mana pun mereka melarang hubungan antara Kiera dan Bastian namun puteri nya ini sudah remaja dan tentu tak bisa untuk di pantau setiap detik kegiatan dan kelakuan nya di luaran sana.


saat mama dan papa deg-degan menunggu jawaban, Kiera dengan cepat menggeleng mantap.


seharus nya Kiera bisa saja berkata telah melakukan agar kedua orang tua nya akhir nya bisa mengalah dan ujung-ujung nya mau tak mau menikahkan ia dan Bastian namun Kiera tidak bisa begitu, ia juga menyayangi Bastian, ia takut kedua orangtua nya akan membenci Bastian di sisa hidup mereka karena kedua orangtua Kiera sangat tabu dalam menyikapi hal seperti ini.


dari pada seperti itu jalan nya, Kiera malah lebih memilih ia dan Bastian kawin lari saja, hidup berdua tanpa ada halangan lagi. pergi ke tempat di mana orang-orang tak mengenal mereka. maka itu akan terasa lebih baik, dari pada menikah dengan cara curang dan akhir nya berujung kebencian Orangtua nya pada Bastian yang hidup bersama-sama di sekitar mereka. Kiera tak akan pernah mau menjalani hidup seperti itu,,, tidak akan pernah !!!


setelah mendengar jawaban Kiera mama dan papa merasa sangat Lega


"lalu mengapa kamu begitu ngotot mau sama Bastian terus" mama merasa penasaran


Kiera diam tak menjawab, apakah cinta perlu alasan? apakah nyaman bersama seseorang perlu alasan? memang nya alasan apa lagi?

__ADS_1


"Selain itu Kiera juga gak suka sama Rheino pa..." lirih Kiera sendu


"kenapa? Rheino anak nya baik cakep juga kok, tinggi, putih, pinter lagi" kata papa jujur dan tulus


Kiera tetap tidak setuju, mengapa baik mama maupun papa selalu bilang Rheino itu cakep, memang nya di lihat dari mana nya? mana kerempeng gitu lagi...


Kiera tak habis fikir dan merasa kalau kedua orang tua nya ini memang sudah kena pelet si Rheino itu.


"kamu kenapa kayak gak setuju gitu, papa puji Rheino...?" tanya papa yang menangkap gelagat ekspresi wajah Kiera yang terlalu kentara ketidak setujuan nya terhadap pujian papa untuk Rheino.


"ggak pa...cuma..." Kiera tak tau mesti menjawab alasan apa, karena bagi nya memang pernyataan tentang pujian papa untuk Rheino itu betul-betul tidak lah di masuk akal lagi.


mama juga menatap Kiera dengan aneh,seakan mama juga setuju dengan pujian papa untuk Rheino. kiera merasa kepala berputar-putar, tak mengerti lagi kenapa kedua orangtua nya begini?


"Kiera, papa tetap pada keputusan awal. papa gak akan batalin perjodohan ini" kata papa yang membuat Kiera lagi-lagi merasa putus asa untuk kesekian kali nya.


nah, apa gue bilang? batin Kiera, percuma gue ngomong...percuma!! papa tetap gak pernah mau tau perasaan gue...


"mah..." Kiera memelas pada mama nya...


"Kiera...apa yang papa dan mama lakukan ini, semua untuk kamu lho. kamu gak boleh sembarangan pilih suami, nanti kamu nyesel..." nasehat mama.


ternyata minta tolong sang mama pun gak ada guna nya...mama dan papa sama saja. kiera begitu sangat kesal di dalam hati nya...


akhir nya Kiera dengan kesal bangkit dari sofa dan langsung melangkah lebar-lebar naik menuju ke kamar nya.

__ADS_1


ada begitu banyak kekecewaan yang melanda di hari Kiera, ia tak menyangka kedua orangtua nya yang begitu memanjakan dan menyayangi nya, yang selalu menuruti segala keinginan nya..,malah akhir nya memupus kan harapan dan cita-cita nya untuk hidup bersama orang yang di cintai nya. kedua orang tua nya malah dengan tanpa perasaan merenggut keinginan nya secara paksa, memaksa nya untuk seumur hidup bersama pria yang sama sekali tidak di cintai nya...


__ADS_2